Quraish Shihab: Tidak Ada Perintah Memukul Anak yang Tidak Shalat

Quraish Shihab: Tidak Ada Perintah Memukul Anak yang Tidak Shalat

Quraish Shihab, cendekiawan Muslim dan Pakar Tafsir Indonesia, menegaskan bahwa tidak ada perintah atau anjuran memukul anak yang tidak shalat dalam Al-Qur’an. Hal ini disampaikannya dalam sebuah Podcast dengan Najeela Shihab dalam program Semua Murid Semua Guru pada 4 Juni 2017.

“Tidak ada dalam Al-Qur’an, perintah atau anjuran memukul anak kalau tidak shalat, jika ia sudah mencapai usia 10 tahun,” ujar Quraish Shihab.

Menurut Quraish Shihab, terdapat hadis yang menyebutkan bahwa orang tua harus memukul anaknya yang tidak shalat pada usia 10 tahun. Namun, hadis tersebut harus dipahami secara bijak.

“Kita harus bijak dalam memahami arti dharaba – memukul dalam hadits terkait. Dalam bahasa Arab, orang yang berjalan di bumi juga dinamai memukul bumi. Orang yang mendendangkan lagu di telinga anaknya lagu juga dinamai memukul-mukul telinga anaknya,” jelas Quraish Shihab.

Quraish Shihab menambahkan, memukul yang dimaksud oleh Nabi Muhammad SAW bukanlah memukul secara fisik dan kasar, melainkan mendidik dengan konsisten.

“Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah memukul anak-anak secara langsung. Beliau menunggu sampai anak itu tenang, baru kemudian ditegur,” ujar Quraish Shihab.

Quraish Shihab juga mengingatkan bahwa kondisi masyarakat dan perkembangan zaman telah berubah. Anak-anak zaman sekarang umumnya lebih pandai dan cerdas daripada anak-anak zaman dulu. Oleh karena itu, memukul anak justru bisa menjauhkan anak dari agama dan orangtuanya.

“Mungkin juga kalau kita mau hati-hati bawa kondisi masayarakat dan perkembangan masyarakat berubah, dan anak-anak kita bisa lebih pandai sebenarnya. Sehingga memukul itu bisa menjauhkan dari anak,” pungkas Quraish Shihab.

Kesimpulan

Dari penjelasan Quraish Shihab, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perintah atau anjuran memukul anak yang tidak shalat dalam Al-Qur’an. Hadis yang menyebutkan hal tersebut harus dipahami secara bijak, yaitu bahwa memukul yang dimaksud bukanlah memukul secara fisik dan kasar, melainkan mendidik dengan konsisten.

Pendidikan yang konsisten akan lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak, termasuk nilai pentingnya shalat. Sebaliknya, memukul anak secara fisik justru bisa menimbulkan trauma dan kebencian terhadap agama.

BINCANG SYARIAH