Apakah Akhlak Bukan Masalah Pokok dalam Islam?

Apakah akhlak bukan masalah yang utama dalam kehidupan kaum muslimin ? Ataukah akhlak adalah perkara prinsip bahkan disebut gambaran dari iman seseorang ?

Akhlak termasuk urusan yang terpenting dalam dunia Islam. Nah, tugas kita adalah bagaimana caranya menyadarkan saudara-saudara kita bahwa akhlak adalah termasuk tiang agama yang terpenting. Akhlak adalah dasar dari peradaban manusia dan kemajuan suatu masyarakat.

Bukankah Allah Swt memuji kekasih-Nya, Nabi Muhammad Saw karena kemuliaan akhlaknya ?

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٖ

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.” (QS.Al-Qalam:4)

Dan berulangkali kita mendengar bahwa Baginda Nabi Saw di utus untuk menyempurnakan akhlak.

إِنَّمَا بُعِثتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخلَاق

“Sesungguhnya aku di utus untuk menyempurnakan akhlak.”

Jadi, akhlak itu sebenarnya ada namun Rasulullah Saw datang dengan Risalah sucinya untuk menyempurnakan akhlak tersebut.

Lalu pertanyaannya, apakah kita berada di jalan Rasulullah saw dalam menyempurnakan akhlak atau selama ini kita lalai dan membiarkan kehidupan kita dalam kegelapan yang tak berujung ?

Kita harus tau dan meyakini bahwa akhlak adalah ibadah. Dan Islam tidak membeda-bedakan siapa yang harus berakhlak. Miskin ataupun kaya, pejabat atau rakyat jelata, semuanya wajib mengedepankan akhlak dalam hidupnya. Karena barangsiapa yang meninggalkan akhlak maka ia akan terjerumus dalam dosa yang besar.

Rasulullah Saw menjadikan akhlak sebagai pondasi dasar dalam kebaikan dan kemuliaan di hari kiamat. Beliau bersabda :

“Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat tempat duduknya denganku di akhirat adalah yang paling berakhlak di antara kalian. Dan yang paling tidak aku sukai dan paling jauh dariku di akhirat adalah yang paling buruk akhlaknya.”

Karenanya Rasul Saw menyebut bahwa pahala akhlak adalah yang paling berat di timbangan amal.

“Tiada yang lebih berat dalam timbangan amal seorang mukmin di hari kiamat melebihi akhlak yang baik.”

Bahkan dalam riwayat lain disebutkan bahwa pahala akhlak juga menyamai pahala ibadah utama seperti puasa, solat dan lainnya. Rasulullah Saw bersabda :

“Sesungguhnya seorang mukmin dengan akhlaknya akan meraih derajat orang yang berpuasa dan sholat.”

Keindahan akhlak juga termasuk wasilah penting yang mengantarkan seseorang menuju surga. Nabi Saw pernah ditanya tentang siapa saja yang paling banyak masuk surga ?

Beliau menjawab, “Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.”

Bahkan lebih dahsyat lagi, akhlak adalah sebab dari keberlanjutan umat dan kesejahteraannya. Allah Swt berfirman :

وَإِذَآ أَرَدۡنَآ أَن نُّهۡلِكَ قَرۡيَةً أَمَرۡنَا مُتۡرَفِيهَا فَفَسَقُواْ فِيهَا فَحَقَّ عَلَيۡهَا ٱلۡقَوۡلُ فَدَمَّرۡنَٰهَا تَدۡمِيرٗا

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu (agar menaati Allah), tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalam (negeri) itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami binasakan sama sekali (negeri itu).” (QS.Al-Isra’:16)

Maka mari kita menjaga akhlak Islami kita agar menjadi penghias bagi agama mulia ini agar non-muslim pun dapat memandang keindahan Islam melalui akhlak kita.

Semoga bermanfaat…

KHAZANAH ALQURAN