Category: Informasi
-

Hukum Penggunaan Dana Zakat untuk Investasi
Berikut fatwa MUI tentang hukum penggunaan dana zakat untuk investasi. Apakah boleh hukumnya dana zakat dari masyarakat dialihkan untuk investasi? Atau itu perbuatan terlarang. “Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang fakir, orang miskin, pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan orang yang dalam perjalanan, sebagai…
-

Hidup Sederhana dan Bersahaja
Leiden is lijden! Memimpin itu menderita, sebab jalan kepemimpinan adalah pengabdian, karenanya pemimpin harusnya hidup sederhana dan bersahaja BUKAN karena ia tak mampu mengumpulkan pundi-pundi harta dan membeli barang-barang yang mewah, karena sebagai khalifah yang agung, ia bisa saja melakukan itu semua. Namun, ketakutannya kepada Allah membuatnya berhati-hati dengan segala harta benda yang dimilikinya. Ia…
-

Ada yang Miskin dan Ada yang Kaya, Apa Hikmahnya?
“Si Anu, kasihan hidupnya, tiap hari harus banting tulang hanya sekedar untuk menutup hutang, padahal shalatnya rajin” “Lha itu, tetanggaku, boro-boro nutup hutang, malah tiap bulan kesulitan nambah hutang” “Pak fulan mah, orang yang paling enak hidupnya di komplek sini, pulang pergi dianter sopir pribadi, mana pembantunya di rumahnya lima orang lagi” “Teman SMA saya…
-

10 Sebab Senantiasa Merasa Miskin dan Kurang Harta
Ketahuilah bahwa semua rezeki itu dari Allah Ta’ala. Terkadang Allah luaskan rezeki kepada seseorang, terkadang Allah sempitkan. Tugas kita adalah menerima semua putusan Allah dengan sabar, syukur dan qana’ah (merasa cukup) dengan apa yang Allah karuniakan. Inilah kunci kebahagiaan. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: قد أفلحَ من أسلمَ ، ورُزِقَ كفافًا ، وقنَّعَه اللهُ بما آتاهُ…
-

Salah Satu Ciri Iman yang Sempurna: Menjauhi Hal yang Tidak Bermanfaat
Allah Ta’ala berfirman, قَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِینَ هُمۡ فِی صَلَاتِهِمۡ خَـٰشِعُونَ وَٱلَّذِینَ هُمۡ عَنِ ٱللَّغۡوِ مُعۡرِضُونَ “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya, dan menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.” (QS. Al-Mukminun: 1-3) Tafsir ayat ini: Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, Ibnu Mundzir, Ibnu Abi Hatim dari jalur Ibnu…
-

Meneladani Sahabat Nabi
Banyak yang dapat diteladan dari empat sahabat Nabi dengan membaca kisah mereka. Syaikh Nawawi, dalam karya terbaik beliau tentang akidah, yakni Fathul Majid, mengutip hadits Nabi yang sangat menarik, “Selain para Nabi, Allah telah memilihkan untukku para sahabat. Mereka berjumlah empat orang, yaitu Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali.” Bagi Syaikh Nawawi, sahabat Nabi adalah orang…
-

Meski Anak Panah Menancap Tubuh, Sahabat Ini Tetap Melanjutkan Sholatnya
Sahabat Abad bin Bisyr bernama lengkap Abad bin Basyir bin Waqsy Al-Asyhali Al-Khazraji. Sahabat Nabi Muhammad yang lahir pada tahun 33 sebelum hijrah itu masuk Islam di tangab duta besar Islam, Mushab bin Umair di Madinah. Dia mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah SAW dan termasuk salah satu pahlawan besar sahabat Nabi SAW. Suatu ketika, dalam…
-

4 Bentuk Penghormatan Ali bin Abi Thalib terhadap Orang Berilmu
Ali bin Abi Thalib kr. dikenal sebagai salah satu sahabat yang cerdas. Kendati demikian, dia tidak sombong. Ali bin Abi Thalib sangat menghormati orang lain yang berilmu. Lantas, bagaimana bentuk penghormatan Ali bin Abi Thalib terhadap orang berilmu? Ali bin Abi Thalib memiliki wawasan dan ilmu pengetahuan yang luas, sehingga Rasulullah berkata, “Aku adalah pintunya…
-

Berniat Menjadi Imam Tapi Tidak Ada Orang, Benarkah Malaikat Akan Menjadi Makmum
Berikut ini penjelasan terkait berniat menjadi imam tapi tidak ada orang, benarkah malaikat akan menjadi makmum. Keterangan jamak saya temui dalam sebuah majalah dinding di pesantren, bahwa saya pernah membaca hukum seseorang berniat menjadi imam akan tetapi tidak ada orang di belakang, lalu benarkah malaikat akan menjadi makmumnya ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami mendapati…
-

Menolak Memaafkan Orang Ghibah, Haramkah?
Melupakan sekaligus memaafkan kesalahan orang lain termasuk hal yang sangat sulit. Apa lagi kesalahan yang dilakukannya teramat besar dalam melukai hati, semisal menggunjing, menggosip atau ghibah, terlebih lagi yang dighibahi adalah diri sendiri. Lantas menolak memaafkan orang ghibah, haramkah? Pada dasarnya Islam sangat memotivasi umatnya agar senantiasa memaafkan orang yang telah mengghibah tentang diri kita. Akan tetapi,…
