Calon Jamaah Umroh Jangan Mudah Tergiur Harga Murah

Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi mengimbau calon jamaah umroh tidak tergiur harga murah. Hal ini ia sampaikan menyusul munculnya kasus penipuan 106 jamaah umroh di Bogor.

“Dengan kondisi sekarang, gonjang-ganjing masalah kenaikan harga, calon jamaah umroh jangan percaya harga murah,” kata dia saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (3/2/2023).

Dengan harga murah yang ditawarkan, ia menyebut ada konsekuensi tinggi yang harus dihadapi. Di antaranya adalah tidak bisa membeli tiket pesawat atau memesan akomodasi di Saudi.

Kementerian Agama (Kemenag) disebut pernah mengeluarkan referensi harga minimal sebesar Rp 27 juta saat pandemi. Namun saat ini, belum ada pembaruan atas referensi ini.

Meski demikian, secara pribadi ia berusaha membuat perhitungan berapa biaya minimal untuk berangkat haji di masa saat ini. Agar biaya tiket dan akomodasi tercukupi, setidaknya biaya umroh ada di angka Rp 30 juta.

“Kalau di bawah Rp 30 juta, coba pikir-pikir lagi. Kecuali travelnya berjanji bisa mendapatkan akomodasi. Kemungkinannya, bisa jadi kalau harga di bawah 30 juta itu hotelnya bisa berubah,” lanjutnya.

Saat ini, Syam menyebut permintaan untuk umroh sedang tinggi. Sementara, ketersediaan hotel atau akomodasi di Arab Saudi terbatas. Sehingga, persaingan sengit tidak bisa dihindari.

“Saya saja jual paket 70 juta, hotel masih bisa diubah. Karena nggak kebagian meski sudah booking jauh-jauh hari. Mereka (akomodasi) menaikkan harga lagi, habis dibeli oleh negara lain yang lebih dekat dan harga jual lebih mahal,” ujar dia.

Negara-negara jazirah Arab atau sistem pemesanan daring disebut memasang harga yang lebih mahal, dibanding negara-negara yang jaraknya jauh dari Saudi. Indonesia sendiri sebelumnya telah bertemu dengan pihak hotel Saudi, untuk berbicara dan bekerja sama mendapatkan harga yang lebih murah. Aspek jarak dan harga tiket yang lebih mahal menjadi pertimbangan untuk menurunkan biaya akomodasi.

Terakhir, Syam menyebut dengan persaingan yang ketat ini, akhirnya hal tersebut tidak lagi berlaku. Siapa yang bisa membayar akomodasi lebih mahal disebut akan mendapatkan kamar.

“Sehingga dengan patokan harga minimal Rp 30 juta, kategori hotel bintang tiga, itu insya Allah masih aman. Artinya, travelnya masih mampu mencari hotel setaraf untuk bisa melayani jamaah dan tetap berangkat. Kemungkinan berubah hotel dalam kondisi saat ini sangat mungkin terjadi,” ucapnya.

IHRAM

Dua Penerbangan Umroh Berangkat dari Bandara Kertajati Selama November

Dua penerbangan umroh diberangkatkan dari Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat selama November ini setelah terhenti sejak 2020 akibat pandemi Covid-19.

“Ini menjadi penerbangan yang kedua kalinya di tahun ini, dan sekaligus menjadi penanda Bandara Internasional Kertajati kembali menggeliat, dan siap menjadi magnet ekonomi daerah,” kata Direktur PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Muhamad Singgih dalam keterangan tertulisnya, Ahad (27/11/2022).

Pada 20 November 2022, sebanyak 224 jamaah umroh berangkat dari Bandara Kertajati menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Mereka menggunakan pesawat Garuda Indonesia (Airbus 330-300).

Sedangkan pada Sabtu (26/11/2022), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas keberangkatan 378 jamaah umroh dari Bandara Kertajati menuju Bandara Madinah yang menggunakan pesawat Lion Air JT 068 (Airbus 330-300). Jamaah umroh yang berangkat menggunakan kedua maskapai tersebut berasal dari sejumlah daerah di Jabar, seperti Cirebon, Indramayu, Kuningan, serta Majalengka.

Singgih mengatakan penerbangan dari Bandara Kertajati ini akan memudahkan seluruh jamaah asal Jawa Barat untuk berangkat ke Tanah Suci. “Untuk penerbangan kali ini kami telah melakukan kerja sama dengan Lion Air dan sangat siap dengan beragam fasilitas untuk memberangkatkan jamaah umroh Jawa Barat,” kata Singgih.

Terkait dengan kesiapan operasional, Executive General Manager (EGM) Bandara Internasional Kertajati Nuril Huda menambahkan seluruh fasilitas dan kesiapan operasional sudah sangat siap untuk penerbangan umroh kali ini. “Pada prinsipnya, Bandara Internasional Kertajati siap melayani penerbangan umroh. Seluruh fasilitas dan pelayanan operasi kita sudah laik untuk dapat memberikan pelayanan optimal,” kata Nuril.

Corporate Communication Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan untuk penerbangan umroh dari Bandara Kertajati, Lion Air memperkenalkan layanan penerbangan nonstop (tanpa transit). Rute perdana dari Kertajati-Madinah menggunakan layanan Premium Service Umrah dengan menggunakan pesawat Airbus 330-300CEO.

Jenis pesawat tersebut mampu melayani nonstop yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 12 jam. “Oleh karenanya, sangat tepat untuk mendukung penerbangan ibadah umrah dari Bandara Internasional Kertajati,” katanya.

IHRAM

Setelah Garuda, Lion Air Layani Penerbangan Umroh dari Kertajati

Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat kembali melayani penerbangan unrah pada kemarin (26/11/2022) yang dioperasikan oleh Lion Air. Sebelumnya, bandara tersebut sudah melayani penerbangan umrah pada 20 November 2022 yang dioperasikan Garuda Indonesia.  

“Sebanyak 375 jemaah umrah berangkat dari Bandara Kertajati menuju Madinah pada Sabtu (26/11/2022) menggunakan Lion Air nomor penerbangan JT 068 yang dioperasikan dengan pesawat berbadan lebar Airbus A330-300 yang lepas landas sekitar pukul 13.15 WIB,” Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (26/11/2022). 

Awaluddin mengharapkan penerbangan tersebut dapat mempermudah masyarakat asal Jawa Barat dalam menjalankan ibadah umrah. Awaluddin mengungkapkan, antusiasme para jamaah umrah asal Jawa Barat untuk terbang dari Bandara Kertajati sangat tinggi. 

“Para jemaah menyampaikan terbang dari Bandara Kertajati lebih nyaman dan jaraknya dekat dari tempat tinggal,” ucap Awaluddin. 

President Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi menuturkan penerbangan Kertajati-Madinah tersebut menggunakan layanan premium. Daniel menuturkan, penataan kursi dilakukan dengan 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.

Staf Ahli Bidang Keselamatan Konektivitas dan Konektivitas Menteri Perhubungan, Maria Kristu menilai, Bandara Kertajati memiliki fasilitas lengkap untuk melayani jemaah umrah. “Kita bangga bandara ini sudah bisa melayani penerbangan umrah. Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ucap Maria. 

Maria Kristi juga berharap lalu lintas penerbangan di Bandara Kertajati dapat semakin meningkat ke depannya. Maria menginginkan, maskapai yang beroperasi juga bertambah dan rute dari Bandara Kertajati ke seluruh bandara di Indonesia semakin bertambah. 

IHRAM

Mudahkan Haji dan Umroh, Arab Saudi Resmi Luncurkan Aplikasi Nusuk

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah ini meluncurkan secara resmi platform nasional untuk haji dan umroh, yaitu Nusuk. Platform ini diluncurkan dalam Forum Pemerintah Digital 2022 yang diselenggarakan oleh Otoritas Pemerintah Digital bertajuk Menuju Cakrawala Digital yang Menjanjikan.

Menteri Al-Rabiah mengatakan platform tersebut saat ini menawarkan lebih dari 121 berbagai layanan untuk memfasilitasi prosedur kedatangan jamaah dari seluruh dunia. Platform ini memberikan prosedur yang mudah dan nyaman.

“Dengan tujuan memberikan layanan yang berbeda kepada jamaah dan memperkaya pengalaman bagi jamaah maupun peziaran dalam rangka mencapai tujuan program Visi Kerajaan 2030,” kata dia seperti dilansir Riyadh Daily, Kamis (17/11/2022).

Al-Rabiah menambahkan, platform Nusuk menyediakan 75 layanan ke sektor bisnis, dan sekitar 45 layanan ke sektor individu. Platform tersebut menyediakan layanannya kepada lebih dari 30 juta orang dan bekerja sama dengan lebih dari 10 ribu entitas sektor bisnis dan terkait, serta terintegrasi dengan 25 instansi pemerintah.

Forum Pemerintah Digital 2022 digelar dalam rangka menyoroti pencapaian pemerintahan digital, mengulas kisah suksesnya secara lokal dan internasional, dan memungkinkan berbagai lapisan masyarakat digital untuk bertemu, berkomunikasi, bertukar pengalaman, membangun kemitraan, dan berbagi pengalaman, mendiskusikan tantangan dan praktik teknis modern terbaik, dan meninjau arah masa depan untuk pemerintahan digital.

Platform Nusuk.sa memungkinkan umat Islam yang ingin melakukan umrah atau mengunjungi tempat-tempat suci untuk mendapatkan visa dan izin yang diperlukan serta memesan paket terkait secara elektronik.

Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi telah memperkenalkan serangkaian fasilitas untuk ritual umrah yang dilakukan sepanjang tahun kecuali selama musim haji tahunan. Dalam catatan pemerintah Saudi, diketahui Arab Saudi juga telah mengeluarkan lebih dari 126 ribu visa untuk Muslim di luar negeri yang ingin melakukan umrah sejak pertengahan Juli.

IHRAM

Meski Vaksin Meningitis Dihapus dari Syarat Umroh, Kemenag Tetap Anjurkan untuk Komorbid

Kementerian Agama (Kemenag) memastikan vaksinasi meningitis tidak lagi menjadi persyaratan keberangkatan jamaah umrah. Vaksin tersebut hanya diwajibkan bagi jamaah haji. 

“Vaksinasi meningitis bukan lagi menjadi persyaratan keberangkatan ke Arab Saudi bagi jamaah umrah. Vaksin meningitis hanya wajib bagi jemaah haji,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief,  dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Rabu (16/11/2022). 

Penegasan ini didasarkan pada Surat Edaran (SE) Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis bagi Jamaah Haji dan Umrah tertanggal 11 November 2022. 

Sebelumnya, otoritas penerbangan Arab Saudi atau Sirkular GACA juga sudah menerbitkan edaran yang sama, tertanggal 9 November 2022.

“Meski demikian, calon jamaah yang memiliki riwayat kesehatan dengan penyakit tertentu (komorbid), tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi meningitis dan vaksinasi lainnya sesuai ketentuan yang ditetapkan,” lanjutnya. 

Dia menyebut langkah ini dilakukan demi memelihara kesehatan dan keselamatan jamaah umroh, khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. 

Lebih lanjut, Hilman meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mensosialisasikan kebijakan baru ini dan mengedukasi tentang perlunya vaksinasi meningitis, khususnya bagi jmaah yang memiliki komorbid.

Berdasarkan hasil diskusi dengan sejumlah jamaah dan PPIU, mereka sebenarnya tidak keberatan dengan adanya vaksin meningitis. Hanya saja, mereka minta agar vaksin tersebut mudah diakses dan biayanya juga terjangkau.

“PPIU juga harus membantu jamaah yang ingin melakukan vaksinasi meningitis dengan berkomunikasi dengan fasilitas layanan kesehatan yang menyediakan vaksinasi meningitis tersebut. Kemenag ikut mendorong hal itu juga sebagai bagian dari upaya perlindungan,” kata dia. 

Terakhir, bagi PPIU yang telah menerima biaya dari jamaah untuk keperluan vaksinasi meningitis, diminta agar mengembalikan biaya tersebut kepada mereka yang memutuskan untuk tidak melakukan vaksinasi.       

IHRAM

Alasan Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis untuk Umroh

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) belum menerima surat pemberitahuan dari Kemenkes Arab Saudi bahwa vaksin meningitis sudah tidak menjadi syarat umroh. Meski Pemerintah Arab Saudi melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta sudah mengeluarkan surat resmi menghapus kewajiban vaksin meningitis bagi jamaah umroh.

“Kalau Kemenkes Arab Saudi belum,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi Republika, Kamis (10/11/2022).

Karena belum menerima surat dari Kemenkes Arab Saudi terkait penghapusan vaksin meningitis, Kemenkes RI, melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) masih meminta jamaah umroh menunjukan bukti vaksin meningitis. Kemenkes RI tidak akan lagi meminta jamaah umroh bukti vaksin meningitis jika Kemenkes Arab Saudi sudah mengirim surat pemberitahuan.

“Ya, masih kita minta samapi surat kepastiannyaa ada,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Prof Hilman Latief berberjanji akan melakukan komunikasi dengan kantor kesehatan pardu (KKP) atau Kemenkes. Komunikasi ini tujuannya agaimana surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi menghapus kebijakan vaksin tidak digunakan oleh pemerintah Indonesia

“Nanti kita tetap komunikasi dengan KKP atau dengan Kemenkes bagaimana menyikapi aturan yang sekarang kertasnya sudah muncul. Jadi mudah-mudahan poinya tidak memberatkan jamaah di satu sisi,” kata Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Prof Hilman Latief, saat dihubungi Republika, Rabu (8/11/2022).

Karena memang bagi masyarakat yang ingin berangkat umroh itu tidak keberatan dengan divaksin itu. Masyarakat hanya ingin dipermudah dalam meksanan ibadah umroh.

“Sebetulnya bagi jamaah tidak berat, tapi mereka juga menginginkan ketersediaannya dan harganya yang terjangkau,” katanya.

Selain tidak keberatan divaksin, jamaah juga menginginkan vaksin itu mudah didapat dan tidak dijual dengan harga yang mahal.

“Jamaah tidak keberatan juga divaksin, asal harganya terjangkau kemudian aturannya mungkin bisa diperlonggar karena di sana bukan untuk persyaratan visa.,” katanya.

Idealnya, setelah ada surat edaran dari Keduataan Besar Arab Saudi, pemerintah tidak mempersulit jamaah untuk ibadah umrah. Jangan sampai karena tidak ada vaksin jamaah dilarang berangkat.

“Tidak menjadi persyaratan visa tapi di Indonesia masih menjadi persyaratan boleh tidaknya orang berangkat terbang. kan itu beda oleh KKP bukan oleh imigrasi, nah ini juga penting,” katanya.

Hilman mengatakan apa yang dilakukan pemerintah, semua demi kebaikan jamaah. Untuk itu Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan masih mewajiban vaksin meningitis meski Arab Saudi sudah tidak menjadi satu syarat.

“Kita menginginkan jamaah itu aman. Apakah dengan vaksin jamaah terlindung maka jawabannya jelas terlindungi dan lebih terlindungi,” katanya.

Sekarang ini kata dia, tinggal bagaimana vaksin itu bisa diterapkan dengan mudah, murah, terjangkau dan bisa cepat. Jangan sampai kewajiban vaksin menyulitkan masyarakat berangkat umroh.

“Kalau saya dari Kementerian Agama tanggapannya seperti itu nanti kebijakan dari Kemenkes kita akan lihat akan seperti apa mereka,” katanya. 

IHRAM

Arab Saudi Ingatkan Jamaah Umroh Luar Negeri Jangan Overstay Visa

Pihak berwenang Arab Saudi telah mendesak peziarah luar negeri yang berkeinginan melakukan umrah, untuk memastikan meninggalkan Kerajaan sebelum visa berakhir.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengatakan mereka yang tinggal setelah visa kadaluwarsa dianggap sebagai pelanggaran hukum Kerajaan.

Dilansir di Gulf News, Senin (31/10/2022), baru-baru ini otoritas terkait mengumumkan perpanjangan durasi visa umrah, dari 30 hari menjadi 90 hari. Selama masa waktu tersebut, peziarah memiliki hak untuk bebas bergerak di wilayah Arab Saudi.

Tak hanya itu, Kementerian Haji juga mengatakan jamaah dapat tiba dan berangkat dari bandara Saudi mana pun. Namun, mereka harus mendaftar di aplikasi Nusuk dan mendapatkan izin umrah.

Arab Saudi baru-baru ini meluncurkan platform pemerintah terpadu, yang dikenal sebagai Nusuk. Platform ini disediakan untuk memfasilitasi langkah-langkah bagi jamaah umrah dan pengunjung menuju dua kota suci Makkah dan Madinah.

Platform nusuk.sa memungkinkan umat Islam yang ingin melakukan umrah atau mengunjungi tempat-tempat suci mendapatkan visa dan izin yang diperlukan, serta memesan paket terkait secara elektronik.

Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi selaku tempat kelahiran Islam, telah memperkenalkan serangkaian fasilitas untuk ritual umrah, yang dilakukan sepanjang tahun kecuali selama musim haji tahunan.

Menurut angka resmi yang ada, Arab Saudi telah mengeluarkan lebih dari 126.000 visa untuk Muslim di luar negeri, yang ingin melakukan umrah sejak pertengahan Juli. 

Sumber:

https://gulfnews.com/world/gulf/saudi/dont-overstay-visa-saudi-arabia-tells-overseas-pilgrims-1.91607437

IHRAM

Kemenag Dukung Pembukaan Bandara Kertajati untuk Umroh

Kementerian Agama (Kemenag) mendukung rencana pembukaan kembali Bandara Kertajati untuk penerbangan umroh. Dukungan ini disampaikan Direktur Umroh dan Haji Khusus Nur Arifin, usai mengikuti rapat pembahasan kesiapan Bandara Kertajati.

Rapat tersebut dipimpin Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hadir juga dalam kegiatan sejumlah perwakilan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).

“Intinya, Kemenag sangat mendukung terhadap pembukaan bandara Kertajati untuk penerbangan umroh ,” kata Nur Arifin dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Ahad (21/8/2022). 

Bandara Kertajati nantinya dapat melayani jamaah asal Jawa Barat bagian timur dan Jawa Tengah bagian barat. Bagi calon jamaah yang akan berangkat umroh , mereka tidak harus ke Jakarta.  

Dari sisi biaya, dibukanya rute umroh ini akan meringankan jamaah. Sebab, Arifin menyebut mereka tidak perlu lagi ke Jakarta untuk naik pesawat. 

“Ini juga memperpendek perjalanan darat jamaah, sehingga diharapkan dapat mengurangi kelelahan mereka,” lanjut dia. 

Dukungan senada juga disampaikan perwakilan PPIU. Mereka menyambut rencana dibukanya Bandara Kertajati untuk penerbangan umroh. 

Sebelumnya, Budi Karya Sumadi menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemenag terkait rencana pembukaan Bandara Kertajati. 

“Koordinasi intensif dengan Kemenag dan Pemda terus dilakukan agar persiapannya bisa dilakukan dengan matang,” ujar Budi Karya. 

Budi Karya berharap pesawat dari Bandara Kertajati bisa melakukan penerbangan langsung (direct flight) ke Arab Saudi. Dengan adanya zonasi penerbangan umroh, diproyeksikan ada 40 ribu pada periode Januari-Mei 2023. 

Budi Karya juga berharap, penerbangan umroh ini dapat meramaikan dan menghidupi Bandara Kertajati yang selama ini vakum. Kebijakan ini juga diharapkan dapat membuka pasar penerbangan domestik ke Kertajati, misalnya muncul rute penerbangan feeder dari berbagai daerah. 

“Dengan adanya penerbangan umroh ini diharapkan adanya penerbangan feeder dari daerah lain. Seperti Kalimantan-Kertajati-Jeddah, tentu ini membuat Kertajati lebih ramai,” kata dia.     

IHRAM

Arab Saudi akan Izinkan Pemegang Visa Biasa Bisa Lakukan Umroh

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengumumkan akan mengizinkan pengunjung yang memegang visa turis dapat melakukan ibadah umroh.

Warga dari 49 negara dapat melakukannya dengan memperoleh visa mereka secara daring di Visit Saudi Arabia atau segara pada saat kedatangan di bandara.

Keputusan tersebut diambil bertujuan mengizinkan sebanyak mungkin orang untuk melakukan ibadah umroh. Mereka yang memenuhi syarat termasuk pemegang visa ke Amerika Serikat (AS) dan Inggris dan mereka yang memiliki visa Schengen.

Peraturan yang memungkinkan pengunjung untuk mendapatkan visa turis berlaku selama 12 bulan untuk mengunjungi kota-kota lain di Kerajaan. 

Mereka yang memiliki visa kunjungan keluarga diperbolehkan untuk melakukan ibadah umroh dengan memesan melalui aplikasi Eatmarna.

Dilansir Arab News, Kamis (11/8/2022), untuk melaksanakan ibadah umroh, pengunjung wajib memiliki asuransi kesehatan yang komprehensif, meliputi biaya pengobatan Covid-19, kecelakaan yang mengakibatkan kematian atau cacat, dan biaya yang timbul akibat penundaan atau pembatalan penerbangan.

Mereka yang ingin melakukan ibadah umroh dari negara-negara selain yang saat ini memenuhi syarat, harus mengajukan permohonan visa di kedutaan Kerajaan di negara asal mereka. 

Dokumen yang diperlukan termasuk bukti tempat tinggal dan pekerjaan, tiket pulang, laporan bank yang membuktikan stabilitas keuangan, rencana perjalanan, dan informasi pribadi yang lengkap. 

Sementara itu, Wakil menteri Kementerian Haji dan Umroh Saudi, Abdul Tahman Shams mennyatakan semua pemegang jenis visa, termasuk visa turis ke Arab Saudi diizinkan untuk melakukan umrah atau ziarah kecil. 

“Sudah menjadi mungkin bagi siapa saja yang datang ke Arab Saudi dengan jenis visa apa pun, baik itu untuk pariwisata atau untuk tujuan lain seperti pekerjaan atau bisnis untuk melakukan umroh,” kata Shams dilansir dari Gulf News, Kamis (11/8/2022). 

“Ini dilakukan melalui beberapa prosedur organisasi, melalui aplikasi Eatmarna di mana janji temu yang disukai dipesan untuk melakukan umroh,” katanya. 

“Keputusan tersebut bertujuan untuk memenuhi tujuan Visi Saudi 2030 untuk mencapai 30 juta jamaah umrah per tahun,” kata pejabat itu 

Saudi 2030 Vision adalah rencana pembangunan ambisius yang dirancang untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan yang bergantung pada minyak. 

Musim umrah baru dimulai pada 30 Juli tak lama setelah berakhirnya ritual haji tahunan di Arab Saudi. Lebih dari 10 juta jamaah umroh diharapkan di musim mendatang.

Sumber: arabnews , gulfnews

IHRAM

Arab Saudi akan Kembali Mengizinkan Mencium Hajar Aswad dan Shalat di Hijr Ismail

Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dr Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais mengumumkan rencana komprehensif untuk membolehkan kembali shalat di wilayah Hijr Ismail dan mencium Hajar Aswad (Batu Hitam) dalam waktu dekat, surat kabar Saudi Gazette.

Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bekerja sama dengan otoritas terkait akan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah umrah untuk menunaikan ibadahnya dengan mudah dan nyaman.

Perencanaan melalui rencana organisasi lanjutan dirumuskan untuk memenuhi aspirasi Kerajaan Arab Saudi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah dan pengunjung Masjidil Haram. Perlu dicatat bahwa Hijr Ismail adalah daerah berbentuk bulan sabit yang berdekatan dengan Ka’bah.

Hijr Ismail adalah tempat Nabi Ibrahim AS membangun tempat berlindung untuk putranya, Nabi Ismail AS dan istrinya, Siti Hajar. Area sekitar tiga meter di samping tembok di sisi Hijr Ismail sebenarnya merupakan bagian dari Ka’bah.

Sholat di kawasan Hijr Ismail dengan khusyuk ketika menunaikan ibadah haji atau umrah dan selalu menjadi fokus para jamaah yang datang ke tanah suci. Sedangkan Hajar aswad yang terletak di sudut selatan Ka’bah merupakan batu yang menjadi titik awal dan titik akhir untuk mengelilingi.

Tahun lalu, Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan bahwa akan ada opsi pada aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna untuk memesan tempat dan dapat mencium Hajar aswad, menyentuh Pojok Yaman (Rukun Yamaani) dan shalat di Hijr Ismail. Namun, pernyataan itu dicabut tak lama kemudian karena situasi pandemi belum stabil.

Sholat di Hijr Ismail dan mencium Hajar aswad ditunda sejak Juli 2020 akibat merebaknya virus Covid-19.*

HIDAYATULLAH