Author: writer porsi
-

Doa Rasulullah SAW di Thaif yang Picu Kesedihan Malaikat
Rasulullah membaca doa saat ditolak berdakwah di Thaif. REPUBLIKA.CO.ID, Rasulullah SAW memilih Thaif sebagai kota kedua, setelah Makkah yang menjadi tujuan dakwah. Thaif sangat strategis karena merupakan salah satu basis permukiman warga padat penduduk dan pusat perdagangan. Thaif sangat diperhitungkan Rasulullah karena Thaif adalah lokasi tempat tingal Bani Tsaqif, salah satu kabilah terhormat di Jazirah Arab. Namun, ternyata…
-

Apakah Darah Termasuk Najis?
Apakah darah termasuk najis ataukah bukan? Simak bahasan berikut ini. Pendahuluan Islam datang membawa kemaslahatan bagi umat manusia. Semua yang diperintahkan dan dibolehkan dalam Islam, pasti karena membawa maslahat untuk umat manusia, baik 100% maslahat atau maslahatnya lebih besar. Dan semua yang dilarang dalam Islam, pasti karena memudaratkan manusia, baik karena 100% mudarat atau mudaratnya…
-

Mendidik Karakter Ikhlas
Ikhlas dalam melakukan ibadah dan ittiba’ (mengikuti tuntunan) Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam merupakan syarat diterimanya amal seorang hamba. Perkara ikhlas merupakan amalan hati yang sangat berat kecuali kepada orang yang diberi taufik oleh Allah azza wa jalla. Mendidik karakter ikhlas kepada anak juga butuh kesungguhan, latihan, dan difahamkan terus menerus agar anak ikhlas dalam menuntut ilmu dan juga…
-

Temanmu Menentukan Karakter dan Nasibmu!
Allah swt berfirman, ٱلۡأَخِلَّآءُ يَوۡمَئِذِۭ بَعۡضُهُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوٌّ إِلَّا ٱلۡمُتَّقِينَ “Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” (QS.Az-Zukhruf:67) Ayat ini menarik untuk kita kaji berulang kali dari berbagai sisi. Karena satu ayat singkat dari Al-Qur’an bisa memberikan beragam pelajaran yang luar biasa. Akhir dari ayat ini secara gamblang…
-

Halalkah Penghasilan Membantu Merayakan Natal?
Pertanyaan.Bagaimana dengan penghasilan saya ini, apakah penghasilan saya ini termasuk syubhat ataukah tidak halal, karena saya seorang pedagang di pasar yang mempunyai penggilingan gula halus dengan penggilingan beras. Yang menjadi pertanyaan, apakah saya boleh menggiling gula dan beras milik orang-orang Nasrani yang diperuntukan membuat kue saat mereka akan merayakan Natal ? Tolong ustadz untuk menjelaskannya.…
-

3 Manfaat Membaca La Hauwla wa La Quwwata Illa Billah
Manfaat membaca hauwqalah sangat beragam. Membaca zikir berupa kalimat thayyibah “la hauwla wa la quwwata illa billah” لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّة َاِلَّا باِللهِ atau yang sering disebut dengan hauwqalah dalam hidup sehari-hari ternyata memberikan sejumlah manfaat langsung dan tak langsung. Sayyid Muhammad bin al-Alawy al-Maliki al-Hasani, dalam kitabnya Abwab al-Faraj, membeberkan beberapa di antaranya yaitu pertama, kalimat ini termasuk salah…
-

Gelar Sebagai Ujian
SAUDARAKU, banyak orang sangat bangga dengan gelar yang dimilikinya. Apalagi jika gelar tersebut hingga berderet-deret. Tentu tidak salah memiliki gelar, juga hal yang wajar ketika kita bangga dengan gelar yang kita miliki. Namun, menjadi keliru manakala kita merasa hebat di hadapan makhluk, ada rasa ingin terlihat hebat dan pintar di hadapan makhluk, dan lupa bahwa…
-

Demi Karier, Anak Dititipkan ke Orangtua Itu Zalim
TAK sedikit para ibu yang memiliki pekerjaan di luar rumah menitipkan anaknya kepada orangtua. Kemudian memberikan orangtua uang bulanan, entah semata-mata memberi sebagai bentuk bakti atau serupa gaji karena anak dititipi. Tak dapat dielakkan bahwa kewajiban mendidik anak menjadi tanggung jawab utama orangtua kandung, karena mereka adalah amanah yang dititipkan Allah pada kita dan tentunya…
-

Rahasia Panjang Umur Menurut Kakek Sepuh Ini
SAYA ceramah si sebuah masjid pinggir pantai sebuah desa sederhana penghasil ikan teri terbaik. Saya duduk bersebelahan dengan kakek tersepuh di desa ini yang bernama Kakek Haji Rasyidi bin Syakur. Usianya adalah 98 tahun, masih segar bugar, duduk bersila tanpa berubah posisi selama saya ceramah. Beliau memakai baju seragam hajinya pada masa dulu, baju kesayangannya.…
-

Wahai Suami, Istri Itu Penuh dengan Misteri (Bag. 2)
Kisah Ke Dua Kisah antara Ibunda ‘Aisyah dengan Hafshah Dari ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan, أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا خَرَجَ أَقْرَعَ بَيْنَ نِسَائِهِ، فَطَارَتِ القُرْعَةُ لِعَائِشَةَ وَحَفْصَةَ، وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ بِاللَّيْلِ سَارَ مَعَ عَائِشَةَ يَتَحَدَّثُ، فَقَالَتْ حَفْصَةُ: أَلاَ تَرْكَبِينَ اللَّيْلَةَ بَعِيرِي وَأَرْكَبُ بَعِيرَكِ، تَنْظُرِينَ وَأَنْظُرُ؟ فَقَالَتْ: بَلَى،…
