Begitu Anehnya Manusia !

 Pada awal penciptaan langit dan bumi, Allah Swt menyeru kepada keduanya :

فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ

lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”. (QS.Fusshilat:11)

Dan pada akhir penciptaan :

إِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ – وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ – وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ – وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ – وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ

Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, dan apabila bumi diratakan, dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh.” (QS.Al-Insyiqaq:1-5)

Wahai manusia…

Berapa kali Tuhanmu memanggilmu di dalam Kitab-Nya atau melalui lisan suci Nabi-Nya ? Sementara engkau terus menerus mengabaikan panggilan itu dan tak pernah menghiraukannya. Apakah engkau lebih perkasa dari langit ?

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ

Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. (QS.al-Infithar:6)

Maka sungguh pantas jika Allah menyebut manusia dengan sifat sangat ingkar.

خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ

Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata. (QS.an-Nahl:4)

أَوَلَمْ يَرَ الْإِنْسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِنْ نُطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُبِينٌ

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (QS.Yasin:77)

Sungguh mengherankan manusia ini !

KHAZANAH ALQURAN