Category: Informasi
-

Buah Tauhid, Sudahkah Ada Pada Diri Kita?
Memahami tauhid perkara yang sangat mulia. Lebih dari itu, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari tentu tidak kalah mulianya, bahkan itulah tujuan seorang mempelajari tauhid melalui kitab-kitab para ulama. Seringkali, kita lupa bahwa tauhid bukan sekedar wacana yang cukup untuk didiskusikan dan dibaca berulang-ulang. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Maka berikanlah peringatan, sesungguhnya peringatan itu akan bermanfaat…
-

Bahaya Mengkafirkan Sesama Kaum Muslimin
Mencela sesama kaum muslimin secara umum termasuk dalam perbuatan dosa besar. Diriwayatkan dari sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ “Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan memeranginya adalah kekufuran.” (HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64) Lebih dari itu adalah mencela sesama muslim dengan melemparkan tuduhan bahwa dia telah…
-

Agar Anak Akil Baligh Mudah Pakai Hijab…
BERDASARKAN firman Allah Ta’ala dalam QS. An-Nur ayat 31, yang artinya: “Katakanlah kepada wanita-wanita beriman: Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) tampak daripadanya.” Juga dalam QS. Al-Ahzab ayat 59 yang artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah…
-

Jangan Risau dan Khawatir dengan ”Jatah” Rizki Kita (Bag. 2)
Baca pembahasan sebelumnya: Jangan Risau dan Khawatir dengan ”Jatah” Rizki Kita (Bag. 1) Kewajiban kita hanyalah berusaha mencari rizki yang halal dengan senantiasa bertawakkal kepada-Nya Sekali lagi kami ingin tekankan, bahwa Allah-lah yang menjamin rizki kita di dunia ini. Sampai-sampai Allah Ta’ala berfirman, وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا “Tidak ada suatu binatang…
-

Agar Siap pada Apapun Takdir Allah
DOA memang bisa mengubah takdir. Tapi semuanya tetap berujung pada ketentuan Allah. Beriman pada takdir selalu dengan kedua perspektif manusia yaitu takdir baik dan buruk. Padahal bagi Allah semua berujung kebaikan. Baik dan buruk itu perspektif manusia saja. Manusia yang beriman seharusnya tak menyerah untuk melakukan perubahan ke arah kebaikan dan di saat yang sama…
-

Mengapa Kita Tak Boleh Malas Berdoa?
PERTAMA adalah karena Allah sendiri yang memerintahkan kita berdoa dan Allah sendiri yang berjanji akan mengabulkannya. Allah sangat senang kepada hambaNya yang senang berdoa karena berdoa bermakna ada sambungan antara hamba dengan Tuhannya. Kedua adalah karena doa merupakan sebuah kekuatan akan harapan hidup yang lebih baik. Mereka yang tidak pernah berdoa akan mudah untuk pesimis…
-

Ciri Khas Umat Muhammad pada Hari Kiamat: Ghurrah dan Tahjiil (Bag. 2)
Baca pembahasan sebelumnya: Ciri Khas Umat Muhammad pada Hari Kiamat: Ghurrah dan Tahjiil (Bag. 1) Apakah dianjurkan untuk memanjangkan ghurah dan tahjiil? Dalam pembahasan sebelumnya telah disampaikan pada ghurrah adalah cahaya putih pada wajah; sedangkan tahjiil adalah cahaya putih di tangan dan kaki pada hari kiamat yang disebabkan oleh basuhan air wudhu. Mengingat keutamaan tersebut, sebagian fuqaha (ulama ahli fiqh) berpendapat dianjurkannya memanjangkan ghurrah dan tahjiil ketika…
-

Setelah Taubat, Bagaimana Dengan Hartanya Yang Haram?
Soal: Saya memiliki harta yang haram, namun saya sudah bertaubat kepada Allah. Lalu apa yang mesti saya lakukan terhadap harta saya yang haram tersebut? Syaikh Abdul Karim Al Khudhair menjawab: من تاب تاب الله عليه، والتوبة تهدم ما كان قبلها، وعليه أن يتخلص من هذا المال الحرام إذا كان له أصحاب إذا كان مسروقًا أو…
-

Ilmu Agama Itu Lebih Berharga daripada Harta Benda
Kebanyakan kita tentu menghendaki agar kita bisa hidup mapan dan berkecukupan. Kita ingin dapat menghidupi diri sendiri beserta keluarga besok dan tidak bergantung kepada orang lain. Dan lebih dari itu, mungkin kita menghendaki agar bisa hidup dengan harta yang melimpah ruah dan tidak sempit rizkinya. Sebagian orang menjadikan harta dan kekayaan yang dimiliki sebagai standar…
-

Hakikat Tauhid adalah Kalimat Laa ilaaha illallah (Bag. 3)
Baca pembahasan sebelumnya Hakikat Tauhid adalah Kalimat Laa ilaaha illallah (Bag. 2) Perhatian kita harus ditujukan untuk mendakwahkan tauhid uluhiyyah Setelah membaca penjelasan di atas, mungkin sebagian pembaca bertanya-tanya,”Untuk apa penulis membahas hal ini? Kalau memang hakikat tauhid adalah tauhid uluhiyyah, lalu apa kepentingannya?” Maksud penulis dari penjelasan ini dengan mengutip perkataan dari beberapa ulama adalah…
