Masjid Nabawi Mulai Ramai, Petugas Pengamanan Jemaah Indonesia Ditambah

Madinah (Kemenag) — Jemaah haji seluruh dunia hari ini, Jumat (20/07), melakukan salat jumat pertama di Masjid Nabawi, Madinah. Jumlahnya mencapai 20 ribu lebih.

Mengantisipasi semakin banyaknya jemaah Indonesia yang lupa jalan dan untuk membantu memudahkan jemaah yang akan balik ke pemondokan, kekuatan pengamanan di sekitaran masjid Nabawi ditambah menjadi 12 orang, yang semua itu di bawah komando Kepala sektor khusus Masjid Nabawi.

“Sehingga total kesuluruhan menjadi 29 orang petugas,” ujar Kepala Daker Madinah Muhammad Khanif.

Bukan hanya konsentrasi kemanan, kata Khanif,  petugas juga mengantisipasi semakin banyaknya jamaah yang kehilangan alas kaki dengan memberikan sandal gratis.

“Bila kehilangan, segera hubungi atau cari petugas terdekat dan meminta sandal gratis,  agar bisa kembali ke pemondokan dengan aman,” ujar Khanif.

Ia sudah meminta kepada petugas di lapangan untuk tidak pernah bosan mengingatkan jamaah agar selalu membawa sandal atau alas kaki baik berangkat maupun pulang.

Peralatan lain yang juga wajib  dibawa jamaah selama bepergian adalah untuk selalu membawa payung atau kenakan topi,  karena penutup kepala bisa menghindari langsung dari sengatan matahari.

Menurut Khanif,  jamaah harus terus diingatkan agar senantiasa membawa bekal air minum setiap saat membawa air minum.

“Kita sudah senantiasa memberikan arahan para petugas kloter yang ada di daker madinah imbauan kepada para jemaah,” tuturnya. (MCH Madinah)

KEMENAG RI