Labu, Makanan Kesukaan Rasulullah

Labu saat ini sedang musim berbuah, aroma harumnya dapat tercium oleh siapapun yang dekat dengan perkebunan. Labu adalah makanan kesuakaan Rasulullah SAW, meskipun beliau bukanlah orang yang pemilih dalam makanan.

Dilansir dari SaudiGazette yang mengutip hadist riwayat Muslim, Jumat (30/9), Anas bin Malik sahabat dekat Rasulullah mengatakan, pernah ada seorang penjahit yang mengundang Rasulullah untuk pesta dan makan hidangannya. “Aku pergi bersama dengan Rasulullah ke pesta itu. Dia menyajikan roti gandum, sup labu dan potongan daging. Aku melihat Rasulullah pergi setelah menghabiskan satu piring sup labu, jadi saya selalu menyukai labu sejak saat itu.”

Anas bin Malik juga mengatakan dalam hadist yang diriwayatkan Tirmidzi, Nabi sangat menyukai labu. Dia membawa makanan terbuat dari labu dan mengajak makan. “Aku mengambil labu di meletakkan di piringnya karena saya tahu dia menyukainya.”

Aisyah pun pernah diperintahkan oleh Rasulullah ketika memasak untuk menambahkan labu yang lebih banyak karena dapat memperkuat jantung. Rasulullah memang bukan yang pertama diantara nabi yang memakan labu dan menjelaskan manfaat kesehatannya.

Ketika Nabi Yunus AS keluar dari perut paus, saat membersihkan diri, dia menemukan labu dan memakannya untuk membantu memulihkan kondisi tubuhnya. Tak hanya buahnya, daun labu juga dapat dimanfaatkan untuk obat yang dapat menyembuhkan luka kulit.

Penelitian ilmiah pada Medical News Today menyebutkan labu kaya dengan vitamin A dan C. Makan labu baik untuk jantung dan mengandung serat, kalium dan vitamin C untuk asupan jantung. Bahka dapat menurunkan risiko kanker prostat dan kanker usus besar.

 

sumber: Republika Online