Salman Dirikan Kompleks Tradition of The Prophet di Madinah

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman mendapat perintah untuk mendirikan sebuah kompleks. Kompleks itu dinamai ‘Tradition of The Prophet‘.

Kompleks yang akan dibangun oleh Raja Salman, untuk melestarikan hadis Rasulallah SAW. Kompleks ini akan dibangun di Madinah, seperti diungkapkan oleh Saudi Press Agency yang mengutip dari keputusan kerajaan, Rabu (18/10).

Kompleks ini akan memiliki dewan ilmiah yang terdiri dari ahli hadits terkenal di dunia. Presiden dan para anggota dewan akan ditunjuk melalui dekrit kerajaan. Anggota Dewan Cendekiawan Senior, Sheikh Muhammad Bin Hassan Al-Asheikh, telah ditunjuk sebagai Presiden Dewan Tradition of The Prophet.

Sebagai sumber petunjuk kedua umat Islam setelah Alquran, dalam dekrit tersebut, Raja Salman mencatat keputusan untuk membangun kompleks itu, telah dibuat setelah memperhitungkan status tinggi hadis Rasulallah SAW, yang harus dimiliki sepenuhnya oleh umat Islam.

Perintah Raja Salman ini menjadi viral di media sosial. Banyak orang menyebut, perintahnya sebagai langkah besar dalam melestarikan Tradisi Rasulullah SAW.

Beberapa tweet menyebutkan, Arab Saudi bersama pemerintahannya telah melakukan hal-hal terbaik untuk menyebarkan pesan Alquran dan hadis. Kompleks itu akan menjadi prestasi penting dalam memromosikan sunah Rasulallah SAW. Ini juga sebagai bentuk partisipasi Arab Saudi dalam penyebaran bebas hadis Rasulallah SAW ke seluruh dunia.

Pembangunan kompleks dianggap sebagai eksperimen yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan diharapkan bisa sukses dengan misi yang sangat menantang. Nantinya, kompleks itu akan berfungsi di bawah pengawasan kepemimpinan Kerajaan.

Memilih Madinah sebagai tempat dibangunnya kompleks, adalah karena posisi kota suci itu sebagai tempat Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah, serta tempat Beliau dimakamkan.

Terpilihnya Al-Sheikh sebagai Presiden Dewan, juga menunjukkan keputusan yang bijaksana, karena dia adalah salah satu ilmuwan hadis terkemuka berdasarkan karya ilmiah dan interpretasinya.

Raja Salman Undang 1.000 Warga Palestina Berhaji Tahun Ini

Raja Arab  Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menegaskan akan mengundang 1.000 warga Palestina dari anggota keluarga dan keluarga para martir yang kmenjadi korban ebiadakan Israel untuk melakukan ibadah haji tahun ini.

Undangan ini merupakan kebiasaan pihak Kerajaan Arab Saudi yang sudah berlangsung selama embilan tahun secara berturut-turut. Dan tak hanya diundang, Raja Salman juga akan mengudang serta menjamu mereka di istananya.

Seperti dilansir saudigazette.com, Menteri urusan umat Islam Saudi Arabia, Sheikh Saleh Al-Asheikh, yang juga pengawas umum Kustodian Dua Program Masjid Suci untuk haji dan umrah, mengucapkan terima kasih atas adanya keputusan raja tersebut. Ia pun berharap keputusan pemberian kesempatan kepada 1.000 warga pejuang Palestina berhaji itu dapat menjadi sarana bagi untuk membantu warga Palestina melakukan ibadah haji yang menjadi pilar kelima rukun Islam.

Saleh mengatakan bahwa isyarat kerajaan ini berasal dari perasaan persaudaraan Arab dan Islam terhadap Palestina. Dan ini menjadi dukungan konkrit atas semua perjuangan rakyat Palestina.

 

REPUBLIKA

 

————————————————–
Download-lah Aplikasi CEK PORSI HAJI dari Smartphone Android Anda agar Anda juga bisa menerima artikel keislaman ( termasuk bisa cek Porsi Haji dan Status Visa Umrah Anda) setiap hari!

Raja Salman Angkat Anaknya Sebagai Putra Mahkota

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al Saud tiba-tiba mengangkat anaknya Mohammed bin Salman menjadi putra mahkota dan memecat putra mahkota sebelumnya Mohammed bin Naif yang merupakan keponakannya. Reshuffle besar ini diumumkan pada Rabu (21/6) waktu setempat.

Keputusan kerajaan menyingkirkan keponakannya yang berusia 57 tahun untuk memromosikan anaknya dan mengonsolidasikan kekuasaannya didukung oleh 31 dari 34 anggota Dewan Kepatuhan. Menurut kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA), Press, yang dikutip Aljazirah, Rabu (21/6), putra mahkota yang baru itu sekaligus ditunjuk sebagai wakil perdana menteri dan mempertahankan jabatan sebelumnya sebagai menteri pertahanan. Raja Salman mempertahankan portofolio pertahanan, minyak dan lainnya.

Dewan tersebut terdiri dari anggota senior keluarga Al Saud yang berkuasa. Raja Saudi meminta sebuah janji publik untuk kesetiaan kepada putra mahkota, pada Rabu pagi. Sedangkan Mohammed bin Naif segera bersumpah setia kepada pengantinya setelah keputusan tersebut.

Mantan putra mahkota itu juga dipecat dari jabatannya sebagai menteri dalam negeri. “Perintah kerajaan: Menghapuskan Pangeran Mohammed bin Naif bin Abdulaziz Al Saud dari jabatannya sebagai Putra Mahkota, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri,” demikian yang dituliskan dalam akun Twitter SPA @SPAENG.

Putra Mahkota Mohammed bin Naif merupakan kepala kontra-terorisme yang dikagumi di Washington, karena telah menjatuhkan kampanye pemberontakan Alqaidah pada 2003-2006, dilucuti dari semua posisi. Sebagai wakil putra mahkota, Mohammed bin Salman telah bertanggung dalam menjalankan perang Arab Saudi di Yaman, mengatur kebijakan energi dengan implikasi global dan mempelopori rencana kerajaan untuk membangun masa depan ekonomi selain minyak.

Sementara analis keuangan mengatakan, bahwa promosi Pangeran Mohammed memberikan kepastian lebih jauh mengenai kunci penting dari reformasi radikal untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi selain minyak akan berlanjut. “Kami tidak berharap melihat perubahan besar pada bidang kebijakan utama, termasuk ekonomi,” kata Monica Malik, kepala ekonom di Abu Dhabi Commercial Bank.

Tahun lalu Mohammed bin Salman mengumumkan perubahan yang bertujuan untuk mengakhiri ketergantungan kerajaan terhadap minyak. Ini merupakan bagian dari kampanyenya untuk mengatasi tantangan sistemik yang sebelumnya tidak dapat ditangani kerajaan tersebut.

Beberapa pengamat kerajaan telah lama menduga bahwa Mohammed bin Salman segera naik ke tampuk kekuasaan di bawah pemerintahan ayahnya. Dan ini juga memungkinkan untuk mempercepat kenaikan takhtanya. Pangeran muda itu kurang dikenal rakyat Saudi dan orang luar sebelum Salman menjadi raja pada bulan Januari 2015. Dia sebelumnya bertugas di istana ayahnya ketika Salman sebagai putra mahkota.

Meskipun promosi Mohammed bin Salman diharapkan di kalangan terdekat, langkah ini tetap mengejutkan seiring kerajaan tersebut menghadapi ketegangan yang meningkat dengan Qatar dan Iran dan terkunci dalam perang di Yaman. “Ini jelas sebuah transisi yang telah terjadi dengan lancar dan tanpa darah. Sekarang sudah jelas, ini sangat jelas. Kejelasan semacam itu menurunkan risikonya, tidak ada pertanyaan mengenai siapa yang akan bertanggung jawab,” kata profesor studi Timur Dekat di Princeton Nernard Haykel.

“Beberapa orang memprediksi bahwa ini akan menyebabkan perpecahan dalam keluarga dan perselisihan dan semacam pemberontakan. Saya tidak melihat itu terjadi.”

Seorang pejabat senior Saudi mengatakan keputusan tersebut diambil karena apa yang dia sebut sebagai keadaan khusus yang disampaikan kepada anggota Dewan Kepatuhan. Dia menambahkan bahwa Mohammed bin Naif mendukung keputusan tersebut dalam sebuah surat yang dikirim kepada raja.

Keputusan kerajaan tersebut tidak mencalonkan seorang putra mahkota baru. Posisi ini relatif baru di Arab Saudi, di mana seorang raja secara tradisional memilih penerusnya sendiri.

 

IHRAM.co.id

Hari Ini Raja Salman Tinggalkan Bali Menuju Jepang

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman telah rampung melakukan kunjungan ke Malaysia, Indonesia dan Brunei Darussalam. Hari ini, Raja Arab Saudi itu akan memulai turnya ke Jepang.

Dilansir dari Saudi Gazette, Ahad (12/3), ini akan menjadi kunjungan pertama Raja Salman ke Jepang setelah naik tahta dua tahun lalu. Untuk Jepang, mitra ekonomi kedua terbesar Saudi, kunjungan ini penting untuk meningkatkan keamanan energi.

Selain itu, kunjungan ini akan mengamankan peluang investasi bidang infrastruktur dan untuk menyempurnakan nota kesepahaman tahun lalu. Arab Saudi dan Jepang akan membahas investasi lanjutan September 2016, antara Saudi Aramco dan Mizuho Bank.

Raja Salman akan bertemu Kaisar dan Perdana Menteri Shinzo Abe. Dalam pertemuan itu, Raja Salman diharapkan sepakati Visi Arab-Jepang 2030, yang akan menyangkut puluhan proyek kerjasama, seperti desalinasi dan pembangkit listrik tenaga surya.

Jepang berharap dapat mendukung upaya reformasi Saudi di bidang bisnis. Hubungan bilateral Saudi-Jepang sendiri dimulai pada 1938, ketika seorang utusan untuk almarhum Raja Abdul Aziz melakukan perjalanan ke Jepang menghadiri pembukaan Masjid Tokyo.

Perdana Menteri Shinzo Abe sendiri telah mengunjungi Timur Tengah tiga kali sejak 2012, termasuk kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi pada 2013. Setelah Jepang, Raja Salman akan melanjutkan tur Asianya ke Beijing.

 

sumber: Republika Online

 

—————————————————————
Umrah resmi, Hemat, Bergaransi
(no MLM, no Money Game, no Waiting 1-2 years)
Kunjungi www.umrohumat.com
atau hubungi handphone/WA 08119303297
—————————————————————

Keturunan Banten yang Menjadi Menteri Raja Salman

BISMILLAH. Salah satu yang kiranya menarik dari kunjungan Raja Salman as Saud ke Indonesia – sehubungan dengan hal keindonesiaan – adalah ikutsertanya seorang keturunan Banten yang kini menjadi Menteri Urusan Haji dan Umroh dari Kerajaan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Arab Saudi, yakni DR. Muhammad Salih Bin Thohir Benten, hafiidzahullah. Beliau adalah salah seorang keturunan dari Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi – rahiimahullah – seorang ‘ulama besar berkelas dunia yang lahir di Kampung Tanara, yakni sebuah desa kecil di kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten (sekarang Kampung Pesisir, desa Pedaleman Kecamatan Tanara depan Mesjid Jami Syaikh Nawawi Bantani) pada tahun 1230 H atau 1813 M.

Jadi DR. Muhammad Salih Bin Thahir Benten juga masih berhubungan saudara dengan Ketua Umum MUI kini, KH. DR. Ma’ruf Amin – hafiidzahullah – yang juga adalah keturunan dari Syaikh Nawawi al-Bantani, rahiimahullah. Syaikh Nawawi al-Bantani – Allah yaa arhamhu – sendiri adalah salah seorang Imam Masjidil Haram yang dihormati Muslimiin, tidak saja di wilayah jazirah Arabia Tengah (kini bernama Arab Saudi), tetapi juga di seluruh dunia.

Selain tentu saja, jangan lupakan, Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi – rahiimahullah – seorang ‘ulama asli kelahiran ranah Minangkabau (kini menjadi Propinsi Sumatera Barat dan sekitarnya). Beliau seorang ‘ulama, serta Mufti untuk segala urusan madzhab As Syafi’iyyah di Masjidil Harom, dan juga salah seorang Imam Masjidil Harom. Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi juga adalah salah seorang guru utama dari KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) – rahiimahullah – dan KH Hasyim Asy’ary (pendiri NU), rahiimahullah.

Juga janganlah lupakan, di masa kini, seorang putra Indonesia asli, Syaikh DR. Firanda Andirja – hafiidzahullah – yang telah cukup lama mengajar di Masjid Nabawi, hingga tahun 2016 lalu, sebelum beliau kembali ke tanah air. Semoga semakin banyak putra Indonesia berprestasi di tingkat dunia dalam hal peradaban keislaman yang luas, in syaa Allah, mewarisi teladan seluruh kaum Salafush Sholih (kaum Pendahulu Yang Salih), yakni 124.000 nabi sejak awal jaman. Khususnya ajaran dari Rosuululloh Muhammad, shollollohu ‘alaihi wasallam, dan generasi para Shahabah Nabi, para Tabi’iin, dan para Tabi’ut Tabi’iin, yang dijamin kebenaran dan kebaikannya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’aala. Alhamdulillah, wa maa syaa Allah.

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (QS. Al-Hujurat: Ayat 13)

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang Rosul (Muhammad) kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah (kepadaNya), itu lebih baik bagimu. Dan jika kamu (memilih menjadi) kafir, (itu tidak merugikan Allah sedikit pun) karena sesungguhnya milik Allah lah apa-apa yang berada di langit dan di bumi. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisaa’: Ayat 170)

Alhamdulillah, wa maa syaa Allah. [Abu Taqi Mayestino]

– See more at: http://mozaik.inilah.com/read/detail/2363669/keturunan-banten-yang-menjadi-menteri-raja-salman#sthash.l3Mlkkum.dpuf

 

———————————————————————————————
Umrah resmi, Hemat, Bergaransi
(No MLM, No Money Game, No Waiting 1-2 years)
Kunjungi www.umrohumat.com
atau hubungi handphone/WA 08119303297

Raja Salman Tanyakan Cucu Bung Karno, Puan Maharani Merapat

Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud beberapa kali menanyakan dan mencari cucu Bung Karno. Alhasil, Puan Maharani tampak dipanggil dua kali sesaat setelah upacara penyambutan di Istana Bogor, Rabu (1/3).

Ini disampaikan Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin yang berada berdekatan dengan Raja Salman ketika upacara penyambutan kenegaraan dilakukan. “Raja Salman beberapa kali menanyakan kepada Presiden Jokowi tentang cucu Bung Karno,” kata Bey.

Saat baru tiba di Istana Kepresidenan Bogor dan disambut oleh Presiden Joko Widodo, Raja Salman bertanya, “Mana cucu Soekarno?”

Presiden Jokowi pun sigap merespons. Ia memanggil Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. “Ini cucu Soekarno,” kata Presiden.

Ternyata, ada yang berkesan pada Raja Salman atas sosok Soekarno. “Saya ingat sekali dengan Presiden Soekarno, selalu mengatakan, ‘Saudara-saudara’. Ini yang saya ingat di sini,” ucap Raja Salman seperti disampaikan Bey.

Karena itulah sebanyak dua kali, Puan Maharani tertangkap kamera tampak dipanggil Raja Salman. Puan sempat terlihat mendekat dan mengangguk-anggukan kepala saat mendengar apa yang disampaikan Raja Salman kepadanya. Bahkan setelah Puan menjauh, ia sempat kembali dipanggil mendekat ke arah Raja Salman.

 

———————————————————————————————
Umrah resmi, Hemat, Bergaransi
(no MLM, no Money Game, no Waiting 1-2 years)
Kunjungi www.umrohumat.com
atau hubungi handphone/WA 08119303297

Ini Sosok Mualaf Berdarah Cina yang Cium Kening Raja Salman

Sebuah foto Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz al-Saud tengah dicium oleh seorang pria tua di Malaysia telah beredar saat kunjungan resmi Raja selama sebulan di Asia. Orang yang dimaksud adalah Sheikh Hussain Yee.

Sheikh Hussain Yee, seorang berdarah Cina-Malaysia yang masuk Islam pada usia 18 tahun. Sebelumnya ia adalah pemeluk agama Budha. Kini ia dikenal sebagai dai dan pengkhutbah Islam yang sudah terkenal di Malaysia.

Al Arabiya melaporkan, Sheikh Yee memiliki sejarah panjang dengan Arab Saudi. Ia telah melakukan studi dan penelitian tentang Arab Saudi dan Islam di Universitas Madinah.

Pada kunjungannya ke Malaysia, Raja Salman menyempatkan diri untuk bertemu Sheikh Yee yang juga merupakan pendiri sekaligus pemimpin organisasi Al-Khaadem di Malaysia. Pada kesempatan itulah Sheikh Yee mencium kening Raja Salman.

Selain itu, Sheikh Yee juga menjabat sebagai Penasehat dan Mubaligh Officer di PERKIM Kuala Lumpur, lembaga Malaysia untuk muallaf. Ia juga pernah menjadi Direktur Da’wah untuk Islamic Center di Hong Kong pada 1984-1985.

 

sumber: Republika Online

 

———————————————————————————————
Umrah resmi, Hemat, Bergaransi
(no MLM, no Money Game, no Waiting 1-2 years)
Kunjungi www.umrohumat.com
atau hubungi handphone/WA 08119303297

Soal Tambahan Kuota Haji, Ini Kata Menag

Rencana kedatangan Raja Salman ke Indonesia membuka harapan sejumlah pihak bagi penambahan kuota jamaah haji Indonesia. Hal ini mengingat antrian haji di Indonesia yang sangat panjang, rata-rata lebih dari 17 tahun.

Selain kuota haji tahun ini yang kembali normal (211 ribu), Indonesia sendiri telah mendapatkan tambahan kuota sebanyak 10 ribu jamaah. Untuk itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak, masyarakat untuk menikmati terlebih dahulu tambahan kuota yang telah diberikan.

“Jangan tambahan kuota yang diberikan Pemerintah Saudi belum kita nikmati, kita sudah minta tambahan lagi. Kita pun tentu harus menenggang negara-negara lainnya karena tidak ada satupun negara yang mendapatkan tambahan kuota,” ujar Lukman, Selasa (28/02).

Menurutnya, problem penyelenggaraan haji bukan terkait tambahan kuota, tapi daya tampung dua kota suci di Saudi Arabia (Makkah dan Madinah), termasuk Arafah-Mina, yang sangat terbatas. “Kita harus punya pemahaman, persoalannya bukan tambahan kuota yang harus kita tuntut. Tapi bagaimana penyiapan sarana dan prasarana, fasilitas umum di sana sehingga jumlah jamaah haji yang banyak itu justru tidak menimbulkan ancaman selama mereka di sana,” ucap Lukman.

Sehubungan itu, Menag mengaku, akan terus mengusulkan peningkatan sarana prasarana dan fasilitas umum perhajian, khususnya di Arafah dan Mina. Kata Menag, puncak haji ada di Arafah dan juga di Mina, sementara kedua tempat tersebut wilayahnya terbatas, tidak bisa begitu saja diperluas karena ada ketentuan keagamaan.

“Inilah yang harus kita siasati dengan bagaimana fasilitas bisa ditingkatkan, tidak melebar tapi ke atas. Ini memerlukan kecermatan dan perencanaan yang matang,” ujarnya.

Meski demikian, bukan berarti Kementerian Agama akan menutup mata terhadap peluang adanya penambahan kuota. Menag mengatakan, bahwa pihaknya sedang terus memperjuangkan agar kuota yang tidak optimal terserap di beberapa negara itu bisa dimanfaatkan Indonesia. Sebab, lazim di setiap penyelenggaraan ibadah haji, ada beberapa negara yang kuotanya tidak terpakai seluruhnya.

 

sumber:Ihram.co.id

 

—————————————————————————
Umrah Resmi, Hemat, Bergaransi
(no MLM, no Money Game, no Waiting 1-2 years)
Kunjungi www.umrohumat.com
atau hubungi handphone/WA 08119303297
—————————————————————————

Raja Salman…Wilujeng Sumping, Welcome, Ahlan wa Sahlan wa Marhaba

Alhamdulillah tentu saya sangat senang mendengar Raja Salman bukan hanya sekadar hadir tapi juga membawa kebermanfaatan bagi bangsa Indonesia dan umat Islam mayoritas khususnya. Moga kehadiran Raja Salman dan para pangeran yang mendampinginya memberikan banyak berkah bagi negeri ini, amin ya robbal alamin.

Apalagi saya dengar ada rencana besar, yakni kerja sama Arab Saudi – Indonesia yang nilainya sampai mencapai Rp 300 triliun. Saya pribadi sangat menyambut baik. Karena kerja sama dengan negara – negara non Muslim seperti Amerika atau Cina jelas akan membawa manfaat namun sekaligus kecemasan halal dan thayyib serta kepentingan lainnya. Karena boleh jadi hanya berorientasi dunia, namun bagaimanapun muamalah kerja sama dengan negara Arab Saudi yang notabene sesama Muslim bukan hanya memberi kebermanfaatan dunia saja tapi insya Allah juga membawa keberkahan akhirat bagi kita semua.

Jangan khawatir pemuda-pemudi bangsa sudah kompeten dalam segala bidang. Untuk berbagai hal termasuk industri kreatif, para pemuda binaan berbagai komunitas dan khususnya komunitas Youth Spirit iHAQi juga siap terjun dalam berbagai prestasi kreatif pembangunan. Tidak perlu impor tenaga kerja dari luar negeri, tenaga kerja kita juga tidak kalah bersaing.

Insya Alloh kita bisa. Ayo.. sudah saatnya negara-negara Muslim saling bahu membahu, bantu membantu dalam segala bidang. Ingat “al muslimu kaljasadil wahid”, Muslim itu esensinya satu tubuh. Mesti solid, merapatkan shaf-nya.

Oya, jangan lupa pak Presiden Jokowi, Pak Menteri Agama minta kepada Raja Salman untuk lebih banyak lagi menambah kuota haji bagi Indonesia. Kasihan, daftar tunggunya sudah ada yang mencapai lebih dari 10 tahun.

Sok ah Pak Jokowi dan para pemimpin banyak-banyak urusan sama “para pelayan Tanah Haram” semoga para pemimpin kita yang belum saleh menjadi saleh. Yang sudah saleh bertambah keshalehannya. Aamiin.

Ayo sambut dengan baik para tamu kita, ingat pahala yang besar dalam memuliakan tamu, juga sebagaimana hadist barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya”. (HR Bukhori – Muslim)

. Karenanya kepada Raja Salman dari Arab Saudi saya ucapkan wilujeng sumping, mangga, please welcome, ahlan wa sahlan wa marhaba

 

 

*Ustaz Erick Yusuf : Pimpinan Pesantren kreatif iHAQi Bandung

sumber:Republika Online

Kunjungan Raja Salman ke Indonesia, Ini kata Pengamat Timteng UI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI) Dr Yon Machmudi menilai, kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 1-9 Maret 2017, memiliki arti penting dan strategis bagi kedua negara. “Mengapa kunjungan ini sangat penting? Ini dapat dilihat dari dua hal. Pertama, kunjungan ini adalah yang pertama bagi Raja Saudi setelah hampir 47 tahun ini tidak ada kunjungan ke Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Jumat (24/2).

Padahal, sejak Orde Baru beberapa Presiden Indonesia telah melakukan beberapa kali kunjungan yang dimulai dari Gusdur, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, maupun Jokowi. Rencananya, dalam kunjungan ke Indonesia, Raja Salman akan membawa 1.500 anggota delegasi, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran. Menurut Yon, tidak adanya kunjungan Raja Saudi sejak tahun 1970 hingga saat ini adalah sesuatu yang janggal.

Kedua, lanjut dosen Program Studi Arab UI itu, perubahan politik dunia, terutama di Amerika Serikat yang sedang kurang bersabahat dengan Islam dan Timur Tengah, juga menjadikan kunjungan ini menjadi penting. Kata dia, kebijakan Presiden Trump yang diskriminatif terhadap Islam dan Timur Tengah membuat ketidaknyamanan bagi para investor Timur Tengah.

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia mulai dilirik oleh negara-negara di kawasan Timur Tengah,” tutur peraih gelar PhD dari The Australian National University itu.

Yon menilai, sejak kepemimpinan Raja Abdullah (2005-2015) telah terjadi pergeseran arah politik luar negeri Arab Saudi dengan menjadikan Asia sebagai mitra alternatif menggantikan hegemoni Barat (Amerika). “Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia, di mana pada 2050 akan masuk empat besar raksasa ekonomi dunia sangat berpotensi menjadi alternatif bagi para investor Saudi,” ujarnya.