Kisah Naik Haji dengan Jalan Kaki

Syekh Ali bin Muwaffaq rah.a menceritakan pengalaman perjalanan menuju Baitullah untuk melaksanakan ibadah haji. Pengalaman Syekh Ali bin Muwaffaq ini ditulis oleh Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi Rah.a dalam kitabnya Fadilah Haji kisah ke-38.

Pada suatu tahun Syekh Ali pergi haji dengan mengendarai unta. Di tengah jalan ia bertemu dengan orang yang berjalan kaki untuk menunaikan Haji. 

Syekh Ali senang melihat mereka berjalan kaki, dan akhirnya Ia pun turun dari untanya dan berjalan kaki bersama mereka dan membiarkan orang lain mengendarai untanya. Akhirnya mereka berjalan di jalan yang tidak biasa dilewati.

“Di sebuah tempat, ia berhenti untuk beristirahat,” tulisnya.

Di dalam tidurnya Syekh Ali bermimpi melihat gadis-gadis turun dari langit (bidadari surga) mendekati para pejalan kaki dengan membawa air dalam wadah emas dan perak. Mereka membasuh semua kaki orang yang berjalan kaki kecuali kakinya Syekh Ali yang tidak dicuci.

“Salah seorang dari mereka berkata memanggil kepada Syekh Ali.

“Kemarilah. Ia adalah seorang dari mereka.”

Yang lain menjawab,” Tidak, ia bukan termasuk salah seorang dari mereka, karena ia mempunyai binatang tunggangan yang bisa dikendarai.

“Gadis itu mendesak,”Tidak, walaupun ia mempunyai kendaraan ia memilih berjalan kaki dengan mereka.”

Kemudian mereka datang dan membasuh kaki Syekh Ali sehingga hilanglah seluruh rasa lemah dan letihnya.”

IHRAM