Tag: jabatan
-

Kampanye Demi Jabatan, Ujung-Ujungnya?
Sobat, saat saat ini, kemanapun anda pergi di negeri kita ini, niscaya anda mendapatkan berbagai poster besar bergambarkan pria tampan atau wanita cantik. Uniknya, gambar lelaki tampan atau wanita cantik, dilengkapi dengan gambar paku yang menghujam atau menusuk. Anda pasti tahu, apa maksud dari gambar gambar tersebut; “kampanye” agar dicoblos atau dipilih. Bahkan betapa banyak…
-

Tak Tergiur dengan Jabatan
Selalu ada sosok arif di tengah-tengah hiruk pikuk karakter-karakter manusia yang “menjual” harga diri mereka kepada penguasa. Kisah seorang tabiin yang hidup pada 80-an Hijriyah ini patut menjadi teladan kita bersama. Ia adalah Muhammad bin Waas’i. Kemuliaan yang dimiliki tak lantas ia jadikan bahan untuk mendekat ke lingkaran kekuasaan. Bahkan, ia adalah teladan bagi umat…
-

Berkah Jabatan
Penggunaan jabatan di jalan yang benar memberikan berkah, tapi juga sebaliknya. Dari Ibn Umar RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Ketahuilah, setiap orang dari kamu adalah pemimpin, dia akan dimintai pertanggungjawaban tentang yang dipimpinnya.” Seorang laki-laki pemimpin keluarga akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Seorang wanita pemimpin di rumah suami dan anaknya akan dimintai pertanggungjawaban…
-

Hukum Meminta/Mencalonkan Jabatan Diri Sendiri
HUKUM asalnya minta jabatan tidak dibenarkan dan bukan akhlak terpuji, banyak hadis-hadis yang berbicara tentang buruknya orang yang meminta jabatan. Namun permasalahannya tidak dipukul rata begitu saja kepada orang yang ingin mencalonkan diri atas jabatan tertentu seperti mencalonkan dalam pilkada. Sebab larangan tersebut berlaku kepada orang yang benar-benar menjadikan kedudukan semata sebagai tujuannya dan hanya…
-

Bahaya Menyerahkan Urusan kepada yang Bukan Ahlinya
Ada Hadits idza wusidal amru dan juga hadits mengenai tahun-tahun banyak tipuan Hadits tentang bahaya menyerahkan urusan kepada yang bukan ahlinya, telah ditegaskan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. إِذَا وُسِّدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ( البخاري) “Idzaa wussidal amru ilaa ghoiri ahlihi fantadziris saa’ah.” Apabila perkara diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah kiamat. (HR Al-Bukhari dari Abi Hurairah). Al-Munawi…
