Sepuluh Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

Sepuluh Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

Semua orang pastinya ingin masuk surga. Terlebih Allah swt. telah menggambarkan keindahan dan kenikmatan surga di dalam Al-Qur’an. Sayangnya tidak ada yang tahu pasti apakah ia akan masuk surga atau tidak. Namun, ada sepuluh sahabat Nabi yang dijamin masuk surga. Nabi saw. langsung memberitahukan berita gembira ini melalui sabdanya sebagai berikut.

عَنْ عَبْد الرَّحْمَنِ بْن عَوْفٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبُو بَكْرٍ فِي الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِي الْجَنَّةِ وَعَلِيٌّ فِي الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِي الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِي الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِي الْجَنَّةِ وَسَعْدٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَعِيدٌ فِي الْجَنَّةِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فِي الْجَنَّةِ . رواه الترمذي

Dari Abdurrahman bin Auf, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Abu Bakar di surga, Umar di surga, Usman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’ad di surga, Sa’id di surga, Abu Ubaidah bin Jarrah di surga.” (HR. At-Tirmidzi)

Adapun yang dimaksud Sa’ad adalah Sa’ad bin Abi Waqqas, sedangkan Sa’id adalah Sa’id bin Zaid. Hal ini dapat diketahui melalui riwayat lain sebagai berikut.

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حُمَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ سَعِيدَ بْنَ زَيْدٍ حَدَّثَهُ فِي نَفَرٍ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: عَشَرَةٌ فِي الجَنَّةِ: أَبُو بَكْرٍ فِي الجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الجَنَّةِ وَعُثْمَانُ وَعَلِيٌّ وَالزُّبَيْرُ وَطَلْحَةُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ وَسَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ. قَالَ : فَعَدَّ هَؤُلاَءِ التِّسْعَةَ وَسَكَتَ عَنِ العَاشِرِ فَقَالَ القَوْمُ : نَنْشُدُكَ اللَّهَ يَا أَبَا الأَعْوَرِ مَنِ العَاشِرُ ؟ قَالَ : نَشَدْتُمُونِي بِاللَّهِ، أَبُو الأَعْوَرِ فِي الجَنَّةِ. أَبُو الأَعْوَرِ هُوَ : سَعِيدُ بْنُ زَيْدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ نُفَيْلٍ. وَسَمِعْتُ مُحَمَّدًا يَقُولُ : هُوَ أَصَحُّ مِنَ الحَدِيثِ الأَوَّلِ.

Dari Abdurrahman bin Humaid dari bapaknya, bahwasannya Sa’id bin Zaid telah menceritakan kepadanya di suatu kesempatan. Sungguh Rasulullah saw. bersabda, “Sepuluh (sahabat kelak) di surga. Abu Bakar di surga, Umar di surga, Usman, Ali, Zubair, Thalhah, Abdurrahman, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah. Ia (Humaid) berkata, lalu Sa’id menghitung sembilan sahabat ini, dan diam di hitungan kesepuluh. Lalu kaum pun bertanya, “Kami minta kepadamu agar engkau bersumpah atas nama Allah wahai Abu A’war, Siapakah yang kesepuluh?” Ia menjawab, kalian memintaku untuk bersumpah atas nama Allah, Abul A’war di surga.” Yakni Sa’id bin Zaid bin Amr bin Nufail. Aku (Tirmidzi) mendengar Muhammad berkata, “Hadis ini lebih shahih dari pada hadis yang pertama. (HR. At-Tirmidzi)

Berdasarkan hadis tersebut, maka kesepuluh sahabat ini dikenal sebagai Al-‘Asyrah Al-Mubasysyiruuna bil jannah atau sepuluh sahabat yang diberi kabar gembir masuk surga. Meskipun imam Al-Munawi sebagaimana dikutip oleh imam Al-Mubarakfuri di dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi mengatakan bahwa jumlah sepuluh itu tidak menafikan adanya tambahan sahabat yang juga berhak masuk surga.

Hal itu disebabkan karena ada riwayat lain yang menyebutkan sahabat-sahabat Nabi saw. lainnya juga diberi kabar akan masuk surga. Seperti Khadijah binti Khuwailid, Abdullah bin Sallam, dan ‘Ukasyah bin Muhsin.

Dua riwayat tersebut adalah disampaikan oleh salah satu sahabat yang termasuk dalam sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga. Riwayat pertama adalah dari Abdurrahman bin ‘Auf dan riwayat kedua dari Sa’id bin Zaid. Keduanya sungguh sangat menunjukkan sifat ketawadluannya. Hal ini dapat dilihat dari riwayat Abdurraman yang menyebutkan nama dirinya sendiri di tengah-tengah sahabat lainnya. Ia tidak menyebutkan namanya diurutan pertama. Bahkan Sa’id bin Zaid di dalam riwayatnya menyebutkan nama dirinya diurutan yang paling akhir. Itu pun setelah didesak oleh kaumnya.

Demikian sepuluh sahabat Nabi yang dijamin masuk surga. Mereka otomatis memiliki keistimewaan yang lebih dibanding sahabat lainnya, hingga Allah swt. mengapresiasinya dengan kabar gembira akan memasukkan mereka ke dalam surgaNya melalui sabda Nabi saw. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

BINCANG SYARIAH