Buta, CJH Asal Mojokerto Ini Tetap Semangat

Meski mengalami kebutaan sejak empat tahun lalu, Sukamat (65), Calon Jemaah Haji (CJH) asal Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini tetap semangat berangkat ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Sukamat akan berangkat bersama istrinya, Jumaning bersama CJH asal Kabupaten Mojokerto yang tergabung dalam kloter 75. Sukamat akan berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan rukun Islam ke 5 tanggal 11 Agustus 2018 mendatang.

Sukamat bersama istrinya sudah mendaftarkan sebagai CJH asal Kabupaten Mojokerto sejak 9 tahun lalu. Ia menabung dari hasil menjual batu bata karena Sukamat dan istrinya, Jumaning merupakan perajin batu bata merah di desanya.

Namun berselang lima tahun setelah mendaftarkan diri sebagai CJH, Sukamat tiba-tiba merasa pandangannya semakin kabur. Hingga akhirnya Sukamat mengalami kebutaan hingga saat ini. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangatnya pergi haji.

“Sebelum berangkat ke Tanah Suci, saya biasa belajar jalan-jalan di sekitar rumah. Nanti di sana (Tanah Suci, red), ada istri saya yang membantu. Karena nanti rencananya saya pakai kursi roda biar mudah,” ungkapnya, Sabtu (28/7/2018). [beritajatim]

INILAH.com