Dua Perspektif Ketakutan Umat terhadap Corona


Ketua Departemen Kesehatan Wahdah Islamiyah Mamuju

AKHIR-akhir ini dunia mencekam, penduduknya merasakan ketakutan luar biasa akibat dikagetkan dengan munculnya virus mematikan, virus Corona baru atau Covid-19. Virus yang awal penyebarannya di Kota Wuhan (Cina) ini, kini telah menjadi penyakit Pandemi, yang menyebar di beberapa negara belahan dunia termasuk Indonesia.

Berdasarkan informasi dari website Kemenkes RI, Covid-19 adalah jenis baru coronavirus yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Menurut Catatan WHO hingga saat ini, di negara Italia terdapat 12.465 kasus COVID-19 dan Amerika Serikat memiliki 987 kasus. Jumlah kasus Italia menempati peringkat kedua terbanyak setelah Cina. Sedangkan Jumlah kasus di Amerika Serikat menempati peringkat ke-8 (http://m.detik.com).

Sebelumnya pada Kamis (12/3/2020), Kuwait melaporkan delapan kasus baru dari virus korona yang mematikan meningkatkan jumlah kasus yang dikonfirmasi menjadi 80.

Lalu Kuwait melaporkan 20 kasus baru positif virus corona. Total pasien saat ini menjadi 100 orang.

Dikutip dari kantor berita Kuwait, Kuna, Kementerian Kesehatan mengatakan, 15 di antaranya kembali dari Iran dan masih dikarantina. Sementara satu warga lainnya berada di Inggris dan satu lagi berada di AS.

Tiga kasus lainnya adalah untuk warga negara Spanyol yang baru saja kembali dari Spanyol. Lalu, dua orang Mesir yang berhubungan dengan seseorang yang kembali dari Azerbaijan. []

SUMBER: KUWAIT TIMES

ashriady.abumuadz@gmail.com

MERDEKA.com