Hanya Hati Bersih Layak Menampung Hikmah

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi

 

MENANGISMU di atas sajadah jauh lebih menenteramkan hatimu ketimbang menangismu di atas bantal. Membisikkan masalahmu ke telinga bumi dalam sujudmu jauh lebih membantu menyelesaikan masalahmu dibandingkan dengan membisikkan masalahku ke telinga manusia sepertimu. Sujudmu, menurut Rasulullah, adalah saat terdekatmu dengan Tuhanmu. Lalu mengapa kamu lalaikan dan kesampingkan sujud?

Untuk anak-anakku, keluargaku, saudaraku, dan sahabatku semuanya. Setiap ketentuan Allah pasti ada hikmah dan rahasia. Hanya yang mengetahui hikmah dan rahasia itulah yang akan tetap berjalan di atas bumi dengan damai tanpa gelisah. Itulah salah satu makna firmah Allah QS 2: 269 yang terjemahannya: Barang siapa yang diberi oleh Allah hikmah, maka ia telah betul-betul diberi kebaikan yang banyak.”

Karena hikmah adalah barang mahal, maka ia tak mungkin ditempatkan dalam wadah yang rapuh, wadah yang kotor, wadah yang menjijikkan. Hanya hati yang bersih dari kotoran jiwa yang layak menampung hikmah, yang layak menjadi tempat dititipinya hikmah. Bagaimanakah dengan hati kita? Sudah cukup layakkah menjadi tempat hikmah? Mari kita intip hati kita.

Sebagaimana rahasia tak mungkin diceritakan kecuali pada orang yang paling akrab, orang yang paling dekat, orang yang paling terpercaya maka begitu pula rahasia kehidupan tak akan Allah sampaikan kecuali kepada mereka yang dekat dan akrab dengan Allah dan dipercaya oleh Allah SWT.

Layakkah kita diberitahu rahasia kehidupan? Jawabanya ada pada jawaban pertanyaan seakrab dan sedekat apa kita dengan Allah? Lebih akrab mana kita dengan Allah dan kita dengan urusan dunia kita?

Bersujudlah dan bertahanlah dalam sujud dan istiqamahlah. Semoga kita dipandang layak oleh Allah untuk dititipi hikmah dan rahasia kehidupan agar senyum ridla senantiasa hadir dalam menjalani setiap takdir. Salam, AIM@Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. [*]

– See more at: http://mozaik.inilah.com/read/detail/2250087/hanya-hati-bersih-layak-menampung-hikmah#sthash.jO2tfuGS.dpuf