Muhammadiyah: Puncak Haji adalah Wukuf di Arafah, Perbanyak Istighfar

Jamaah haji 2022 akan segera menjalani puncak haji. Muhammadiyah menjelaskan, puncak haji adalah wukuf di Arafah.

“Puncak ibadah haji adalah wukuf di Arafah. Ini sebagaimana hadits nabi bahwa al-hajju arafah (haji adalah wukuf di Arafah),” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Muti saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (6/7/2022).

Dia menjelaskan, wukuf adalah rukun haji yang apabila tidak dilaksanakan haji tidak sah. Sehingga, dia melanjutkan, jamaah yang sakit sekalipun tetap dibawa dengan ambulans atau rumah sakit di arena wukuf dengan safari wukuf. 

Dia menjelaskan, wukuf dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah. Sementara itu rangkaian ibadah wukuf adalah khutbah, sholat Zhuhur dan Ashar secara jamak-qashar, kemudian dilanjutkan dengan dzikir sampai terbenam matahari. 

Selesai Wukuf, jamaah melanjutkan perjalanan ke Mina melalui Muzdalifah. Dia menambahkan, selama wukuf jamaah dilarang bertengkar (jidal), melakukan perbuatan yang menjurus pada hal-hal yang mengarah kepada perzinaan (rafas), tidak boleh berburu, membunuh binatang, merusak tanaman, memakai wewangian, memotong rambut, kuku, dan perbuatan terlarang lainnya. 

Dia menambahkan, dengan Wukuf, manusia berada pada puncak kesadaran tertinggi dan kedekatan manusia dengan Allah SWT. 

“Karena itu selama wukuf jamaah dianjurkan memperbanyak istighfar dan berdoa untuk keselamatan diri, keluarga, dan bangsa,” ujarnya.

Terkait persiapan menjelang puncak haji ini, dia meminta jamaah menjaga kesehatan, terutama tetap memakai masker. “Kemudian, banyak minum air putih. Serta istirahat yang cukup,” katanya.

Tak hanya itu, dia juga meminta jamaah menghindari kegiatan yang tidak perlu dan tidak terkait dengan ibadah.

Sebelumnya, jamaah haji akan segera memasuki fase puncak haji. Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 8 Juli 2022. Jamaah haji mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah pada 7 Juli 2022.    

IHRAM