Arab Saudi Hadiahkan Bintang Liverpool Mohammad Salah Tanah di Makkah

Wakil Wali Kota Makkah Fahd Al-Rowky mengumumkan hari Senin mengabarkan, dirinya berencana memberi hadiah pemain sayap kanan Liverpool, Mohammad Salah sebidang tanah di Makkah, sebagai bentuk ucapan selamat telah memenangkan penghargaan “Premier League Player of the Year“, dengan mencetak 41 gol dan sebagai Pemain Terbaik PFA 2017/2018, di musim pertamanya bersama Liverpool, tulis harian online Saudi Sabq.

Al-Rowky mengatakan pada Sabq bahwa beberapa pilihan bagaimana bentuk hadiah itu sedang dipertimbangkan.

“Ada beberapa pilihan terkait pemberian tanah ini. Yang akan ditentukan sendiri oleh kapten Mohammad Salah serta sistem administrasi Saudi. Jika sistem Saudi memperbolehkan tanah dimiliki oleh Salah, dia akan diberikan sebidang tanah di Makkah di luar wilayah Haram. Pilihan lain Mo Salah akan dibuatkan sebuah masjid di tanah dengan namanya.”

Dia juga menambahkan pilihan ketiga yaitu menjual sebidang tanah itu dan memberikan uangnya pada Salah, jika dia meminta begitu.

Al-Rowky menambahkan bahwa dia menganjurkan pemberian tanah pada Salah ini untuk menunjukkan dukungannya pada pemuda dengan potensial dan sebagai salah satu yang seharusnya diidolakan.

Rowky mengatakan, hadiah ini  sebuah apresiasi Saudi untuk Salah dan sikapnya yang terpuji,  dan menganggap Mohammad Salah adalah duta besar yang sangat bagus untuk Islam di Inggris.

“Langkah itu akan menunjukkan dukungan terhadap orang-orang muda yang berpotensi besar,” kata Fahd Al-Rowky.

Sebelumnya, pemain depan Mesir dan Liverpool itu dimahkotai penghargaan Premier League Player of the Year oleh Asosiasi Sepakbola Profesional (FPA) pada Senin setelah debut yang spektakuler dengan mencetak 41 gol.

Salah berhasil mengumpulkan suara terbanyak dan yang diikuti De Bruyne di posisi kedua. Sementara striker timnas Inggris yang baru saja mengklaim gol milik Christian Eriksen berada di posisi ketiga.

Meskipun begitu, Salah telah menarik hati dunia karena sikap dan tindakan dermawannya, selain kemampuan sepakbolanya. Dunia tidak pernah berhenti menunjukkan kecintaan mereka pada pemain kelahiran Nagrig, Gharbia, Mesir, 15 Juni 1992 itu.

Sebuah restauran Falafel di Liverpool mengumumkan mereka akan memberikan makanan gratis setiap Salah mencetak gol dan bulan Ramadhan dan bakal menghiasi tempatnya dengan lentera-lentera berbentuk/bergambar Mo Salah, begitu panggilan akrab Salah.

Salah juga telah menjadi duta Islam dengan membuat fans Liverpoolnya bernyanyi, “dan jika dia cukup baik untukmu Saya akan ikut menjadi Muslim.”

Negara-negara Teluk seringkali menggunakan tanah sebagai hadiah bagi para pesepakbola yang memiliki sikap terpuji.

Pada Januari, Sultan Qaboos bin Said, pemimpin Oman, menghadiahi tim sepak bola nasionalnya dengan uang dan beberapa bidang tanah sebagai apresiasi karena memenangkan Piala Arab Teluk di Kuwait.*/Nashirul Haq AR

 

HIDAYATULLAH

 

Baca juga:

Mohamed Salah: Bangga Negara dan Dirinya Bisa Tampil di Piala Dunia. Semua Mau itu!

Alasan Emmanuel Adebayor Memutuskan Masuk Islam

Emmanuel Adebayor mengungkapkan alasannya masuk Islam. Striker Tottenham Hotspur ini mengaku masuk Islam karena melihat kesamaan Islam dan agamanya sebelumnya, Nasrani yang akhirnya menuntun dia kepada kebenaran.

“Yesus mengajarkan bahwa hanya satu Tuhan dan hanya Allah yang pantas untuk disembah seperti dalam Deut 6:4 dan Mark 12:29. Sedangkan Islam pun demikian di surat An Nisa 4: 171,” katanya kepada The Herald yang dilansir Abna24, Selasa (4/8/2015).

Kemudian skuat timnas Togo itu juga menjelaskan beberapa alasannya memilih Islam. Dia kemudian mengunggah videonya di Youtube. Dalam video tersebut dia menggunakan jubah berwarna putih dan mendeklarasikan kepercayaan barunya itu.

Wa asyhadu anna muhammadur rasulullah,” demikian yang dia ucapkan dalam video yang diunggahnya.

Di antara beberapa alasannya tersebut adalah:

1. Nabi Isa (Yesus) juga tidak makan daging babi seperti halnya umat Muslim, karena babi adalah binatang yang kotor dan tidak sehat untuk dimakan

2. Kata Assalamu ‘alaikum dan Inshaa Allah yang tercantum dalam kitab suci umat Islam, Alquran, ternyata juga digunakan oleh nabi Isa

3. Dia juga menemukan ternyata nabi Isa juga selalu membasuh muka, tangan dan kakinya sebelum beribadah, seperti yang dilakukan umat Islam

4. Ternyata nabi Isa dan nabi-nabi lainnya juga beribadah dengan bersujud ke tanah (lihat Matthew 26:39). Hal tersebut seperti yang disebutkan dalam surat Al Imran 3:43

5. Nabi Isa juga berjenggot dan mengenakan jubah. Di mana hal itu merupakan sunnah bagi para Muslim

6. Nabi Isa mentaati syariat dan juga percaya pada semua nabi, seperti yang tercantum dalam Matthew 5:17. Hal itu sama dengan Alquran yang menyebutkannya pada surat Al Baqarah 2:285 dan Al Imran 3:84

7. Seperti yang dia sebutkan sebelumnya, baik di Injil maupun Alquran menyebutkan hanya Allah yang patut untuk disembah

 

REPUBLIKA

Mohamed Salah Buat Suporter Liverpool Bakal Masuk Masjid

Penyerang asal Mesir, Mohamed Salah, menjadi idola baru pendukung Liverpool. Pemain yang didatangkan dari AS Roma tampil gemilang dan membawa Liverpool bersaing di papan atas Liga Inggris dan Liga Champions lewat gol-golnya. Walhasil pemain yang kini mengoleksi 22 gol di Liga Inggris, membuat fan the Reds jatuh hati dan mengelukannya.

Mereka memuji pemain bernomor punggung 11 itu melalui chant yang dinyanyikan di berbagai tempat, tidak hanya di dalam stadion saja.

Sebagai contoh, ada satu potongan video nyanyian untuk yang menjadi viral di dunia maya. Uniknya, salah satu chant yang dibawakan suporter menyertakan status Salah sebagai seorang muslim. Dalam liriknya mereka akan ‘masuk Islam’ jika Salah mencetak gol lagi.

Berikut cuplikan nyanyian suporter Liverpool.

Mo Salah-lah-lah-lah. Jika dia cukup baik untukmu, dia cukup baik untukku. Jika dia mencetak beberapa gol lagi, maka aku akan menjadi seorang muslim juga. Jika dia cukup baik untukmu, dia cukup baik untukku. Duduk di Masjid, itulah tempat di mana aku ingin berada.

 

REPUBLIKA

Ini Cara Mualaf Sonny Williams Menjaga Keislamannya

Pria kelahiran 3 Agustus 1985 ini dikenal sebagai pemain rugby di Selandia Baru. Orang mengenalnya bernama Sonny Bill Williams. Pertama kali pria ini masyhur sebagai petinju kelas berat dan pemain voli.

Dia merupakan orang kedua yang mewakili Selandia Baru untuk cabang rugby saat bertanding dengan perwakilan negara lain. Dia juga satu dari 20 pemain yang telah memenangkan dua piala dunia rugby. Williams juga telah memenangkan semua pertarungan kelas beratnya secara profesional sebanyak tujuh kali. Dia sebelumnya adalah juara kelas berat Heavy weight Champion and World Boxing Association (WBA).

Putra John dan Lee (nee Woolsey) ini memiliki saudara laki-laki, John Arthur dan saudara kembar yang lebih muda Niall dan Denise. Williams dibesarkan di sebuah keluarga pekerja di pinggiran Auckland, Mount Albert. Motivasi bermain rugby didorong oleh keinginannya memberikan ibunya rumah.

Dia pernah bersekolah di Owairaka, Welsey Intermediate dan sekolah tata bahasa Mount Albert. Sejak kecil dia dikenal sebagai anak kulit putih kecil yang pemalu. Dia memang terkenal dengan bakat olahraganya terutama di bidang atletik.

Meski diramalkan masa depannya di dunia atletik akan cemerlang, dia justru meninggalkan cabang olahraga tersebut pada usia 12 tahun. Dia mengenal permainan rugby dari sang ibu, meski ayahnya adalah pemain rugby yang andal.

Sejak memeluk Islam, dia lebih terbuka dengan kehidupan pribadinya. William lebih sering berbagi kisah spiritualnya di media sosial. Dia juga memiliki nama mualaf di belakang nama aslinya, Hamzah.

Sebelum memeluk Islam, Sonny Bill William dikenal sebagai anak nakal. Tetapi setelah memeluk Islam dan menjadi seorang ayah dia kini berubah lebih baik. Williams pernah terlibat dalam insiden terkait alkohol termasuk saat mengemudi karena di bawah pengaruh alkohol. Dia juga pernah melanggar lalu lintas karena buang air kecil sembarangan. “Saya dulu anak yang bandel,” jelas ayah anak perempuan berusia empat tahun itu.

Masa lalu adalah pembelajaran untuknya menjadi dewasa. Williams memeluk Islam pada 2008. Selain itu dia adalah Muslim pertama yang bermain untuk All Blacks. Meski dia berasal dari Selandia Baru, dia memiliki warga negara lain, yaitu Samoa.

Pemain Rugby yang berusia 32 tahun ini adalah satu-satunya Muslim di timnya. Dia harus menyesuaikan komitmennya sebagai Muslim dengan jadwal latihan intensif bermain rugby. Dia terkadang harus melaksanakan shalat subuh dan Isya di luar rumah.

Setelah timnya mengetahui dia Muslim, koki yag memasak makanan mereka pun khusus menyediakan makanan halal un tuknya. Sonny berharap dapat menyesuai kan diri seperti orang lain pada umumnya. Tetapi keimanannya membuat dia meng atur cara hidup untuk hanya memakan yang halal.

Jalan pertaubatannya menjadi Muslim membantu perubahan hidupnya. Kese harian yang membuatnya stres berkurang setelah bersyahadat. Islam juga telah membantu menemukan makna hidup dibandingkan sebelumnya.

Dahulu, Sonny sangat akrab dengan minum dan berpesta. “Saya masih merasa orang yang sama seperti se belumnya, tetapi saat ini saya merasa puas dan bahagia hingga tak dapat dijelaskan dengan kata-kata,” jelasnya.

Umrah

Saat ini Sonny sedang libur bermain rugby. Untuk menghabiskan liburannya dia melaksanakan ibadah umrah. Menjelang musim rugby akhir Februari, dia menghabiskan waktu sepekan di Arab Saudi untuk berziarah. Selain ke Makkah, Williams juga mengunjungi Madinah dan makam Rasulullah.

Perasaannya saat mengunjungi masjid nabawi di Madinah sangat menakjubkan. Dia merasakan ketenangan dan kekhusyuan bermunajat kepada Allah. Dia juga mengunjungi pemakaman Baqi dan berdoa di sana. Saat berkunjung ke Saudi dia ditemani oleh Syekh Kamal Jazakalah.

Pekan lalu dia baru saja menyelesaikan kamp pelatihan pramusim setelah sebulan penuh mengikuti pelatihan bersama Wallaby di Quade Cooper. William diperkirakan akan kembali ke Selandia Baru akhir bulan ini. Dia kemudian akan me lanjutkan persiapan menjelang musim keduanya untuk bertnding rugby bersama Auckland Blues.

Williams adalah pemain rugby paling dicintai. Saat dia keluar dari Bul ldogs (liga rugby) dan memilih Toulon dia dikritik. Apalagi saat dia ke jepang dan mengejar karir tinju pro fesional.

Saat bertanding, Williams terlihat tidak tenang, tetapi dia mampu mengatur ritme gerakannya. Seorang teman terdekat Williams, petinju Australia Anthony Mundine mengapresiasi perubahan hidup temannya itu.

“Semua orang cepat menilai saat ada yang menjadi sorotan. Dia melewati masa-masa ketika masih muda dan membuat kesalahan buruk tapi siapa yang tidak membuat kesalah an?” jelas Mundine dalam sportjoe.ie.

Kemudian dia mengubah hidupnya dan menemukan Islam. Saat ini dia merasa tenang dalam menjalani hidupnya. Islam membuatnya semakin bijak. Agama yang diyakininya sekarang telah mengubah hidupnya menjadi benar-benar seorang pria.

Mundine yang juga Muslim tidak terkejut dengan perubahan temannya. William yang dikenalnya sejak sebelum menjadi Muslim adalah sosok yang murah hati. Tak banyak orang yang melihat sisi baiknya selama ini.

“Media Australia bisa melukis apa gambar yang mereka ingin lukis. Tetapi saya sudah mengenal Sonny sejak lama dan dia selalu bersikap hormat dan rendah hati,”jelasnya.

Selama tur bersama All Black, William meminta makanan halal. Saat Ramadhan, dia berpuasa meskipun tim mereka memain kan tiga pertandingan di 2011. Williams secara teratur melaksanakan shalat Jumat di sebuah masjid di Christchurch. Federasi Asosiasi Wakil Presiden Pertama Selandia Baru Javed Khan mengatakan bahwa loyalitas Williams diakui komunitas Muslim setempat.

“Dia mempraktikkan agama dan dia adalah panutan yang hebat bagi anak-anak mu da. Kami berdoa semoga dia selalu memenangkan setiap pertandingan,”jelas Khan.

Williams didukung oleh manajernya Kho der Nasser, petinju Anthony Mundine, dan saudaranya Johnny yang juga Muslim. Me reka sama-sama tinggal di Christchurch. Teman Williams Tarek Smith mengatakan dia selalu melaksanakan shalat lima waktu saat latihan atau pertandingan di ruang ganti.

William bersyahadat di Masjid Regent’s Park, pinggiran barat Sydney pada 2008. Saat bersyahadat dia ditemani mantan rekan setimnya Canterbury Buldogs Hazem El Masri.

Manajer Black Darren Shand mengatakan keyakinan relijius William tidak mempengaruhi dinamika tim. “Dia meminta dengan kami tentang kebutuhan makanannya dan kami membuat beberapa pengecualian. Kami meminta daging halal. Dia tidak terlalu memperma salahkannya,” ujar dia.

 

REPUBLIKA

Cerita Mohammad Ahsan Tentang Prosesnya Berhijrah

“Saya hanya berusaha menerapkan ajaran agama saya, yakni agama Islam semampu yang saya bisa. Semuanya mengalir begitu saja. Jika perilaku saya di tengah lapangan kemudian menjadi viral di media sosial, saya tidak memikirkannya. Kalau ada yang menggangap baik dan mencontoh apa yang saya lakukan, Alhamdullillah,”

begitulah kata-kata pertama yang meluncur dari mulut Mohammad Ahsan, salah satu atlet bulu tangkis andalan Indonesia di nomor ganda putra saat berbincang dengan Republika di acara persemian Gedung Bulutangkis milik Candra Wijaya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pekan lalu.

Penampilan dan perilaku Ahsan saat mengikuti Kejuaraan Dunia BWF 2017 lalu di Glasgow, Scotlandia menjadi perbincangan masyarakat, terlebih di dunia maya. Foto-foto Ahsan dan pasangannya di ganda putra, Rian Agung Saputra dengan menggunakan legging untuk menutup aurat hingga di bawah lutut menjadi pembeda dengan atlet lainnya.

Ditambah lagi dengan Ahsan saat minum setengah duduk, menjadi ‘buah bibir’ di media sosial. Pasalnya bisa dibilang pemain lainnya minum saat jeda pertandingan atau istirahat sambil berdiri dan hanya Ahsan yang minum setengah duduk.

Ahsan juga tidak menyalami wasit atau hakim garis perempuan karena bukan muhrimnya. Ahsan hanya menangkupkan kedua telapak tangan kepada wasit atau hakim garis perempuan dalam pertandingan yang dijalaninya sebagai pengganti bersalaman. Ahsan juga selalu sujud syukur setiap usai menjalani pertandingannya. Ahsan juga mulai memelihara Jenggot

“Semua mengalir begitu saja, pertama kali yang saya lakukan adalah menggunakan legging,” tuturnya.

Ini sudah ia lakukan saat ia masih berpasangan dengan Hendra Setiawan. Ia tidak ingat persis kapan pertama kalinya memakai legging. Namun Ahsan mengaku dirinya mantap memakasi legging di awal tahun 2017, ketika itu ia baru saja pulang menunaikan ibadah umrah.

“Saya lebih mantap dan memutuskan untuk memakai legging (menutup) aurat usai melakukan umrah awal tahun 2017,” ujarnya.

Sedangkan untuk minum sambal duduk dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis itu berjalan begitu saja. Ketika ia tahu itu memang ajaran Islam dan Sunnah dari Nabi Muhammad SAW, maka ia mengikutinyaa. Tidak ada niat macam-macam, ternyata setelah itu ia ikuti, ia jadi lebih tenang, terlebih saat dalam pertandingan.

Ahsan mengungkapkan dirinya mendapat adab-adab Islam yang dia praktekkan tersebut dari pengajian maupun dari buku-buku ataupun artikel di internet yang dibacanya. “Saya ikut pengajian di Masjid dekat rumah, selain itu saya juga menambah pengetahuan dari membaca baik dari buku-buku islami ataupun artikel islami di internet,” jelasnya.

Sebagai pemain bulutangkis profesional dan menjadi andalan Indonesia, Ahsan mesti pandai mengatur waktu antara urusan dunia dan akhirat. “Saya berusaha menjalankan apa yang saya bisa, jika ada yang mengikuti saya alhamdulillah kalau itu baik, menjadi amal jariah bagi saya,” tegas Ahsan.

 

REPUBLIKA

Albaqarah 286 Kuatkan Atlet AS Ini Kala Berpuasa

Dua bersaudara yang merupakan atlet profesional National Football League (NFL) Amerika Serikat, Hamza dan Husain Abdullah memutuskan tetap berpuasa di tengah kesibukan mereka bertanding.

Keduanya dikenal sangat taat dalam kehidupan beragama mereka. Dari tahun ke tahun, Hamza dan Husain tetap berpuasa, baik ketika menjalani latihan ataupun sedang dalam kompetisi.

Apa rahasia mereka? Ternyata itu adalah Alquran, Surat Al Baqarah ayat 286.

”Kami mengawali puasa ini sambil bermain dengan penampilan terbaik. Setiap kali merasa lelah, aku teringat Al Baqarah 286, Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” kata Husain, dilansir dari Everlasting Footprint, Jumat (19/6).

Keputusan Husain dan Hamza Abdullah untuk bermain sepanjang Ramadhan adalah satu lagi prestasi luar biasa dan berpengaruh untuk keduanya. Mereka menilai karier atau puasa bukan pilihan sehingga memutuskan akan menjalani keduanya.

Hamza dan Husain rupanya terinspirasi dari pemain basket NBA, Hakeem Olajuwan. Pada Februari 1995, Olajuwan harus memilih apakah dirinya tetap lanjut bemain basket atau libur untuk melaksanakan ibadah puasa dan membiarkan tubuhnya beristirahat.

Olajuwan memilih keduanya dan dia bersinar terang dengan menjadi NBA Player of The Month karena permainannya yang mengesankan di bulan itu. Ia berhasil mendominasi lapangan, sangat dipuji dan prestasinya mendorong semangat banyak atlet Muslim lain di seluruh dunia untuk mengikuti jejaknya. (Mutia Ramadhani)

sumber: Republika Online