Agar Mag Tidak Kambuh, Begini Lho Panduan Buka Puasanya

Berbuka puasa bagi pengidap mag tidak bisa sembarangan. Jika berbuka sembarangan bukan rasa kenyang yang didapat, malah mag bisa kambuh dan menyebabkan perut tak nyaman.

dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, konsultan saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo mengatakan pada dasarnya berbuka haruslah hati-hati. Hindari terlalu banyak minuman manis, minuman dingin dan makanan berminyak agar lambung tidak kaget dan tidak menimbulkan nyeri.

“Saat berbuka, sebaiknya minum teh manis hangat atau air putih, hindari minuman terlalu manis atau dingin dan makanan berminyak. Saat awal sebaiknya yang hangat-hangat karena kalau air dingin lambung kaget karena sekian jam tidak minum, dianjurkan yang hangat agar proses penyerapan langsung lebih efektif. Kalau dingin kaget, jadi perih nyeri bahkan merangsang timbulnya batuk,” tutur dr Ari dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis Rabu (1/7/2015).

Pendapat yang sama juga dikatakan oleh Rita Ramayulis DCN, MKes, ahli gizi sekaligus dosen di Politeknik Kesehatan II Jakarta. Menurutnya terlalu banyak makan makanan manis dan dingin, akan meningkatkan produksi asam lambung dan membuat mag kambuh.

“Asam lambung akan diproduksi ketika mengonsumsi makanan yang ekstrem, terlalu manis itu ekstrem. Gula yang kita tambahkan dalam cairan tidak boleh melebihi 10 persen, cairan 200 cc gula nggak boleh lebih dari 20 gram atau 2 sdm datar. Kalau manis lebih dari itu ditambah sirup dan susu kental manis bisa merangsang produksi asam lambung,” urai Rita.

Selain makanan yang terlalu manis dan dingin, orang dengan penyakit mag juga sebaiknya menghindari makanan dengan kadar lemak yang tinggi seperti daging atau makanan yang digoreng. Sebabnya, lemak merupakan salah satu zat yang sulit dicerna. Lambung akan bekerja lebih keras dan bisa menimbulkan nyeri.

Pengidap mag juga sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang mengandung gas dan bersifat asam ketika berbuka puasa. Nangka, durian, kol, olahan cuka, merica, cabai yang terlalu pedas merupakan makanan yang mengandung benzoat yang tinggi. Produksi asam lambung akan berlebih dan akhirnya menyebabkan inflamasi atau peradangan di lambung.

Lalu jika banyak yang dilarang, bagaimana pengidap mag dapat menikmati santanpan saat berbuka? Rita mengatakan meski banyak makanan yang tidak dianjurkan, bukan berarti tak boleh dimakan sama sekali. Makanan seperti es krim atau daging boleh dimakan namun jangan terlalu banyak. Jangan lupa pastikan perut sudah diisi terlebih dahulu dengan cemilan sehingga tidak kaget ketika diisi makanan lainnya.

“Pilih makanan yang lebih padat seperti camilan, kalau mag pilihlah dari tepung-tepungan yang dipanggang atau dikukus, misal bolu kukus atau kue tradisional. Buah untuk gastritis, pepaya, mengandung enzim papain yang bisa membantu mencerna protein. Makanan dan minuman yang punya prebiotik juga bisa karena menyeimbangkan bakteri yang bisa merusak mukosa lambung,” pungkasnya.

 

 

sumber: Detik.com