Month: November 2018
-

Kisah Ashabul Ukhdud, Rasulullah Baca Taawuz, Mengapa?
Betapa banyak kisah yang mengandung hikmah untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan. Salah satunya tentang Ashhabul Ukhdud, yakni sekelompok rakyat pada masa pra-Islam yang beriman kepada Allah SWT. Hanya karena meyakini ajaran tauhid, mereka mengalami penyiksaan luar biasa. Penguasa setempat menghempaskan kaum tersebut, entah laki-laki, perempuan, tua maupun muda, ke dalam parit yang dibakar. Orang-orang keji…
-

Baru Saja Masuk Islam, Apakah Harus Berganti Nama Islami?
Fenomena mengganti nama, ketika menyatakan masuk Islam, tak hanya terjadi pada era sekarang, tetapi juga pernah berlaku pada beberapa dekade lalu. Mantan Syekh al-Azhar Syekh Jad al-Haq pada 1979 pernah mendapatkan pertanyaan serupa. Mengutip Lembaga Fatwa Mesir, Dar al-Ifta, Syekh Jad al-Haq menjelaskan, mayoritas ulama sepakat Islam dan iman di sisi Allah SWT itu terpenuhi…
-

Rasulullah Sang Majikan Teladan
DALAM catatan sirah, Rasulullah ﷺ memiliki beberapa pembantu. Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam “Zādu al-Ma’ād” (1/113), menyebutkan beberapa pembantu nabi ﷺ di antaranya: Anas bin Malik (bagian melayani kebutuhan Rasulullah ﷺ), Abdullah bin Mas`ud (bagian pembawa sandal dan siwaknya), `Uqbah bin `Āmir al-Juhani (bagian pemandu keledainya), Asla` bin Syuraik (bagian urusan safari), Bilal (sebagai Mu`adzin), Sa`ad maula…
-

Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka
SEGALA puji bagi Allah yang telah mengumpulkan kita bersama keluarga kita. Sehingga ketenangan, kenyamanan, kebahagiaan kita dapatkan dalam keluarga kita. Tentunya kita ingin keluarga kita kekal hingga surga kelak. Tidak terpisah di akhirat kelak. Maka menjadi tugas bagi kita, setiap kepala keluarga, untuk melindungi diri dan anggota keluarga dari api neraka. Dikutip dari Ibnu Katsir,…
-

Jangan Lalai
”Dan, tetaplah beri peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (QS Adz-Dzariyat: 55). Manusia adalah makhluk yang labil. Salah satu labilitas itu adalah sering lalai. Lalai terhadap dirinya, terhadap orang lain, terhadap lingkungan, dan terhadap Tuhannya. Lalai memang manusiawi, tapi jika lalainya berkali-kali dan disengaja, ini sudah di luar batas kemanusiaan. Inilah…
-

Bunyi Surat Raja Kerajaan Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz
Islam masuk ke Indonesia pada awal abad hijriah, bahkan pada masa Khulafaur Rasyidin memerintah. Islam sudah mulai ekspedesinya ke Nusantara ketika sahabat Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib memegang kendali scbagai amirul mukminin. Bahkan sumber-sumber literatur China menyebutkan, menjelang seperempat abad ke-7, sudah berdiri perkampungan Arab Muslim di…
-

Sedang Junub atau Haid tak Dilarang Berdoa dan Zikir
TIDAK semua ibadah dilarang ketika haid. Wanita haid hanya dilarang melakukan ibadah tertentu. Dalam Fatwa Islam disebutkan beberapa daftar ibadah yang dilarang untuk dikerjakan ketika haid, “Wanita haid boleh melakukan semua bentuk ibadah, kecuali salat, puasa, tawaf di kabah, dan itikaf di masjid.” (Fatwa Islam no. 26753) Ibnul Mundzir mengatakan, “Kami mendapatkan riwayat dari Ibnu…
-

Jangan Tergesa-gesa ke Masjid
SHOLAT berjamaah di masjid adalah amalan utama dalam Islam. Bahkan bagi laki-laki yang mukim dan tidak memiliki udzur syari, ia diwajibkan untuk mendatangi panggilan muadzin untuk sholat berjamaah. Kemuliaan sholat berjamaah tidak hanya dijelaskan oleh dalil hadits yang ada, namun tergambar pula dari bagaimana agama kita mengatur dan menyikapinya. Di antara aturan agama kita perihal…
-

Mengapa Kita Perlu Nikmat dan Manisnya Iman?
Rasulullah SAW bersabda, “Tiga perkara yang barangsiapa terdapat (ketiga-tiga perkara itu) padanya niscaya dia memperoleh kemanisan iman. Yaitu, Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selainnya, dia mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan dia membenci kekufuran (maksiat) sebagaimana dia benci dilemparkan ke dalam api neraka.” (Hadis Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim) Ketiga kondisi itu harus…
-

Mengapa Kita Dilarang Kencing Berdiri?
Ada sebagian perintah ataupun larangan yang bersifat ta’abbudi (transendental) dan ada pula yang dikategorikan sebagai ta’lili (bisa dirasionalisasikan). Baik yang bersumber dari Kalam Allah SWT maupun hadis yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. Namun, tak semua pesan yang tersimpan di balik kedua hal tersebut mampu ditangkap oleh akal manusia. Berangkat dari fakta ini, muncul sejumlah karya…
