Category: Informasi

  • Jumpa Rasulullah di Raudah: Kalau Cinta Ya Bersabar

    Jumpa Rasulullah di Raudah: Kalau Cinta Ya Bersabar

    “Allâhumma salli alâ Muhammad…,” terus saya deraskan shalawat begitu lampu-lampu gantung yang khas mulai terlihat dari kejauhan. Degub jantung kian cepat. Dug-dug-dug-dug. Suaranya terdengar nyaring bagaikan beduk puasa. Tanpa sebab, air mata mulai mengembang. Mulut saya makin komat-kamit menderaskan shalawat: Yaa Rasulullah. Yaa Nabiyullah. Yaa Habibullah…. “Aku datang dengan segenap rindu. Masukkan aku ke dalam…

  • Perayaan Tahun Baru Tak Laku di Tanah Suci

    Perayaan Tahun Baru Tak Laku di Tanah Suci

    Karena selalu pergi di akhir tahun, saya beberapa kali melewati pergantian tahun di Tanah Suci dan beberapa negara lain dalam perjalanan lanjutan usai umrah. 2014 di Maroko, 2015 di Istanbul, 2016 di Kairo, dan 2017 di Uzbekistan. Sewaktu haji tahun 2006, malah tak hanya tahun baru Masehi. Namun, tahun baru Hijriyah pun posisi saya masih…

  • Keutamaan Membaca Tasbih

    Keutamaan Membaca Tasbih

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa mengucapkan: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ ، وَلَهُ الْحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ’ala kulli syai-in qodiir [Tidak ada sesembahan yang…

  • 3 Hal yang Wajib Dievaluasi Tiap Pergantian Tahun

    3 Hal yang Wajib Dievaluasi Tiap Pergantian Tahun

    Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Yunahar Ilyas mengisi Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari Festival Republik 2018 yang digelar di Masjid Al Furqan Yogyakarta. Dia menyampaikan pesan sesuai Surat Al Hasyr Ayat 18. Manusia diminta melakukan evaluasi terhadap yang sudah terjadi kemarin. Karenanya, sudah seharusnya kita memulai tahun yang baru dengan bermuhasabah…

  • Awas! Mengakui Syiar Kekafiran saat Tahun Baru

    Awas! Mengakui Syiar Kekafiran saat Tahun Baru

    PERTAMA, dengan memahami sejarah munculnya perayaan tahun baru, kita bisa memastikan bahwa tahun baru Masehi sejatinya termasuk bagian perayaan orang non muslim dan masih satu rangkaian dengan kegiatan mereka selama Natal. Kedua, kaidah baku yang kita pahami, kita dilarang untuk turut merayakan atau memberi ucapan selamat untuk perayaan orang kafir. Ibnul Qoyim mengatakan, “Memberi ucapan…

  • Doa dan Usahalah: Jangan Percaya Ramalan di 2019

    Doa dan Usahalah: Jangan Percaya Ramalan di 2019

    TAHUN BARU 2019 segera tiba besok pagi pukul 00.00. Praktik meramal menjelang tahun baru pun marak. Paranormal atau supranatural melakukan serangkaian ramalan berkaitan dengan apa yang akan terjadi di tahun depan. Umat Islam cukup banyak yang terpancing untuk mempercayai ramalan tersebut, meski kadang hanya secara iseng saja. Lalu bagaimana sebenarnya kedudukan ramalan nasib di mata…

  • Berprasangka Baik Lebih Utama daripada Menghardik

    Berprasangka Baik Lebih Utama daripada Menghardik

    BERPRASANGKA baik lebih utama, daripada menghardik kemudian pergilah dia. Yang kawan kita perlukan adalah bimbingan dan hangatnya kebaikan, bukan bentakan serta dinginnya tindakan. Barangkali ketidaktahuanlah dia miliki sementara ini, sehingga pengetahuanlah yang harus kita beri. Maka mudahkanlah untuk kawan. Dan jangan berikan kesulitan. Karena Islam mengajarkan kita arti keramahan, bukan kemarahan. Jangan anggap remeh sekecil…

  • Budaya Mengekor yang Mengakar

    Budaya Mengekor yang Mengakar

    Kalau orang Nasrani memperingati hari ulang tahunnya Nabi Isa bin Maryam, maka ada sebagian orang Islam yang ikut-ikutan merayakan hari kelahirannya nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal tersebut tentunya aneh, karena yang diikuti bukan Nabinya, akan tetapi orang-orang kuffar. Padahal Nabi tidak pernah mensyari’atkannya dan para sahabat tidak pernah mencontohkannya. Larangan Meniru Orang Kafir Rasulullah bersabda, “Janganlah…

  • Disiplin Menjaga Lisan

    Disiplin Menjaga Lisan

    SAHABAT, banyak orang yang sekarang memikirkan bahwa berbicara itu mudah, padahal berbicara itu sangat susah jika ingin berbicara dengan niat dan cara yang benar. Berbicara itu seperti peluru yang keluar dari laras, setiap terucap tidak bisa dikejar kembali. Maka orang yang paling beruntung adalah yang berpikir berlapis-lapis sebelum berbicara dan memakai hati. Karena tidak setiap…

  • Mengeluh Itu Sia-sia Kawan

    Mengeluh Itu Sia-sia Kawan

    MENGELUH. Bisa berbentuk ucapan ataupun perbuatan. Yang tanpa kita sadari sering lakukan. Yang hampir setiap hari kita ungkapkan. Tapi bukankah ini sia-sia kawan? Lebih baik untuk hal lain kita manfaatkan. Sia-sia karena tidak ada hal yang bisa didapatkan selain ketenangan yang hampa. Semu dan sementara. Padahal Allah akan menepati janjinya. Terutama bagi orang yang sabar…