2 Jemaah Hilang Puluhan Hari, Petugas Sisir Ulang Armina dan Mekah

Laporan Dari Madinah

Madinah – Belum ada titik terang soal keberadaan 2 jemaah haji Indonesia yang hilang puluhan hari di Mekah. Petugas menyisir ulang titik puncak haji, yakni padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Juga berbagai sudut Kota Mekah.

“Mohon doanya. Kami akan sisir lagi Armina dan Mekah,” kata Kepala Bidang Perlindungan Jemaah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kolonel Jaetul Muchlis, Minggu (1/10/2017).

Dua jemaah yang hilang karena terpisah dari rombongan adalah Atim Arta Ota (62), warga Bogor, Jawa Barat, dan Hadi Sukma Adsani (73), warga Tulang Bawang, Lampung. Atim terpisah dari rombongannya, kelompok terbang (kloter) embarkasi 56 Jakarta-Bekasi (JKS 56) saat beribadah di Masjidil Haram pada Selasa, 15 Agustus 2017. Sedangkan Hadi yang merupakan jemaah kloter 37 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 37) hilang saat mabit (bermalam) di Mina untuk melempar jumrah pada Sabtu, 2 September 2017.

Selama operasional haji, 383 jemaah dilaporkan terpisah dari rombongan. “Hanya dua jemaah (Atim dan Hadi) yang hingga saat ini belum ditemukan,” jelas Jaetul yang juga perwira TNI AU ini.

Petugas sudah melaporkan kejadian itu ke polisi setempat sejak laporan masuk. Juga mencari ke berbagai titik di Mekah. Namun jejak keduanya belum ditemukan. Untuk itu penyisiran ulang dilakukan.

Penyisiran ulang hanya melibatkan 5 petugas karena petugas Daerah Kerja (Daker) Mekah sudah habis masa operasionalnya. Petugas telah kembali ke Tanah Air pada Jumat, 29 September.

Saat ini, petugas haji Indonesia yang masih full team di Saudi hanya Daker Bandara (Jeddah-Madinah) dan Madinah. Mereka fokus pada pemulangan jemaah yang dimulai sejak Kamis, 21 September. Proses ini akan terus berlangsung Jumat, 6 Oktober.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Kompueterisasi Haji Terpadu, pukul 04.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Minggu (1//2017), total jemaah yang diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 174.429 orang. Terdiri dari 101.875 orang dari Jeddah (operasional sudah berakhir) dan 72.554 orang dari Madinah (operasional masih berlangsung). (try/nvl)

DETIK