6 Ketentuan Pemeliharaan Kucing dalam Islam

6 Ketentuan Pemeliharaan Kucing dalam Islam

SAHABAT mulia Islampos, kucing merupakan binatang yang banyak disukai dan dipeliharan oleh manusia. Namun, bagaimana hukum memelihara kucing menurut pandangan Islam? Bagaimana ketentuan pemeliharaan kucing dalam ajaran Islam?

Islam mengajarkan manusia untuk berprilaku baik terhadap sesama dan juga lingkungan, termasuk alam: tumbuhan dan hewan. Allah SWT mengajarkan bahwa sesama makhluk hidup harus saling mencintai saling menjaga.

Hukum yang ada di dunia ini seluruhnya telah Allah SWT ciptakan agar seimbang. Hal ini dijelaskan dalam Alquran pada Q.S Ar-Rahman ayat 7-9.

“Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakan neraca (keadilan). Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.”

Kucing pun merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah SWT. Bahkan, binatang ini diketahui sangat disayangi oleh Nabi Muhammad ﷺ. Umat Islam pun banyak yang tertarik untuk memelihara kucing.

Nah, berikut beberapa ketentuan tentang pemeliharaan kucing dalam ajaran Islam:

1Kucing tidak untuk disembah

Kucing bukan untuk disembah

Diketahui kucing memang hewan yang memiliki banyak manfaat jika dipelihara dengan baik, bahkan Nabi Muhammad ﷺ juga menyayangi hewan yang satu ini.

Sudah jelas bahwa di Islam tidak ada larangan untuk memelihara kucing, asalkan dalam pemeliharaannya ia tidak disembah karena itu merupakan perbuatan syirik.

Hal ini ditegaskan pada QS. Muhammad Ayat 19:

                      فَاعْلَمْ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰىكُمْ ࣖ

“Maka ketahuilah, bahwa tidak ada tuhan (yang patut disembah) selain Allah dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu.” (QS. Muhammad Ayat 19)

Ingatlah bahwa selain Allah SWT, termasuk hewan pun bukanlah sesuatu yang dapat kita sembah. Sama seperti manusia, makhluk tersebut dapat hidup di muka bumi ini atas restu dari Allah SWT.

2Hindari najis, kebersihan kucing harus diperhatikan

Di dalam ajaran agama Islam, kebersihan menjadi bagian terpenting dalam kehidupan. Ketika merawat kucing selayaknya hewan pada umumnya, kucing tentu memiliki kotoran atau yang disebut dengan najis.

Hal itulah yang harus kamu perhatikan ketika memelihara kucing. Kamu perlu menghindari najis dari kucing, walau hewan tersebut boleh dipelihara. Apabila kebersihan dari kucing tak dijaga, maka najis akan tersebar di mana-mana, tentu hal ini tidak selaras dalam aturan Islam.

Terkait hal ini telah ditegaskan dalam surah QS. Al Hajj Ayat 29:

                                                           ثُمَّ لْيَقْضُوا تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ

“Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah),” (QS. Al Hajj Ayat 29)

Kucing yang notabenenya hewan tidak memiliki naluri tersendiri untuk menjaga kotoran mereka. Maka diperlukan peran dari manusia sebagai pemelihara untuk menjaga kucing dari kotoran dan najis.

3Cintailah selayak hewan, jangan sampai berlebihan

Gemasnya kucing tak menutup kemungkinan untuk manusia bisa sangat mencintai hewan ini. Namun, segala hal yang berlebihan akan membawa dampak yang tidak baik.

Kucing memang diperbolehkan untuk dipelihara, apalagi bukan termasuk hewan buas dan bisa membahayakan makhluk lainnya. Bahkan kucing pun termasuk dalam hewan yang sangat nurut dengan majikannya.

Banyak sekali manusia yang memberikan cintanya penuh kepada kucing peliharaan. Tak jarang, saat kucing peliharaan meninggal dunia atau sakit, pemiliknya akan ikut sedih. Kesedihan yang dirasakan terkadang cukup berlebihan. Hal itulah yang dilarang dalam Islam.

Perlakukanlah kucing selayaknya hewan pada umumnya.

4Beri tempat yang layak

Dalam memelihara kucing, tentunya sudah menjadi kewajiban untuk memberikan tempat tinggal yang layak. Tak hanya makanan dan minuman, kucing juga membutuhkan tempat yang nyaman dan aman untuk beristirahat.

Untuk itu, berilah tempat yang layak pada kucing dan janganlah sekali-kali kamu coba memberikan tempat tinggal seperti sebuah kurungan. Dalam ajaran Islam, perlakuan tersebut termasuk dalam zalim pada makhluk Allah SWT.

Perlu kembali diingat, kucing merupakan makhluk yang memiliki nyawa dan perlu perlakuan yang layak.

5Tidak merugikan diri sendiri atau orang lain

Saat memutuskan memelihara kucing, janganlah sampai merugikan dan menganggu orang lain.

Tidak menutup kemungkinan ada orang yang tidak menyukai, merasa takut atau sering terganggu oleh hewan ini. Maka dari itu, sebelum kita memutuskan untuk memelihara kucing, coba perhatikanlah orang dan lingkungan sekitarmu.

Apakah cukup aman untuk memelihara hewan di sini atau tidak? Halitu juga harus dipikirkan.

Meskipun dalam agama tak ada larangan, tetapi jika kucing ini sudah menganggu hingga merugikan orang lain, maka kita menjadi zalim. Hal ini ditegaskan dalam QS. Huud Ayat 113:

                      وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

“Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS. Huud Ayat 113)

6Jagalah keseimbangan hidup kucing  sebagai makhluk ciptaan Allah SWT

Allah SWT telah menciptakan segalanya yang ada di muka bumi ini dengan seimbang. Untuk itu sebagai manusia yang merupakan salah satu ciptaan-Nya, kita harus menjaga dan merawat kucing dengan baik saat ingin memeliharanya.

Jangan biarkan kucing tersebut hidup dengan tersiksa. Sederhananya bayangkan saja, jika kamu tidak diperlakukan baik oleh sesama manusia, maka tersiksalah rasanya, begitu juga dengan kucing.

Itulah beberapa hukum memelihara kucing dalam Islam. Sebagai sesama makhluk ciptaan Allah SWT, kita perlu memperhatikan hal-hal tersebut jika ingin memelihara kucing. []

SUMBER: POPMAMA