Pentingnya Menerapkan Al-Muhaimin di Kehidupan Sehari-hari

Pimpinan Arrahman Qur’anic Learning Center (AQL) Ustadz Bachtiar Nasir pada kajian Tadabbur Asmaul Husna Sabtu (20/09) pagi tadi di masjid Baitul Ihsan, kompleks Bank Indonesia menyatakan pentingnya menerapkan Al-Muhaimin di kehidupan sehari-hari.

Dalam kajian rutin tadabbur Asma ul-Husna yang dilaksanakan minggu ketiga setiap bulannya tersebut, kali ini bertemakan “Tadabbur Asma Al-Muhaimin”.

“Banyak orang yang ingin usahanya lancar, mereka lebih memilih menggunakan tata cara yang musyrik dan sangat jauh dari ajaran Islam, seperti melempar beras dan lainnya,” ucap ustadz yang juga merupakan Sekjen Majelis Intelek dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Ustadz yang akrab disapa UBN tersebut menambahkan, “Padahal ada cara yang sesuai dengan syariat agama Islam seperti doa Masya Allah, la quwwata illa billah, yang terdapat di surat Al-Kahf ayat 39.”

Secara garis besar, kata UBN, ada empat poin yang harus diperhatikan umat manusia dalam menerapkan Al Muhaimin di keseharian, yaitu:

  1. Dalam kehidupan sehari-hari kita akan merasa dalam penguasaan, pengawasan, penjagaan dan pemeliharaan Allah.Tid
  2. Selalu percaya kepada Allah dan menyerahkan segala urusan kepada-Nya, sehingga tidak ada perasaan takut kepada apapun dan siapapun, kecuali kepada-Nya.
  3. Memberikan kekuatan kepada jiwa seseorang mukmin, untuk dapat menghadapi segala cobaan dan tantangan hidup.
  4. Meningkatkan rasa mendekatkan diri dan rasa malu terhadap Allah SWT dalam diri seorang mukmin, karena mengetahui Allah maha mengetahui dan mengawasi. (TOM/UL/bumisyam)

 

sumber: BumiSyam.com