Bersedekah atas Nama Orang Tua

Bersedekah atas Nama Orang Tua

Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, An Nasa’i dan Abu Daud dari Abdullah bin Abbas RA, bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW:

“Ibuku meninggal dunia. Apakah akan bermanfaat baginya apabila aku bersedekah atas namanya?”

“Beliau menjawab” Ya.” Dia berkata. “Aku memiliki sebidang kebun aku mempersaksikanmu bahwa aku menyedekahkannya atas nama ibuku.”

Diriwayatkan oleh para penulis kitab hadits yang enam selain At-Tirmidzi dan Aisyah Ra:

Bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW. “Sesungguhnya ibuku meninggal dunia secara mendadak.” Aku kira kalau dia sempat bicara sebelumnya, untuk dia akan bersedekah. Bolehkah aku bersedekah atas namanya? 

Rasulullah SAW menjawab, “ya.” 

Diriwayatkan juga oleh Ibnu khuzaimah dalam shahihnya (4/124) diriwayatkan oleh Ath-Barani dalam kitab Al-Mujam Al Kautsar bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Seseorang apabila ingin bersedekah, hendaknya bersedekah atas nama kedua orang tuanya. Apabila mereka berdua muslim sehingga kedua orang tuanya mendapatkan pahala dan dia pun mendapatkan pahala yang sama dengan pahala yang didapatkan oleh kedua orang tuanya tanpa mengurangi pahala mereka berdua sedikitpun.”

Diriwayatkan oleh Malik dan An Nasa’i dari Said bin Amr bin Syuhrabil bin Ubadah, dari bapaknya dari kakeknya: 

Saad bin Ubadah pergi berperang bersama Nabi SAW, sementara ibunya akan meninggal dunia di kota Madinah. Dikatakan kepadanya, “Buat lah wasiat.” Dia menjawab, “wasiat untuk apa? semua harta yang ada ini adalah milik Saad.”

Dia pun meninggal dunia sebelum saat pulang. Setibanya saat di rumah, hal itu diceritakan kepadanya. Dia bertanya kepada Rasulullah SAW. “Wahai Rasulullah apakah akan bermanfaat baginya apabila aku bersedekah atas namanya?” Beliau menjawab, “Ya.” 

Saad mengatakan, “Kebun demikian dan demikian dia sebutkan namanya aku Sedangkan atas namanya.” 

Dari Abu Hurairah Ra,  ada seorang yang bertanya kepada Nabi SAW “bapakku meninggal dunia dan meninggalkan warisan, tetapi dia tidak sempat membuat wasiat. Apakah dosanya bisa terampuni apabila aku bersedekah atas namanya? Beliau menjawab, “Ya” 

Riwayatkan oleh Abu Daud dan an-Nasa’i dari saat bin ubadah ra, bahwa ia berkata, “Wahai Rasulullah, Ibuku meninggal dunia. Sedekah apa yang terbaik?” Beliu menjawab,”Air” 

Dia lalu menggali sumur dan mengatakan, “ini untuk ibu Saad.” 

Dari Jabir bin Abdillah ra, bahwanya Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang menggali sumur maka tidak lah minum darinya makhluk hidup dari kalangan jin, manusia ataupun burung melainkan Allah akan memberinya pahala di hari kiamat. Barang siapa yang membangun masjid sebesar kandang kucing atau bahkan lebih kecil dari itu akan membangunkan rumah baginya di Surga. 

Diriwayatkan oleh Ibnu khuzaimah dalam shahihnya (2/269). Pentahqiqknya Musthafa al-A’azhami berkomentar. “Sanadnya sahih,” Diriwayatkan juga oleh Ibnu Majah.

KHAZANAH REPUBLIKA