Category: Informasi

  • Hukum “Membooking” Tempat di Masjid (Bag. 2)

    Hukum “Membooking” Tempat di Masjid (Bag. 2)

    Tidak mau merapatkan shaf  Orang-orang yang membooking tempat tersebut, lebih-lebih ini kita saksikan di masjidil haram, jika mereka melihat shaf di depan atau di samping mereka ada celah, mereka tidak mau bergeser untuk merapatkannya. Hal ini karena mereka tidak mau kehilangan tempat yang telah dia “kuasai” tersebut. Mereka juga tidak mau merapatkan shaf, bahkan mereka…

  • Inilah Hadis Nabi yang Membuat Abu Hurairah Pingsan

    Inilah Hadis Nabi yang Membuat Abu Hurairah Pingsan

    Ulama besar kelahiran Khurasan Imam Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) dalam Kitab Tanbihul Ghafilin menceritakan kisah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (RA) yang pingsan saat hendak menyampaikan Hadis Nabi. Kisah ini berkaitan dengan keikhlasan dalam beramal saleh. Imam Abu Laits mengisahkan cerita yang didapatnya dari beberapa ulama dengan sanad mereka yang langsung dari Uqbah bin Muslim dari Samir Al-Ashbahi. “Ketika masuk di…

  • Kisah Ibnu Fadlan: Penyebar Islam Di Tanah Viking dan Rusia

    Kisah Ibnu Fadlan: Penyebar Islam Di Tanah Viking dan Rusia

    Penyebaran Islam di Rusia dan Bulgaria memang tak pernah bisa lepas dari peran Ahmed Ibnu Fadlan. Nama ini memang belum begitu dikenal di kalangan Muslim. Namanya kalah tersoroh misalnya dengan sosok pengelana Ibnu Batutah. Tetapi catatan saksi mata terpenting tentang orang yang tinggal di wilayah Rus (Akar kata Rusia, Bulgaria, dan sekitarnya) memang tersemat kepada…

  • Hukum “Membooking” Tempat di Masjid (Bag. 1)

    Hukum “Membooking” Tempat di Masjid (Bag. 1)

    Sebagian orang terbiasa membooking suatu tempat di dalam masjid, biasanya adalah shaf tepat di belakang imam. Mereka membooking tempat tersebut bisa jadi dengan meletakkan sajadah pribadi, atau meletakkan tongkat, atau meletakkan benda-benda lain dengan maksud sebagai “penanda” bahwa mereka telah menempati area tersebut. Adapun orang yang membooking bisa jadi masih santai di rumah, atau masih…

  • Penyembahan Kepada Selain Allah

    Penyembahan Kepada Selain Allah

    Allah Swt Berfirman : وَبَرَزُواْ لِلَّهِ جَمِيعٗا فَقَالَ ٱلضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ ٱسۡتَكۡبَرُوٓاْ إِنَّا كُنَّا لَكُمۡ تَبَعٗا فَهَلۡ أَنتُم مُّغۡنُونَ عَنَّا مِنۡ عَذَابِ ٱللَّهِ مِن شَيۡءٖۚ قَالُواْ لَوۡ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ لَهَدَيۡنَاكُمۡۖ سَوَآءٌ عَلَيۡنَآ أَجَزِعۡنَآ أَمۡ صَبَرۡنَا مَا لَنَا مِن مَّحِيصٖ Dan mereka semua (di padang Mahsyar) berkumpul untuk menghadap ke hadirat Allah, lalu orang yang lemah berkata…

  • Tak Ada Keuntungan Mencintai Dunia

    Tak Ada Keuntungan Mencintai Dunia

    ANAK muda, aku melihatmu sedikit sekali mengenal Allah dan Rasul-Nya, sedikit sekali mengenal para wali Allah, para pengganti nabi dan khalifah-Nya di tengah makhluk-Nya. Engkau tak berarti. Engkau bak sangkar tanpa burung, bak rumah kosong yang roboh, bak pohon nan kering dan daunnya rontok. Anak muda, tak ada keberuntungan bagimu bila engkau mencintai dunia. Dan…

  • Islam Ajarkan Kita Keramahan Bukan Kemarahan

    Islam Ajarkan Kita Keramahan Bukan Kemarahan

    BERPRASANGKA baik lebih utama, daripada menghardik kemudian pergilah dia. Yang kawan kita perlukan adalah bimbingan dan hangatnya kebaikan, bukan bentakan serta dinginnya tindakan. Barangkali ketidaktahuanlah dia miliki sementara ini, sehingga pengetahuan lah yang harus kita beri. Maka mudahkanlah untuk kawan. Dan jangan berikan kesulitan. Karena Islam mengajarkan kita arti keramahan, bukan kemarahan. Jangan anggap remeh…

  • Fatwa Ulama: Berzina Lalu Menikah, Sahkah Pernikahannya?

    Fatwa Ulama: Berzina Lalu Menikah, Sahkah Pernikahannya?

    Fatwa Syaikh Sulaiman Ar Ruhaili hafizhahullahSoal: Seorang lelaki berzina dengan wanita, lalu lelaki ini menikahinya dengan akad yang syar’i. Apakah pernikahannya ini sah? Dengan catatan si lelaki tersebut berkata bahwa ia telah bertaubat kepada Allah ‘Azza Wa Jalla. Jawab: Dalam hal ini ada beberapa perkara, Pertama: yang shahih dari pendapat para ulama, tidak diperbolehkan seorang lelaki baik-baik menikahi…

  • Masuk Islam, Haruskah Mengulang Akad Nikah?

    Masuk Islam, Haruskah Mengulang Akad Nikah?

    Bismillah…. Untuk menjawabnya, perlu dirinci : Pertama, pasangan suami istri masuk Islamnya tidak berbarengan, maka tergantung agama salahsatu pasangan :• Ketentuan jika suami yang terlebih dahulu masuk Islam :– Jika beragama Ahlu Kitab (Yahudi atau Nasrani), maka pernikahan tetap sah dilanjutkan, tanpa perlu mengulang.– Jika bukan beragama Ahlu Kitab maka dengan masuk Islamnya suami, otomatis…

  • Keajaiban Berbakti kepada Orang Tua

    Keajaiban Berbakti kepada Orang Tua

    Berbakti kepada orang tua memiliki kedudukan yang tinggi. “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu, hanya ke pada-Kulah kembalimu”. (QS Lukman: 14) Kedua orangtua merupakan penyebab eksistensi (keberadaan) manusia di dunia ini.…