Taubati Keburukan Sekecil Apapun

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Tiada yang kuasa menggilirkan siang dan malam kecuali Allah. Tiada yang mampu menciptakan dan memelihara segala yang ada kecuali Allah. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Allah Swt berfirman, “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.” (QS. An Nisaa [4] : 79)

Saudaraku, hal ini perlu sering kali kita ingat kembali. Bahwa tidak ada yang membuat kita sengsara, tidak ada yang membuat kita celaka, tidak ada yang membuat kita resah dan gelisah selain dari keburukan diri kita sendiri.

Bahkan, bukan syaitan yang membuat kita celaka. Syaitan hanya membisiki saja, mengajak kita untuk berbuat maksiat. Sedangkan yang menentukan pilihan apakah kita akan mengikuti ajakan syaitan ataukah kita menolaknya, maka itu di tangan kita sendiri. Allah Swt memberikan kita kemampuan untuk memilih yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah.

Namun, yang membuat repot adalah kita lebih melihat keburukan orang lain sebagai ancaman bagi kita, daripada keburukan diri kita sendiri. Padahal keburukan yang kita lakukan sekecil apapun adalah bagaikan kita menebar paku di jalan yang pasti akan kita lewati, kita sendiri yang akan terluka karena menginjaknya.

Maka, jika kita merasa hidup kita banyak sulitnya, hati kita lebih banyak tidak bahagianya, lebih banyak orang yang menyakiti kita daripada yang menyayangi kita, maka langkah terbaik adalah muhasabah diri dan bertaubat. Sekecil apapun keburukan, taubatilah. Supaya Allah melapangkan jalan dalam hidup kita. Insyaa Allah. [smstauhiid]

 

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

INILAH MOZAIK