Category: Informasi

  • Kemunafikan Yahudi tentang Kebenaran Nabi Muhammad

    Kemunafikan Yahudi tentang Kebenaran Nabi Muhammad

    Yahudi memilih menjadi munafik daripada mengakui Nabi Muhammad. Pada masa diturunkannya Alquran kepada manusia melalui Nabi Muhammad SAW, Nabi dan wahyu yang penuh kebenaran itu nyatanya juga diakui umat Yahudi. Hanya saja, mereka enggan mengakui dan memilih menjadi munafik. Imam As-Suyuthi dalam kitab Asbabun Nuzul menjabarkan mengenai kemunafikan umat Yahudi itu. Ibnu Ishaq meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwasannya ia…

  • Lima Pesan Nabi Muhammad Untuk Diamalkan

    Lima Pesan Nabi Muhammad Untuk Diamalkan

    Nabi Muhammad pernah menyampaikan lima pesan. Nabi Muhammad SAW telah menunjukan jalan yang baik dan benar untuk umat manusia agar selamat di dunia dan akhirat. Dengan mematuhi ajaran agama Islam yang dibawa dan diajarkan Rasulullah SAW, umat manusia akan selamat di dunia dan akhirat. Semasa hidupnya, Rasulullah SAW pernah memberi lima pesan kepada umat manusia melalui Abu Hurairah. Lima…

  • Keutamaan Menolong Sesama Muslim

    Keutamaan Menolong Sesama Muslim

    Di antara jawāmi’ulkalim – yakni ucapan Nabi yang ringkas namun sarat makna- adalah sabda beliau ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam, اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ “Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim) Hadits ini adalah salah satu motivasi bagi kita untuk memberi pertolongan kepada sesama muslim. Mari simak di antara…

  • Berapa Hari Kita Disunnahkan Puasa Rajab?

    Berapa Hari Kita Disunnahkan Puasa Rajab?

    Kesunnahan puasa di bulan rajab telah dirumuskan oleh para dalam beberapa kitab fiqih klasik. Semuanya hampir sepakat mengenai anjuran berpuasa sunnah di bulan rajab dengan berdasarkan dalil-dalil dan argumen yang Sharih (jelas) dan dapat dipertanggung jawabkan. Pada tulisan sebelumnya penulis telah menjelaskan bahwa kesunahan puasa Rajab ditetapkan berdasarkan beberapa hadis Nabi. Yang di antaranya adalah hadis riwayat…

  • Ciri Wali Allah yang Diungkap Nabi Khidir AS

    Ciri Wali Allah yang Diungkap Nabi Khidir AS

    Syekh Maulana Muhammad Zakariya Al-Kandahlawi Rah.a menceritakan suatu ketika ada seorang wali Abdal bertanya kepada Nabi Khidir a.s. Apakah Nabi Khidir pernah melihat seorang wali yang lebih tinggi martabatnya daripadanya?   Nabi Khidir menjawab. “Ya, aku pernah melihatnya,” kata Nabi Khidir menjawab pertanyaan sang wali Abdal itu seperti dikisahkan dalam kita Fadhilah Haji. Nabi Khidir menceritakan bahwa dirinya ketika…

  • Gandeng Kemenkes-Satgas, Kemenag Evaluasi Kebijakan Umroh

    Gandeng Kemenkes-Satgas, Kemenag Evaluasi Kebijakan Umroh

    Arab Saudi beberapa waktu lalu mengeluarkan daftar negara yang aksesnya ditutup sementara dan tidak diizinkan masuk ke negara tersebut. Dari 20 negara yang ada, Indonesia masuk di dalamnya. Terkait keputusan Saudi ini, Kementerian Agama (Kemenag) berencana melakukan evaluasi kebijakan umroh selama pandemi Covid-19 yang berlaku beberapa waktu ke belakang. “Kita lakukan evaluasi kedisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes),”…

  • Ringkasan Fikih Wasiat (Bag. 2)

    Ringkasan Fikih Wasiat (Bag. 2)

    Pada artikel sebelumnya kami telah menjelaskan tentang: anjuran untuk membuat wasiat, kewajiban menunaikan wasiat, dan sebagian ketentuan-ketentuan dalam wasiat. Diantara ketentuan-ketentuan dalam wasiat yang telah kami jelaskan antara lain: 1. isi wasiat tersebut berupa kebaikan, bukan maksiat atau perkara yang batil;2. wasiat berupa muamalah yang masih dalam ruang lingkup hak si mayit. Pada artikel ini…

  • Ringkasan Fikih Wasiat (Bag. 1)

    Ringkasan Fikih Wasiat (Bag. 1)

    Wasiat atau al-washiyyah (الوصية) adalah perintah dari seseorang untuk melakukan suatu bentuk tasharruf (muamalah) atau suatu bentuk tabarru’ (perbuatan baik) dengan hartanya setelah dia wafat nanti (Lihat Al-Mughni karya Ibnu Qudamah, 1: 10). Maka, wasiat di sini bisa berupa dua bentuk: (1) Memerintahkan untuk melakukan suatu bentuk tasharruf (muamalah). Seperti seseorang yang mengatakan, “Jika saya meninggal nanti, tolong kuburkan saya di sebelah makam istri saya”,…

  • Metode Al-Qur’an dalam Menyampaikan Sesuatu Yang Besar (Bag 2)

    Metode Al-Qur’an dalam Menyampaikan Sesuatu Yang Besar (Bag 2)

    Melanjutkan kajian yang kemarin kita bahas, bahwa setiap akan menyampaikan sesuatu yang besar dan akan mendatangkan “kontroversi” maka Al-Qur’an selalu memulainya dengan pendahuluan-pendahuluan. Contoh kedua yang akan kita kutip adalah kisah kelahiran Nabi Isa as putra Maryam dari Surat Ali Imran. Tentunya kelahiran tanpa ayah akan menjadi kontroversi besar, namun beginilah cara Al-Qur’an menyampaikan pendahuluan-pendahuluannya.…

  • Metode Al-Qur’an dalam Menyampaikan Sesuatu Yang Besar

    Metode Al-Qur’an dalam Menyampaikan Sesuatu Yang Besar

    Kita melihat kebiasaan Al-Qur’an dalam menyampaikan urusan-urusan besar selalu melalui muqoddimah dan persiapan secara bertahap. Tujuannya adalah agar jiwa manusia bisa menerima dan mau menjalankannya. Hal ini juga terkait dengan alasan kenapa Allah disebut (Ar-Rab) yang diambil dari kata Tarbiyah (yakni mendidik). Artinya, Al-Qur’an selalu berusaha membangun dan mengembangkan potensi manusia secara bertahap menuju kesempurnaan.…