Doa Bersin Saat Sedang Sendirian

Berikut ini artikel tentang doa bersin saat sedang sendirian. Ketika kita bersin, adakalanya kita bersama orang lain dan adakalanya kita sedang sendirian. Ketika kita bersin dan kebetulan bersama dengan orang lain, maka kita dianjurkan untuk membaca hamdalah dengan suara keras dan orang yang berada di samping kita dianjurkan untuk menjawabnya dengan bacaan ‘yarhamukallah’.

Dan apabila kita bersin saat dalam keadaan sendirian, maka kita dianjurkan untuk membaca hamdalah sekaligus mendoakan rahmat untuk seluruh malaikat dan makhluk yang mungkin mendengar bersin kita. 

Adapun bacaan hamdalah dan doa saat bersin dalam keadaan sendirian adalah sebagai berikut;

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ  يَرْحَمُنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, yarhamunalloohu wa iyyaakum

Artinya; segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga Allah merahmati kami dan kalian semua. 

Ketika kita membaca hamdalah dan doa ini saat kita bersin dalam keadaan sendirian, maka seluruh makhluk yang mendengar doa ini, terutama dari kalangan para malaikat, akan mendoakan balik kepada kita. Ini berdasarkan hadis yang disebutkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Al-Mushannaf-nya berikut;

حدثنا ابو الاحوص عن حصين عن ابراهيم قال: اذا عطس وهو وحده فليقل: الحمد لله رب العالمين ثم ليقل يرحمنا الله واياكم فانه يشمته من سمعه من خلق الله 

Artinya; Abu Al-Ahwas menceritakan kepada kami, dari Hushain, dari Ibrahim, dia berkata; Apabila seseorang bersin saat sedang dalam keadaan sendirian, maka hendaknya dia mengucapkan; 

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin. Kemudian dia lanjut mengucapkan ‘Yarhamunalloohu wa iyyaakum. Sesungguhnya seluruh makhluk Allah yang mendengarnya mendoakannya.

Lebih lanjut,  dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, setelah bersin dianjurkan membaca doa;

مَنْ تَكَرَّرَ عُطَاسُهُ فَزَادَ عَلَى الثَّلاَثِ فَإِنَّهُ لاَ يُشَمَّتُ فِيمَا زَادَ عَنْهَا؛ إِذْ هُوَ بِمَا زَادَ عَنْهَامَزْكُومٌ. فَعَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأْكْوَعِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: شَمَّتَ رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلاً عَطَسَ مَرَّتَيْنِ بِقَوْلِهِ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ ثُمَّ قَال عَنْهُ فِي الثَّالِثَةِ: هَذَا رَجُلٌ مَزْكُومٌ. وَذَكَرَ ابْنُ دَقِيقِ الْعِيدِ عَنْ بَعْضِ الشَّافِعِيَّةِ أَنَّهُ قَال: يُكَرَّرُ التَّشْمِيتُ إِذَا تَكَرَّرَ الْعُطَاسُ، إِلاَّ أَنْ يُعْرَفَ أَنَّهُ مَزْكُومٌ فَيَدْعُوَ لَهُ بِالشِّفَاءِ

Artinya; Barangsiapa bersin berungkali sampai lebih dari tiga kali, maka bersin yang lebih dari tiga kali tidak perlu ditasymit atau didoakan dengan ucapan yarhamukallah. Ini karena bersin yang lebih dari tiga kali disebut sakit flu atau demam.

Dari Salamah bin Al-Akwa’, dia berkata; Rasulullah Saw mendoakan orang yang bersin dua kali dengan doa ‘yarhamukallah’. Kemudian ketika dia bersin untuk ketiga kalinya, beliau berkata; Ini orang terkena flu. Imam Ibn Daqiq Al-‘Id menyebutkan dari sebagian ulama Syafiiyah mengatakan bahwa dianjurkan tasymit setiap kali bersin kecuali sudah diketahui terkena flu, maka didoakan agar sembuh.

Demikian doa bersin saat sedang sendirian. Semoga bermanfaat.

BINCANG SYARIAH