Author: writer porsi
-

Untuk Saudaraku Yang Sedang Tertimpa Musibah
Banyak orang yang menghadapi musibah dengan cara-cara yang justru menimbulkan musibah baru! Sebagian lagi ada yang stress berat, sehingga bermata gelap! Alih-alih menyelesaikan masalah, kenyataannya malah justru menambah masalah, dengan melakukan berbagai kemungkaran dan kezaliman, karena menuruti kemarahannya. Misalnya, ia melampiaskan kesedihannya dengan membunuh, mencuri dan merusak barang orang lain tanpa alasan yang hak! Padahal…
-

Ujian Atau Adzab?
Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz -rahimahullah- Pertanyaan: Apabila seseorang ditimpa suatu musibah seperti penyakit atau musibah pada diri atau hartanya, maka bagaimana dia bisa mengetahui musibah itu ujian atau kemurkaan dari Allah Ta’ala? Jawab: Allah memberikan musibah kepada hambanya berupa kelapangan, kesempitan, kesusahan dan kelapangan, sebagai cobaan kepada hambanya untuk mengangkat derajatnya, meninggikan kedudukannya, dan melipat…
-

Di Akhirat Kelak Manusia Ingin Tebus Kesalahan, Tapi Telat
Umat manusia berharap bisa tebus kesalahan di akhirat tapi mustahil. Manusia siap menebus dan membayar ratusan juta atau bahkan miliaran rupiah agar ia dapat sembuh dari penyakit ginjal, jantung, kanker, dan lainnya. Di akhirat, manusia ingin menebus dengan dua kali lipat dari semua kekayaan yang ada di dunia agar ia terhindar dari siksa neraka! Ini…
-

Percakapan Antara Penghuni Surga dan Neraka
Allah Swt Berfirman : وَنَادَىٰٓ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِ أَصۡحَٰبَ ٱلنَّارِ أَن قَدۡ وَجَدۡنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقّٗا فَهَلۡ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ رَبُّكُمۡ حَقّٗاۖ قَالُواْ نَعَمۡۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنُۢ بَيۡنَهُمۡ أَن لَّعۡنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ Dan para penghuni surga menyeru penghuni-penghuni neraka, “Sungguh, kami telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepada kami itu benar. Apakah kamu telah memperoleh…
-

Doa yang Dibaca Fatimah az-Zahrah pada Hari Rabu
Dalam kitab Shahifah al-Fathimiyyah, disebutkan doa-doa harian yang dipanjakan oleh Sayyidah Fatimah az-Zahra. Pada hari Rabu disebutkan beliau melantunkan doa berikut ini اللهمّ احرسنا بعينك التي لا تنام ، وركنك الذي لا يرام ، وبأسمائك العظام ، وصلّ على محمّد وآله ، واحفظ علينا ما لو حفظه غيرك ضاع ، واستر علينا ما لو ستره…
-

Tiga Keutamaan Hari Rabu Menurut Syaikh Abdul Hamid Kudus
Di sebagian masyarakat, hari Rabu identik dengan hari sial atau turunnya banyak bencana dan musibah, terutama hari Rabu terakhir dari setiap bulan. Hari Rabu terakhir dari setiap bulan oleh sebagian masyarakat disebut sebagai hari nahas, atau hari sial. Anggapan hari Rabu sebagai hari nahas ini dibantah oleh Syaikh Abdul Hamid Kudus dalam kitab Kanzun Najah wa…
-

Benarkah Maksiat Memperpendek Umur?
Di antara dampak maksiat adalah umur menjadi pendek dan keberkahan menghilang. Jika kebaikan memperpanjang umur, kemaksiatan memperpendek umur. Ada beragam pandangan mengenai hal ini. Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam al-Da’ wa al-Dawa’ megungkapkan, sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan berkurangnya umur pelaku maksiat adalah hilangnya keberkahan umurnya, karena hal tersebut salah satu dampak dari maksiat. Sebagian lain…
-

Ketika Sedang Menyesali Perbuatan Maksiat, Ucapkanlah Kalimat Ini
Setiap manusia pasti pernah berbuat dosa dan kesalahan. Tidak ada seorang pun yang tidak pernah berbuat dosa, meskipun kadar dosa setiap orang berbeda-beda. Jika kita merasa bahwa perbuatan maksiat kita sangat banyak dan kita ingin agar diampuni oleh Allah, maka ketika kita sedang menyesalinya, kita hendaknya memperbanyak mengucapkan kalimat berikut; اللَّهُمَّ غُفْرَانَكَ غُفْرَانَكَ Allohumma ghufroonaka,…
-

Merasa Sial Karena Kemaksiatan
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al Abbad Dari Abdullah bin Masud radiyallahu’anhu, ia berkata: إن كان الشؤم في شيء فهو فيما بين اللحيين يعني اللسان وما شيء أحوج إلى سجن طويل من اللسان “Seandainya kesialan itu ada, maka ia ada pada sesuatu di antara dua tulang rahang, yakni lisan. Dan tidak ada sesuatu yang lebih pantas…
-

Urus Hatimu Terlebih Dahulu!
Allah Swt berfirman : إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبٖ سَلِيمٖ “Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS.Asy-Syu’ara:89) Ayat ini menyebut khusus tentang hati karena hati adalah tolok ukur keselamatan seseorang. Karena apabila hati selamat maka seluruh tubuh akan selamat. Dan apabila hati telah rusak maka seluruh tubuh akan menjadi rusak. فَلَا صَدَّقَ…
