Author: writer porsi
-

Jika Dilihat Fasilitasnya, Biaya Haji 2020 Lebih Murah
Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama sepakat Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441M/2020M sebesar Rp 35.235.602. Jika melihat banyak fasilitas yang diterima jamaah tahun ini, Bipih lebih murah dibandingkan Bipih tahun lalu. “Kami ingin menyampaikan ke masyarakat Indonesia khususnya jamaah haji yang akan datang sesungguhnya ongkos haji 2020 turun sebesar beberapa tambahan-tambahan yang diberikan kepada…
-

Kamar Mandi dan Tempat Wudhu Masjid Campur Laki-laki dan Perempuan
Tempat Wudhu dan Kamar Mandi Masjid Jadi Satu, Ikhtilat dan Sering Terlihat Aurat Lawan Jenis Saya dapati masjid yg kamar mandi atau tmpat wudhunya jadi satu laki2 perempuan..nah pas sedang waktu shalat..trrjadilah ikhtilat kadang terlihat aurot perempuan. Mohon nasehatnya Jawaban: Bismillah, Alhamdulillah wasshalaatu wassalaamu ‘alaa Rasuulillah. Ammaa ba’du: Ikhtilat atau bercampur baurnya antara laki-laki dan…
-

Antara Haji dan Umrah, Manakah yang Harus Didahulukan?
Haji dan umrah merupakan salah satu ibadah bagi umat Islam yang tergantung pada syarat. Syarat tersebut adalah kemampuan (istitha’ah). Bagaimana jika kemampuan terpenuhi, manakah dari kedua ibadah itu yang harus didahulukan? Direktur Lembaga Pengkajian Hadis El Bukhari Institute, Abdul Karim Munthe, mengatakan haji dan umrah bisa dilaksanakan secara bersamaan. Namun, adakalanya seorang Muslim harus…
-

Biaya Haji 2020 Tetap Rp 35,2 Juta
Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2020 tidak mengalami kenaikan. Dalam rapat penetapan BPIH di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (30/1), BPIH ditetapkan sama dengan 2019 yang sebesar Rp 35.235.602 atau 2.563 dolar AS. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, dengan besaran BPIH…
-

Nabi Muhammad Bertemu Pemuda yang Gendong Ibunya Saat Thawaf
Dikisahkan, saat sedang melaksanakan thawaf, Nabi Muhammad bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu, ”Kenapa pundakmu itu?” Jawab anak muda itu, ‘‘Ya Rasulullah, saya dari Yaman. Saya mempunyai seorang ibu yang sudah uzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan…
-

Innalillahi, Gus Sholah Wafat
Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Ahad (2/2) malam. Kabar duka ini sudah tersebar melalui grup WhatsApp. “Inna lillahi wa Inna ilaihi raji’un.. telah berpulang ke Rahmatullah Gus Solah, pada pukul 20:59 di RS Harapan…
-

Memberi Masukan ke Pemimpin tak Boleh Melanggar Adab
Mengkritisi pemimpin di ruang publik secara terbuka adalah hal lumrah. Dalam tradisi Islam, mengkritisi pemimpin di ruang publik secara terbuka adalah hal lumrah. Misalkan saja, ketika Umar bin Khattab RA yang tidak mau membagi-bagi tanah Syam yang ditaklukkan para mujahidin kepada kaum Muslimin. Nafi’ bin Maula Ibnu Umar RA meriwayatkan, tindakan khalifah Umar bin Khattab…
-

Dunia itu Berputar Membawa Amal-amal Kita
TERINGATLAH saya pada satu hukum alam bahwa dunia ini memiliki hukum perputaran, sebagaimana bumi juga berputar. Lalu saya juga teringat pada hukum alam lainnya bahwa setiap perbuatan manusia itu sejatinya adalah untuk dirinya. Jika perbuatannya baik, maka kebaikan itu akan kembali pada dirinya pada suatu waktu. Demikian juga perbuatan yang tak baik. Hadits menyatakan: “amalmu…
-

Dosa, Suami Beri Uang ke Orang Tanpa Setahu Istri
ADA yang bertanya, bagaimana hukumnya seorang suami melayani (atau memberi) pertolongan (pada) seorang gadis non muhrim tanpa sepengetahuan istrinya? Apa hukumnya berdosa, sedang gadis tersebut sangat memerlukan sekali pertolongan berupa uang guna keperluan sekolahnya. Menurut Islam ala Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah: Hendaklah pengeluaran harta tersebut diketahui dan dimusyawarahkan dengan istri Anda. Libatkanlah…
-

Metode Dakwah kepada Pelaku Maksiat
Penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah Pertanyaan: Apakah boleh bagi seorang da’i untuk mendakwahi manusia sedangkan mereka masih dalam kondisi mengerjakan berbagai kemungkaran? Apakah diperbolehkan mengunjungi rumah-rumah para pelaku maksiat dengan tujuan mendakwahi mereka kepada jalan Allah Ta’ala? Jawaban: Dakwah itu haruslah dengan hikmah sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala. Jika seseorang melihat bahwa dakwahnya…
