Lapangkan Hatimu Untuk Murah dalam Memberi Maaf !

Masih dalam seri 5 menit lebih dekat bersama Rasulullah saw di bulan kelahiran beliau.

Seri ketiga adalah : Jadilah Pemaaf !

Hidup bermasyarakat, apalagi hidup dengan pilihan menjalankan ketentuan dan tugas-tugas dari Allah swt pasti banyak dihiasi oleh pertentangan, perselisihan dan kesalahan pahaman. Disinilah dibutuhkan hati yang lapang untuk mudah memaafkan agar persatuan dan persaudaraan tetap terjaga.

Allah swt membimbing Nabi Muhammad saw dalam firman-Nya,

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

“Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.” (QS.Al-A’raf:199)

Ayat ini telah mencakup seluruh nilai akhlak dengan sangat singkat.

Dalam hubungan bermasyarakat hendaknya kita mudah memberi maaf, ajaklah orang lain untuk berbuat baik dan berpaling lah dari sesuatu yang tidak indah.

Apabila kita sering menutup mata dengan kesalahan orang lain dan ringan untuk memberi maaf…

Apabila kita peka terhadap ketidak beresan dilingkungan sekitar dan memberi teguran dengan cara yang baik…

Apabila kita menjauh dari rayuan dan godaan untuk melakukan sesuatu yang tidak indah…

Apabila kita telah menegur kesalahan saudara kita lalu ada penolakan dan kita pun tidak ikut meresponnya dengan sesuatu yang buruk karena tugas kita hanya menyampaikan…

Maka kita telah menampilkan akhlak yang sebenarnya..

Karena ketika ayat ini turun, Rasulullah saw meminta Jibril untuk menjelaskan. Lalu atas perintah Allah Jibril menjawab,

تَعْفُو عَمَّنْ ظَلَمَكَ

Maafkan orang yang mendzalimimu…

تُعْطِي مَنْ حَرَمَكَ

Berilah sesuatu kepada mereka yang tidak memberi kepadamu..

تَصِلُ مَنْ قَطَعَكَ

Hubungilah seorang yang memutus hubungan denganmu…

Maka lapangkan hatimu untuk mudah memaafkan khususnya untuk perkara-perkara pribadi. Namun untuk hal-hal yang terkait dengan ketentuan Allah tetap harus tegas dan sesuai dengan aturan-Nya.

Semoga bermanfaat….

KHAZANAH ALQURAN