Disiplin Menjaga Lisan

SAHABAT, banyak orang yang sekarang memikirkan bahwa berbicara itu mudah, padahal berbicara itu sangat susah jika ingin berbicara dengan niat dan cara yang benar.

Berbicara itu seperti peluru yang keluar dari laras, setiap terucap tidak bisa dikejar kembali. Maka orang yang paling beruntung adalah yang berpikir berlapis-lapis sebelum berbicara dan memakai hati. Karena tidak setiap ingin bicara harus disampaikan.

Lidah ini adalah ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada tubuh ini yang begitu efektif, untuk mengangkat derajat atau menghinakan. Berapa banyak orang yang merasakan pahit hidup hanya dengan satu patah kata saja. Bahkan bisa saja karena satu patah kata itu pula yang bisa membuat kita jadi ahli neraka.

Oleh karena itu, hanya mulut yang senang mengatakan hal yang baiklah yang akan menjadikan nyaman, mulia, dan selamat.

Aamiin yaa Robbal aalamiin. [*]

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

Jaga Lisan, Sibukkan Diri dengan Aib Sendiri!

BERIKUT diantaranya tips agar hati selalu nyaman terhadap orang lain:

1. Senantiasa berbaik sangka terhadap orang lain. Berkata Umar ibnul khattab, “Tidaklah engkau mendapati apapun dari saudaramu yang cenderung ke hal negatif kecuali selalu engkau arahkan ke hal positif.”

2. Jaga lisan, banyak diam di rumah dan lebih menyibukkan aib sendiri

3. Selalu berdoa, “Allahummak finiihim bima syita” (Ya Allah, lindungilah aku dari mereka menurut apa yang Engkau kehendaki)

4. Jangan terlalu menghiraukan perkataan orang lain. Berkata imam Syafii:

“Barangsiapa yang mengira akan terbebas dari kata-kata orang lain, maka ia akan menjadi gila. Allah saja yang Maha Sempurna, dikatakan, salah satu dari yang tiga. Demikian juga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, yang merupakan manusia yang paling sempurna akhlaknya, dibilang tukang sihir dan orang gila. Maka, masih adakah orang yang bisa selamat dari mulut manusia setelah Allah dan rasul-Nya?”

Semoga bermanfaat! [Ust. Djazuli Lc]

 

INILAH MOZAK