Pernah Alami Tiga Hal Ini Saat Shalat? Hati-Hati Itu Ulah Setan

Tak mudah menghadirkan kekhusyukan dalam shalat. Ada saja hal-hal yang membuat shalat kita, terkadang sebatas gerakan gugur kewajiban. Bahkan, tak jarang pula, shalat yang kita lakukan bisa terganggu dan menyebabkan batal. 

Qadi Syekh Badruddin bin Abdullah as-Syibli dalam kitabnya Gharaib wa ‘Ajaib al-Jin mengemukakan, di antara perkara yang kerap muncul ketika shalat itu pertama adalah perasaan seakan kita buang gas, namun tidak mencium bau apa pun atau mendengar suara lazimnya buang gas atau  kentut. 

Rasulullah SAW pernah memberi solusi kepada salah seorang sahabat yang mengadu, ketika sedang shalat ia merasakan kejadian itu. Seakan-akan kentut, tetapi tidak mendapatkan bekas apa pun. 

“Hendaknya siapa pun dari kalian tidak membatalkan shalatnya sampai ia mendengar suara (kentut) atau mencium baunya,” kata Rasulullah seperti dinukilkan Bukhari dan Muslim. 

Abdullah bin Mas’ud menjelaskan, munculnya kondisi tersebut adalah ulah setan yang mengganggu manusia melalui aliran darah. Bila seseorang shalat setan datang mengintai dan melakukan apa pun agar si korban kehilangan kekhusyukan dan makna shalat. 

Jurus jitu itu adalah dengan meniup dubur si korban agar muncul keraguan dengan target maksimal adalah membatalkan shalatnya. “Hendaknya ia tidak menggugurkan shalatnya jika tidak mendengar suara atau mencium bau kentut itu,” kata Abdullah bin Mas’ud.

Perkara kedua adalah kantuk. Rasa kantuk yang acap kali datang tiba-tiba di tengah-tengah shalat cukup berakibat fatal terhadap hilangnya konsenstrasi. 

Dan, ternyata, kata Abdullah bin Mas’ud, kantuk yang muncul ketika sedang shalat itu berasal dari gangguan setan. Berbeda dengan rasa kantuk yang datang sewaktu berjihad. “Kantuk yang datang ketika berjihad adalah anugerah dari Allah SWT,” katanya. 

Kemudian, perkara terakhir yang sering dialami saat shalat adalah bersin dan kuap. Bersin tiba-tiba yang tidak disertai flu dan kuap, kata Abdullah, adalah bentuk gangguan setan. 

Agar terhindar dari godaan semacam ini, para ulama mengajurkan agar sebelum shalat, kita membaca istighfar dan al-mu’awwidzatain, yaitu surah al-Falaq dan surah an-Naas.  

KHAZANAH REPUBLIKA