Category: Informasi
-

Terkait LGBT, Jokowi Harus Mencontoh Vladimir Putin
Politisi PKS Hidayat Nur Wahid, meminta presiden Jokowi untuk secara tegas menolak eksistensi LGBT di Indonesia. Sebab, hingga saat ini pemerintah tidak pernah memberikan pernyataan yang jelas mengenai LGBT Indonesia ini. Apalagi, kata dia, ada pernyataan dari pejabat negara bahwa LGBT harus dilindungi. Padahal, hal tersebut jelas semakin jauh dari komitmen Indonesia untuk mengamalkan Pancasila…
-

Daulah Abbasiyah: Azh-Zhahir Biamrillah, Pewaris Dua Umar
Khalifah Azh-Zhahir dilahirkan pada 571 H. Nama aslinya Muhammad bin An-Nashir Lidinillah, Azh-Zhahir Biamrillah, Abu Nashr. Semasa hidupnya, sang ayah melantiknya sebagai putra mahkota. Khalifah Azh-Zhahir dilantik sebagai khalifah Bani Abbasiyah ke-35 (1225-1226 M) pada usia 52 tahun. Pemerintahan Azh-Zhahir sangat berpihak kepada kepentingan rakyat. Dia menghapuskan bea cukai dan mengembalikan harta yang diambil paksa…
-

Daulah Bani Abbasiyah: Harun Ar-Rasyid, Sang Pembangun Peradaban
Harun Ar-Rasyid (786-809 M) adalah khalifah kelima Daulah Abbasiyah. Ia dilahirkan pada Februari 763 M. Ayahnya bernama Al-Mahdi, khalifah ketiga Bani Abbasiyah, dan ibunya bernama Khaizuran. Masa kanak-kanaknya dilewati dengan mempelajari ilmu-ilmu agama dan ilmu pemerintahan. Guru agamanya yang terkenal pada masa itu adalah Yahya bin Khalid Al-Barmaki. Harun Ar-Rasyid diangkat menjadi khalifah pada September…
-

Daulah Abbasiyah: Al-Amin, Khalifah Dua Daulah
Ketika berhasil mematahkan perlawanan Kaisar Nicephorus dari Imperium Byzantium di wilayah Asia Kecil, Khalifah Harun Ar-Rasyid kembali ke wilayah Bagian Timur. Di sana terjadi pergolakan yang dipimpin Rafi’ bin Al-Laits bin Nashar. Mereka sudah berhasil menduduki Samarkand dan kota-kota sekitarnya. Ketika memasuki kota Thus yang terletak antara kota Nishapur dan Merv, Khalifah Harun Ar-Rasyid jatuh…
-

Daulah Abbasiyah: Al-Makmun, Khalifah Pengembang Sains
Abdullah Al-Makmun bin Harun Ar-Rasyid (813-833 M) mulai memerintah Bani Abbasiyah pada 198-218 H/813-833 M. Ia adalah khalifah ketujuh Bani Abbasiyah yang melanjutkan kepemimpinan saudaranya, Al-Amin. Untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan saat itu, Khalifah Al-Makmun memperluas Baitul Hikmah (Darul Hikmah) yang didirikan ayahnya, Harun Ar-Rasyid, sebagai Akademi Ilmu Pengetahuan pertama di dunia. Baitul Hikmah diperluas…
-

Jadilah Muslim Berkepribadian Konsisten (2)
Sesungguhnya kepribadian Muslim selalu cenderung untuk mengatakan kebenaran, hanya karena Allah. MERUPAKAN ciri khas yang seyogyanya ada pada pribadi Muslim untuk senantiasa memberi kesaksian dan pernyataan yang benar. Ia tidak akan berubah meski menjadi syahid. AllahSubhanahu Wa Ta’ala telah menegaskan, “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak keadilan, dan menjadi saksi bagi Allah, kendati…
-

Jadilah Muslim Berkepribadian Konsisten (1)
SEORANG Muslim mempunyai kepribadian konsisten, tak pernah goyah karena badai kehidupan. Berlandaskan akidah yang benar, ia tak mudah goyah karena bencana dan kejadian apa pun. Akidahnya tetap, karena kekuatan, konsistensi, serta keyakinannya yang tidak goyah. Karena itulah, kita melihat seorang Muslim yang benar akidahnya, dalam setiap keadaan, pekerjaan, serta perkataannya, selalu konsisten. Dalam keadaan gembira,…
-

Sahabat Nabi SAW Tidak Bermadzhab, Benarkah?
Beberapa muslim belakangan atau memang sejak lama banyak yang menolak untuk mengikuti madzhab dan bahkan memaksa orang lain untuk pula tidak bermadzhab. Salah satu alasannya karena memang sahabat Nabi SAW. yang hidup di generasi terbaik umat Islam ini tidak bermadzhb dan memang tidak ada madzhab. Memang iya, para sahabat Nabi SAW. tidak bermadzhab. Akan tetapi…
-

Tolak Hari Valentine dengan Tagar #PalestineDay
Beragam cara dilakukan untuk menolak hari Valentine, seperti yang terjadi di Palestina. Alih-alih ikut arus dan merayakan hari Valentine, sejumlah orang beramai-ramai memilih untuk menyuarakan kampanyenya mendukung Palestina lewat tagar #HappyPalestineDay di Twitter. Lewat tagar #HappyPalestineDay, para netizen mengatakan, hal itu adalah sebuah cara untuk menunjukkan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina yang hidup di bawah…
-

Bolehkah Menerima Hadiah Coklat Valentine?
Perayaan valentine jelas bukan perayaan muslim. Itu hanyalah budaya latah dari barat yang diimpor ke negeri ini. Biasanya yang dijadikan hadiah dalam perayaan tersebut adalah coklat. Seandainya kita yang diberi coklat oleh rekan kita, bolehkah kita menerimanya? Ini Alasannya Kenapa Valentine Identik dengan Coklat Ternyata, coklat mengandung phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan…
