Author: writer porsi
-

Memahami Konsep Kemanusiaan Sebelum Keberagamaan
Konsep kemanusiaan sebelum keberagamaan merupakan sebuah gagasan yang menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan yang universal di atas perbedaan agama. Gagasan ini berpendapat bahwa semua manusia, terlepas dari agamanya, memiliki nilai dan martabat yang sama. Nah berikut penjelasan lanjut dari konsep kemanusiaan sebelum keberagamaan. Di tengah konflik peperangan Palestina dan Israel banyak dari kalangan umat tentu yang…
-

Keagungan Masjidil Aqsa: Sejarah Suci dan Simbol Spiritualitas Umat
Masjidil Aqsa, terletak di Kota Tua Al-Quds (Baitul Maqdis) atau Yerusalem, Palestina. Ia bukan sekedar sebuah bangunan suci bagi umat Islam, tetapi juga sebuah tempat yang sarat dengan sejarah dan nilai-nilai spiritual. Dalam pandangan umat Islam, masjidil Aqsa merupakan masjid kedua yang dibangun setelah masjidil haram dengan jarak 40 tahun berdasarkan hadist Nabi. Para ulama…
-

Cara Tepat Mendidik Anak di Zaman Fitnah (Khutbah Jumat)
Khotbah pertama السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَركَاتُهُ. إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ…
-

Genealogi Bani Israil dan Negara Israel : Benarkah Zionisme Pelanjut Keturunan Nabi Ya’kub?
Menyaksikan kekejaman bangsa Israel melakukan genosida di tanah Palestina, ada pertanyaan, benarkah mereka pemilik jalur nasab keturunan Nabi Ya’kub? Pertanyaan ini dijawab oleh hasil riset Eran Elhaik yang dimuat dalam jurnal Genome Biology and Evolutions terbitan Oxford, berjudul “The Missing Link of Jewish European Ancestry: Contrasting the Rhineland and the Khazarian Hypotheses,” 5 (1): 61–74.…
-

Pembelaan Tokoh dan Ulama Indonesia untuk Palestina
Dalam video Reels yang diupload di Instagram @Bincangsyariah, Ustadz Hanifuddin menjelaskan dalam videonya bahwa bangsa Indonesia selalu bersama rakyat Palestina. Hal ini dibuktikan dengan pembelaan tokoh dan ulama Indonesia untuk Palestina. Lebih jauh, menurut Ustadz Hanif, sapaan akrabnya, pembelaan tokoh dan ulama Indonesia untuk Palestina telah berlangsung sejak lama, bahkan sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Hal…
-

Sebab-Sebab Makmurnya Negeri
Pertanyaan: Apa saja penyebab makmurnya negeri? Jawaban: Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, ash-shalatu wassalamu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in, amma ba’du. Kemakmuran negeri merupakan bentuk nikmat dari Allah ta’ala. Dan semua nikmat itu hakikatnya hanya dari Allah dan diminta kepada Allah. Allah ta’ala berfirman: وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّـهِ ۖ ثُمَّ إِذَا…
-

Fatwa MUI untuk Palestina : Suarakan Amanat Konstitusi dan Nurani Umat
Kenapa Majelis Ulama Indonesia harus mengeluarkan fatwa untuk mendukung Palestina? Bukankah sudah secara tegas negara juga mengutuk penjajahan dan agresi Isarel di Palestina? Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi landasan hukum dan moral bagi umat Muslim Indonesia dalam menanggapi konflik antara Palestina dan Israel. Dalam fatwa tersebut, terdapat…
-

Ikut Berperan dalam Dakwah
Bismillah. Dakwah adalah suatu amalan yang sangat utama Tidak diragukan bahwa dakwah merupakan suatu amalan yang sangat utama. Allah Ta’ala berfirman, وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحاً وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ “Dan siapakah yang lebih baik ucapannya daripada orang yang menyeru menuju Allah dan dia beramal saleh, dan dia pun berkata, ‘Sesungguhnya…
-

Muhasabah: Apakah Kita Pantas Disebut Aktivis Dakwah?
Kita hanyalah makhluk yang teramat dan acapkali khilaf serta salah. Oleh karena itu, dengan segala kekurangan yang ada, seharusnya tidak menjadikan kita besar kepala seraya membusungkan dada atas setiap ikhtiar perjuangan dakwah kita. Dengan segala kekurangan kita pula, tidak menjadikan kita memiliki seribu alasan untuk tidak memberikan segala yang terbaik bagi perjuangan dakwah ini. Hanya…

