Category: Informasi
-

Wahai Istri, Bersyukurlah kepada Suamimu
RASULULLAH salalallahu alaihiwasallam bersabda: “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (tidak berterima kasih) kepada suaminya, padahal dia membutuhkannya.” (HR. Nasai) Hadis tersebut merupakan peringatan keras bagi para wanita mukminat yang menginginkan rida Allah Swt dan surga-Nya. Maka tidak sepantasnya bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang…
-

Kata Umar Bin Abdul Azis yang Bikin Hati Bergetar
SALAH satu kalimat indah penuh makna dari sang Khalifah yang membuat hati bergetar adalah: “Orang-orang mati itu terpenjara di alam kuburnya, mereka menyesali perbuatan sia-sia yang telah mereka kerjakan di dunia. Sementara orang-orang yang masih hidup di dunia saling bunuh membunuh untuk memperebutkan perkara sia-sia yang disesali orang-orang yang sudah mati. Orang yang sudah mati…
-

Simpanan yang Tak Akan Sirna
Manusia umumnya gemar menumpuk atau menimbun harta. Namun mungkin tak pernah disadari bahwa harta mereka yang hakiki adalah yang disuguhkan pada kebaikan. Banyak orang berlomba-lomba mencari harta dan menabungnya untuk simpanan di hari tuanya. Menyimpan harta tentunya tidak dilarang selagi ia mencarinya dari jalan yang halal dan menunaikan apa yang menjadi kewajibannya atas harta tersebut,…
-

Syarhus Sunnah: Allah itu Al-Bashiir, Maha Melihat
Allah itu Maha Melihat atau Al-Bashiir. Hal ini bisa kita pelajari dari Syarhus Sunnah karya Imam Al-Muzani, dibantu dengan penjelasan ulama lainnya. Imam Al-Muzani rahimahullah berkata, الوَاحِدُ الصَّمَدُلَيْسَ لَهُ صَاحِبَةٌ وَلاَ وَلَدٌ جَلَّ عَنِ المَثِيْلِ فَلاَ شَبِيْهَ لَهُ وَلاَ عَدِيْلَ السَّمِيْعُ البَصِيْرُ العَلِيْمُ الخَبِيْرُ المَنِيْعُ الرَّفِيْعُ Allah itu Maha Esa, Allah itu Ash-Shamad (yang bergantung setiap makhluk kepada-Nya),…
-

Hukum Melanggar Peraturan Lalu Lintas
Banyak kasus kecelakaan terjadi akibat pelanggaran lalu lintas, seperti menerobos lampu lalu lintas, ngebut ketika berkendaraan, tidak memakai helm, atau alat pengaman saat berkendara. Demikian juga, seringkali di antara kita meremehkan peraturan lalu lintas ketika kita melihat tidak ada polisi. Ada nasihat berharga dari Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah berkenaan dengan fenomena di atas.…
-

Hukum Operasi Plastik Untuk Kecantikan
Hukum operasi plastik dengan tujuan kecantikan tidak diperbolehkan oleh syariat. Perlu diketahui bahwa hukum operasi plastik ini ada rinciannya. 1) Operasi plastik untuk menghilangkan cacat dan aib Hukumnya boleh karena termasuk “mengembalikan ciptaan Allah”, misalnya operasi bibir sumbing, operasi rekonstruksi wajah setelah kecelakaan dan lain-lainnya. 2) Operasi plastik untuk kecantikan Hukumnya adalah haram karena ini termasuk mengubah…
-

Jangan Takut Tidak Punya Rezeki
SAHABAT, jangan takut tidak diberi rezeki, tapi takutlah tidak punya syukur, karena syukur itu seperti tali yang mengikat nikmat yang sudah ada dan menarik berbagai nikmat lainnya yang belum ada. Jangan takut tidak memperoleh rezeki, tapi takutlah tidak punya sabar ketika rezeki kita ditunda. Jangan pula takut tidak memperoleh rezeki, tapi takutlah tidak punya ridha…
-

Cinta Pertama: Hanya kepada Allah
SEMUA pernah merasakan cinta pertama, ada suka dan duka, bahagia dan benci, senang dan sedih. Rasa ini senantiasa menghiasi setiap hari. Indah rasanya. Tak heran, banyak yang mencurahkan cinta hanya pada manusia. Sesungguhnya sang Pencipta telah menanamkan benih-benih untuk mencintai dan dicintai. Namun, karena keterbatasan manusia, tak jarang semuanya berakhir hampa dan terus merasa ada…
-

Akhi, Belajarlah Terlebih Dulu…
Sa’id bin Jubair rahimahullah berkata, “Tidak akan diterima ucapan kecuali apabila dibarengi dengan amalan. Tidak akan diterima ucapan dan amalan kecuali jika dilandasi dengan niat. Dan tidak akan diterima ucapan, amalan, dan niat kecuali apabila bersesuaian dengan as-Sunnah.” (lihat al-Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil munkar karya Ibnu Taimiyah, hal. 77 cet. Dar al-Mujtama’) A. Landasan Ucapan dan Amalan Allah ta’ala berfirman (yang…
-

Ternyata Ada 161 Penerima Pelimpahan Nomor Porsi Telah Berangkat Haji
Jakarta (PHU)—Salah satu perubahan regulasi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 adalah pelimpahan nomor porsi jemaah wafat. Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 174 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelimpahan Nomor Porsi Jemaah Haji yang Meninggal Dunia, jemaah yang meninggal dunia setelah diumumkan sebagai jemaah yang berhak melunasi BPIH…
