Category: Informasi
-

Bohong yang Dibolehkan
Pertanyaan: Bolehkah berbohong dalam Islam? Dari: Axan38 Jawaban:Dusta atau bohong adalah perbuatan haram. Tidak ada keringanan untuk berdusta dalam Islam, kecuali karena darurat atau kebutuhan yang mendesak. Itu pun dengan batas yang sangat sempit. Seperti tidak dijumpai lagi cara yang lain untuk mewujudkan tujuan yang baik itu, selain harus bohong. Ada satu cara yang mirip…
-

Dianjurkan Menulis Wasiat Ketika Sakit
Mungkin sunnah ini jarang dipraktekkan kaum muslimin. Yaitu disunnahkan bagi seseorang yang sakit agar menulis wasiat. Bahkan menulis wasiat tidak hanya ketika sakit saja tetapi kapan saja ketika ia memiliki sesuatu untuk di wasiatkan. Misalnya ketika akan berpegian jauh dan lama. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُرِيْدُ أَنْ يُوْصِيَ فِيْهِ يَبِيْتُ لَيْلَتَيْنِ…
-

Peringatan dari Rambut Uban
Al-Qur’an menyebutkan bahwa terdapat peringatan bagi manusia dari tubuhnya sendiri yaitu rambut uban. Allah berfirman, أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِير “Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan?…
-

Perintah Pertama dan Wasiat Terakhir (Bag. 1)
Perintah pertama adalah tauhid Ketika kita mulai membuka lembaran Al Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat, maka kita akan menjumpai perintah pertama yang Allah Ta’ala serukan kepada hamba-Nya adalah perintah untuk beribadah kepada Allah Ta’ala saja. Allah Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ “Wahai manusia, sembahlah Rabb-mu yang telah menciptakanmu…
-

Jawaban Atas Tuduhan: Umat Islam Menyembah Ka’bah
Kembali orang liberal (yang mengaku beragama Islam) menyebarkan tuduhan bahwa umat Islam menyembah ka’bah. Mereka menyamakan umat Islam dengan agama yang bersujud di depan batu dan patung. Beberapa orang Islam yang lemah iman dan ilmunya (sangat awam) bisa jadi terpengaruh dengan tuduhan (syubhat) ini. Orang yang beragama selain Islam pun bisa jadi berkata: “Ternyata sama…
-

Dilarang Menanam Pohon di Masjid?
Bolehkah menanam pohon di sekitar masjid? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Mayoritas ulama melarang (memakruhkan) menanam pohon di masjid. Bahkan sebagian mereka berpendapat bahwa itu haram. Ada juga yang berpendapat bahwa menanam pohon di halaman masjid menjadi haram, jika mengganggu masjid. Ibnu Qudamah menjelaskan, ولا يجوز أن يغرس في المسجد…
-

Dilarang Menertawakan Kentut
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Diantara adab dalam islam yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah tidak menghina keadaan orang lain, yang dirinya sendiri juga melakukannya. Kentut adalah bagian dari rangkaian metabolisme tubuh manusia. Sehingga semua orang yang normal mengalaminya. Untuk itu, ketika kita mendengar ada orang yang kentut, kita dilarang menertawakannya. Karena…
-

Fikih Tata Cara Wudhu dengan Benar
Tata Cara Wudhu Sebelum shalat kita wajib berwudhu, tanpa berwudhu shalat kita tidak sah. Dalil Disyariatkan wudhu Dalil disyariatkan wudhu ada dalam Alquran, As Sunnah dan Ijma’. Dalam Alquran, di surat Al Maa’idah: 6, sedangkan dalam As Sunnah adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: لاَ يَقْبَلُ اللهُ صَلاَةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ “Allah tidak…
-

Hukum Wudhu dengan Botol Spray
Wudhu dengan Semprotan Botol Spray Bagaimana keabsahan para Jama’ah haji atau umroh yang berwudhu dengan menyemprotkan air dari botol?Apakah sudah masuk kategori membasuh? Jawaban: Alhamdulillah, was sholaatu wassalam’ala Rasulillah wa ba’du. Sebelum melakukan wudhu dengan cara ini, perlu kita perhatikan teknis pensucian anggota wudhu ada dua macam: [1] Membasuh (al-ghuslu). [2] Mengusap (al- Mashu). Allah…
-

Kemiripan Syi’ah dengan Yahudi
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ “Orang-orang yang datang sesudah mereka -sesudah Muhajirin dan Anshar- berdoa; Robbanaghfirlanaa wa li ikhwaaninalladziina sabaquuna bil iimaan, wa laa taj’al fii quluubinaa ghillal liliadziina aamanuu. Robbanaa innaka ro’uufurr rahiim. “Wahai…
