Inilah 5 Makanan Berbuka Puasa yang Bikin Energi Anda Kembali Pulih!

Berpuasa di bulan Ramadan adalah perintah agama. Menahan lapar dan haus merupakan sesuatu yang harus dilakukan selama satu bulan penuh. Namun, bukan berarti karena dalam keadaan lapar dan haus, kita mengisi hari-hari dengan bermalas-malasan, atau dengan tidur seharian.

Meski dalam keadan berpuasa, aktivitas sehari-hari tetap harus dikerjakan seperti hari biasanya. Wajar saja bila tubuh kita akan tampak lemah dan lemas. Untuk memulihkan kondisi tubuh agar kembali berenergi, kita perlu memilih beberapa makanan berbuka yang dipercaya dpat megembalikan energi tubuh kita.

Kurma

Kurma begitu populer di setiap bulan puasa. Bahkan, berbuka dengan kurma disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Kandungan karbohidrat di dalam kurma cukup tinggi, salah satu komponen pentingnya adalah fruktosa atau disebut sebagai jenis gula alami, nantinya fruktosa ini yang diolah oleh tubuh sebagai sumber energi

Madu

Madu inilah yang bisa dijadikan pengganti gula, misalnya untuk membuat teh manis. Bahkan, madu dipandang lebih menyehatan dibanding dengan gula atau pemanis buatan lainnya. Madu mengandung tinggi kalori karena kaya akan fruktosa, maltosa, sukrosa, dan glukosa sehingga direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah berolahraga. Selain itu, madu juga bermanfaat untuk memulihkan energi setelah puasa.

Pisang

Pisang bisa jadi makanan paling efektif untuk berbuka. Selain mudah dimakan, kandungan pisang yang sebagian besarnya terdiri dari serat dan gula, seperti glukosa, fruktosa, sukrosa bisa jadi pendongkrak energi. Selain itu, pisang juga mampu membuat kenyang lebih lama dan menyehatkan pencernaan karena teksturnya yang lembut. Bahkan, kandungan kalium pada pisang membantu tubuh menurunkan tekanan darah.

Ubi Jalar

Selain rasanya yang manis, ubi jalar mengandung tinggi karbohidrat, vitamin A, dan vitamin C yang berpotensi memulihkan tubuh dari kelelahan.

Apel

Apel menjadi buah yang aman untuk dimakan selama diet. Walaupun rendah kalori, apel dapat menghasilkan energi bagi tubuh dengan kandungan vitamin dan mineralnya yang tinggi. Air, vitamin B, kalium, dan zat besi yang terkandung pada apel mempengaruhi fungsi jantung dan otot sehingga membantu memulihkan energi setelah puasa.

Sahabat UCers, jika puasa nyatanya membuat Anda merasa kelelahan karena aktivitas keseharian yang Anda lakukan, segeralah menyiapkan lima hal di atas atau memilih salah satunya untuk berbuka puasa. Jadi, tak ada alasan lagi bermalas-malasan di bulan puasa karena takut kelelahan.

 

UCNEWS

Ahli Gizi tak Sarankan Berbuka dengan Teh Manis

Ahli gizi tak menyarankan berbuka puasa dengan teh manis karena hanya mengandung sukrosa.

“Enggak cocok. Teh manis isinya (kandungannya) sukrosa saja. Salah berbuka puasa dengan tes manis, apalagi dengan gula berlebih,” ujar Rita Ramayulis DCN, MKes

Sementara saat berbuka puasa kita perlu segera menaikkan kadar gula darah hingga menjadi stabil. Sukrosa saja tak cukup, tubuh juga butuh glukosa dan fruktosa. Konsumsi kurma sangat disarankan karena kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosanya. Di samping itu kurma juga kaya serat, kalium, potassium dan vitamin A.

“Konsumsi kurma basah, kalau enggak ada kurma kering. Satu kurma mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa, serat, kalium, potassium dan vitamin A. Perpaduan sukrosa, glukosa dan fruktosa bisa menaikkan kadar gula sekaligus menstabilkannya,” kata Rita.

Perlu juga diingat, ujarnya, cairan elektrolit yang hilang selama berpuasa harus segera diganti saat berbuka. Selain kurma, buah-buahan termasuk air kelapa bagus bagi tubuh karena menyuplai cairan dan elektrolit.

“Buah pisang, semangka dan pepaya bisa menjadi pilihan karena juga mengandung serat, fruktosa, glukosa, kalium dan vitamin A,” katanya.