Author: writer porsi
-

Petunjuk Nabi dalam Menyikapi Penguasa Muslim yang Dzalim (Bag. 2)
Hubungan antara Penguasa dan Rakyat Menurut Ajaran Islam bukanlah Hubungan Timbal Balik Sebagian orang menyangka bahwa hubungan antara pemerintah dan penguasa adalah hubungan timbal balik. Maksudnya, jika pemerintah berbuat baik kepada rakyat, maka rakyat pun taat kepadanya. Sebaliknya, jika pemerintah berbuat dzalim, maka rakyat boleh untuk tidak taat kepadanya. Ini adalah anggapan yang tidak benar,…
-

Petunjuk Nabi dalam Menyikapi Penguasa Muslim yang Dzalim (Bag. 1)
Syariat Islam adalah syariat yang sempurna, yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, meskipun hal-hal “kecil” yang mungkin kita anggap remeh, semacam (maaf) adab buang air atau adab hubungan badan antara suami dan istri. Jika hal-hal semacam itu saja diatur dalam syariat yang mulia ini, maka bagaimana lagi dengan “hal-hal besar” yang menyangkut hajat hidup orang…
-

Derajat Hadits Larangan Menasehati Penguasa Terang-Terangan
Hadits tersebut disebutkan oleh Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah dalam Musnad Ahmad (no. 15333), حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ، حَدَّثَنَا صَفْوَانُ، حَدَّثَنِي شُرَيْحُ بْنُ عُبَيْدٍ الْحَضْرَمِيُّ، وَغَيْرُهُ، قَالَ: جَلَدَ عِيَاضُ بْنُ غَنْمٍ صَاحِبَ دَارَا حِينَ فُتِحَتْ، فَأَغْلَظَ لَهُ هِشَامُ بْنُ حَكِيمٍ الْقَوْلَ حَتَّى غَضِبَ عِيَاضٌ، ثُمَّ مَكَثَ لَيَالِيَ، فَأَتَاهُ هِشَامُ بْنُ حَكِيمٍ فَاعْتَذَرَ إِلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ هِشَامٌ لِعِيَاضٍ: أَلَمْ تَسْمَعِ النَّبِيَّ…
-

Saya Beriman, Kenapa Ujian Bertubi-tubi Menimpa?
ADA seorang ibu berkata: “Saya sudah salat, sedekah, puasa, zakat. Sayapun telah meninggalkan larangan, tapi mengapa kesempitan hidup masih tetap menghimpit? Mengapa ujian terus bertubi tubi menimpa?” Saya hanya bisa menjawab: Ibu, apakah selama ini ibu beribadah agar tidak diuji? Tidak mungkin, karena Allah berfirman, yang artinya: Alif laam miim. Apakah manusia mengira akan dibiarkan…
-

Solusi Shalat Jumat di Masa “New Normal” Hingga Jumatan Gelombang Kedua
Bagaimana cara shalat Jumat di masa “new normal” karena keadaan masjid yang dibatasi? Apakah mungkin sampai diadakan Jumatan gelombang kedua? Kita ketahui bersama bahwa shalat Jumat itu wajib dan dihukumi wajib ain selama terpenuhi syarat-syaratnya. Hal ini berdasarkan firman Allah, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ “Hai…
-

Dr Syamsuddin Arif: Tempatkan Ibnu Sina dengan Benar
Di mana kedudukan ilmu dan peran kita dibandingkan seorang Ibnu Sina terhadap umat Islam dan manusia keseluruhan? Sejak beberapa tahun silam beredar kabar berantai melalui media sosial yang menyatakan bahwasanya Ibnu Sina merupakan penganut Syiah, dan kabar lainnya mendakwa Ibnu Sina telah keluar dari Islam karena menghalalkan khamr bagi dirinya. Atas dasar dua tuduhan tadi,…
-

Bagaimana Cara Memiliki Jiwa Yang Tenang?
Allah swt Berfirman : يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ – ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ – فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي – وَٱدۡخُلِي جَنَّتِي “Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (QS.Al-Fajr:27) Bila anda ingin memiliki hati yang tenang yang damai, Allah…
-

Apakah Berdosa Mengambil Keuntungan Hingga 1000%?
Adakah batasan keuntungan saat berdagang? Bisakah keuntungan hingga 10 kali lipat dari modal (1000%)? Pertanyaan: “Ustadz mau tanya. Kalau saya jual barang dan ambil keuntungan lebih dari 200% untuk barang-barang tertentu dan untuk parts yang toko lain tidak punya. Bagaimana hukumnya? Misal saya beli baut harga 750 dan saya jual 4.500. Atau saya jual karburator…


