Cara Cek Nomor Porsi Haji Untuk Keberangkatan Haji 2022

Cara cek nomor porsi haji untuk keberangkatan haji 2022 bisa dilakukan melalui link https://haji.kemenag.go.id/v4/.

Atau download aplikasi androidnya di sini!

Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menetapkan kuota Haji Indonesia Tahun 1443 H/2022 melalui Keputusan Menag (KMA) Nomor 405 Tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia Tahun 1443 H/2022 M.

Atau, bisa juga dengan mendownload dan instal apliaksi Android Cek Porsi Haji, klik di sini!

Dalam aturan ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M berjumlah 100.051, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus.

“Baik haji reguler maupun haji khusus, kuota 1443 H/2022 M diperuntukkan bagi jemaah yang telah melunasi biaya Perjalanan Ibadah Haji 1441 H/2020 M, dan berusia paling tinggi 65 tahun per tanggal 8 Juli 2022 sesuai dengan urutan nomor porsi,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Menag menyampaikan, jemaah haji yang telah melunasi biaya haji namun tidak masuk alokasi kuota dan/atau menunda keberangkatan pada tahun ini akan diprioritaskan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan tahun depan. Nah, lantas bagaimana cara cek nomor porsi haji untuk keberangkatan haji 2022?

Dirangkum dari laman Indonesia Baik, pengecekan perkiraan keberangkatan dapat dilakukan dengan cek nomor porsi haji Anda. Nomor porsi haji tersebut tertera dalam bukti setoran awal yang anda dapatkan saat mendaftar haji di bank.

Bukti setoran awal tersebut merupakan bukti anda telah terdaftar sebagai peserta calon haji. Nomor porsi haji terdiri dari 10 digit dan nomor porsi yang tertera di bukti setoran awal di bank.

Jadi, setelah calon jemaah haji melakukan pembayaran setoran awal haji sebesar 25 juta ke BPS (bank), calon jemaah haji akan mendapatkan bukti setoran awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang mencantumkan nomor porsi haji.

Terbaru, Inilah Daftar Kuota Tiap Provinsi Berikut cara cek nomor porsi haji 2022: Buka laman https://haji.kemenag.go.id/v4/ Scroll ke bawah hingga menemukan kolom Perkiraan Keberangkatan.

Di kolom NOMOR PORSI, silahkan masukan nomor porsi dan tekan tombol CARI. Dengan mendapat nomor porsi berarti Anda adalah jamaah haji kuota Depag Resmi (Haji non-kuota tidak ada nomor porsi).

Jika Anda tidak bisa melihat estimasi pemberangkatan calon haji, bisa jadi situs Kementerian Agama sedang dalam maintenance server atau server sedang overload. Anda bisa melakukan cek porsi haji, nanti atau keesokan harinya. Jika Anda jamaah haji plus, mintalah bantuan travel haji plus tempat Anda mendaftar, bila Anda belum dapat nomor porsi sebagai bukti legal, anda adalah jamaah yang terdaftar di Kementerian Agama.

Jadi, seperti itulah cara cek nomor porsi untuk keberangkatan haji 2022. Baca Juga: Harga Paket Umroh Melonjak, Operator Tour Gandakan Tarif di Akhir Ramadan

Atau, bisa juga dengan mendownload dan instal aplikasi Android Cek Porsi Haji, klik di sini!

Daftar kuota haji 2022 tiap provinsi di Indonesia

Berikut sebaran daftar kuota haji reguler per provinsi tahun 1443 H/ 2022 M:

Aceh: 1.999

Sumatra Utara: 3.802

Sumatra Barat: 2.106

Riau: 2.304

Kepulauan Riau: 589

Jambi: 1.328

Sumatra Selatan: 3.201

Kepulauan Bangka Belitung: 486

Bengkulu: 747

Lampung: 3.219

DKI Jakarta: 3.619

Banten: 4.319

Jawa Barat: 17.679

Jawa Tengah: 13.868

Daerah Istimewa Yogyakarta: 1.437

Jawa Timur: 16.048

Bali: 319

Nusa Tenggara Barat: 2.054

Nusa Tenggara Timur: 305

Kalimantan Barat: 1.150

Kalimantan Tengah: 736

Kalimantan Selatan: 1.743

Kalimantan Timur: 1.181

Kalimantan Utara: 190

Sulawesi Utara: 326

Gorontalo: 447

Sulawesi Tengah: 910

Sulawesi Barat: 663

Sulawesi Selatan: 3.320

Sulawesi Tenggara: 922

Maluku: 496

Maluku Utara: 491

Papua Barat: 330

Papua: 491

Itulah informasi mengenai kuota haji 2022 dan cara cek nomor porsi haji untuk keberangkatan haji 2022.

KONTAN

Jamaah Umroh dari Seluruh Dunia Menangis Bahagia di Masjidil Haram

Kerinduan akan tanah suci dan ibadah umroh telah menyelimuti umat Islam di seluruh dunia akibat pandemi Covid-19. Ketika saatnya tiba pelonggaran itu terjadi, umat Islam berbondong-bondong melakukan umroh di bulan Ramadhan.

Ratusan ribu peziarah melakukan umrah, tarawih dan bersukacita saat mereka duduk bersama untuk berbuka puasa di dua Masjidil Haram di Makkah dan Madinah setelah dua tahun ditangguhkan. Jamaah umroh dari seluruh dunia kini dapat menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram di Makkah, untuk pertama kalinya sejak merebaknya pandemi.

Jamaah umroh dari luar negeri yang tidak divaksinasi kini dapat memasuki Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dengan catatan mereka tidak sedang terinfeksi virus corona. Peziarah juga harus mendaftar terlebih dahulu untuk izin Umrah melalui aplikasi Eatmarna. 

Petugas keamanan akan melakukan pemeriksaan di gerbang dan pintu masuk khusus bagi mereka yang melakukan umrah. Jika ditemukan seseorang mencoba melakukan umrah tanpa memiliki izin yang sah, maka mereka akan didenda 10 riyal atau 2.600 dolar setara dengan Rp 38 juta.

“Ribuan peziarah dari Indonesia, Pakistan dan India tiba setiap hari untuk melakukan umrah dan juga menghabiskan beberapa hari di Madinah di Masjid Nabawi selama Bulan Suci Ramadhan,” kata Aman Ul Haq, seorang tur operator di Jeddah.

“Masjidil Haram penuh dengan peziarah yang bahagia, menangis bahagia, bersyukur bisa kembali setelah Covid-19 mengganggu perjalanan dan membatasi jumlah orang ke kota-kota Suci. Ini seperti Covid-19 tidak pernah terjadi, masjid-masjid penuh dengan kelompok besar peziarah internasional dan jemaah lokal,” ujarnya lagi dilansir dari The National News, Senin (4/4).

Kepresidenan Dua Masjid Suci telah memberikan lebih dari 2.000 izin untuk menyediakan makanan buka puasa gratis setiap hari yang mengikuti pedoman Covid-19. Ini termasuk tidak ada gelas plastik untuk kopi panas yang biasanya disajikan dengan kurma untuk berbuka puasa, dan memastikan makanan disegel dengan benar dan disajikan dalam kotak, jauh dari area ramai seperti pintu masuk dan koridor.

“Kami dengan senang hati mengumumkan kembalinya Itikaf di Haramain. Itu akan diterapkan sesuai dengan kriteria khusus, dan izin akan segera tersedia melalui situs resmi kepresidenan,” kata kepala Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdulrahman Al Sudais, pekan lalu.

Jamaah umroh dari luar negeri sekarang dapat mendaftar secara online untuk mendapatkan visa umrah daripada mendaftar melalui agen layanan umrah asing seperti yang mereka lakukan di masa lalu.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan, proses e-registrasi akan mencakup program umrah yang terdiri dari layanan perumahan dan transportasi dan visa elektronik dapat dicetak oleh jemaah sendiri.

IHRAM

Jangan lupa untuk download dan instal Aplikasi Cek Porsi Haji, klik di sini!

Saudi: Pendatang Internasional Dikarantina Lima Hari

Kerajaan Arab Saudi akan mengurangi karantina wajib bagi para pelancong ke kerajaan. Penumpang dari penerbangan internasional diwajibkan melakukan karantina hanya selama lima hari.

Dari aturan sebelumnya, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) disebut telah memotong masa karantina ini sebanyak dua hari. Hal ini disampaikan dalam surat edaran resmi untuk semua bandara di Kerajaan, Senin (13/9) lalu.

Dilansir di The National News, Selasa (14/9), GACA juga meminta pihak berwenang untuk memperbarui prosedur kedatangan bagi penduduk dan pelancong dari negara-negara dalam daftar hijau yang sesuai.

Aturan tersebut berlaku bagi mereka yang telah mendapat vaksinasi yang disetujui untuk digunakan di Kerajaan, baik satu maupun dosis penuh. Semua kedatangan juga harus memberikan bukti tes PCR negatif Covid-19, yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum perjalanan.

Tes Covid-19 juga akan dilakukan dalam waktu 24 jam setelah kedatangan mereka, sementara tes lainnya harus dilakukan setelah lima hari. Masa karantina akan otomatis berakhir berdasarkan hasil negatif dan akan diperbarui statusnya di aplikasi ‘Tawakkalna’ Covid-19.

Kasus Covid-19 di Arab Saudi telah menurun secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Negara itu memberlakukan denda berat dan hukuman penjara bagi mereka yang tidak mematuhi prosedur kesehatan dan keselamatan.

Terbaru, Kerajaan Saudi melaporkan 75 kasus Covid-19 baru dan enam kematian, Senin (13/9).

Arab Saudi telah menyumbangkan 20 juta riyal untuk membeli vaksin Covid-19, bagi negara-negara anggota yang kurang berkembang di Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Pusat Bantuan Raja Salman juga mengumumkan Kerajaan Saudi sejauh ini telah berkontribusi pada lebih dari 40 proyek di seluruh dunia untuk memerangi virus corona, dengan biaya sekitar 800 juta dolar AS.  Zahrotul Oktaviani

https://www.thenationalnews.com/gulf-news/saudi-arabia/2021/09/13/saudi-arabia-cuts-quarantine-for-international-arrivals-to-five-days/

IHRAM

Arab Saudi Umumkan Jamaah yang Ikut Haji Tahun Ini

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi akan mengumumkan nama-nama dari 60.000 jamaah yang terpilih menunaikan haji tahun ini. Pengumuman akan dilakukan hari ini, Jumat (25/6). 

Seperti dilansir Arab News, Kementerian Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengatakan bahwa portal elektronik untuk jamaah haji domestik menerima lebih dari 540.000 aplikasi dari warga dan penduduk Saudi sebelum pendaftaran ditutup pada Rabu (23/6). Kementerian juga menegaskan tidak  ada prioritas untuk pendaftaran awal.

Kementerian juga mengatakan jamaah yang terpilih bisa mulai memesan dan membeli paket pada pukul 1 siang pada Jumat.

Karena pandemi virus corona (COVID-19) dan munculnya mutasi baru, Kementerian Kesehatan dan Haji mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka akan membatasi jumlah orang yang diizinkan untuk melakukan haji tahun ini sebanyak 60.000 orang saja. Pendaftaran hanya terbuka untuk warga negara dan penduduk Kerajaan Arab Saudi

Jamaah laki-laki menyumbang 59 persen dari peziarah yang terdaftar. Sementara kelompok usia antara 31 dan 40 tahun menempati slot pendaftaran paling banyak yaitu 38 persen. Jamaah haji yang terdaftar berusia 60 tahun ke atas mewakili kelompok usia terendah sebesar dua persen.

Berdasarkan protokol kesehatan Kerajaan Arab Saudi, jamaah yang ingin melakukan haji harus bebas dari penyakit kronis apa pun. Selain itu jamaah yang harus divaksin dan  berusia antara 18 hingga 65 tahun. 

Jamaah haji harus menerima vaksinasi secara lengkap. Atau bagi jamaah yang mengambil dosis vaksin Covid-19 pertama setidaknya 14 hari sebelumnya, atau yang divaksinasi setelah sembuh dari infeksi virus corona.

IHRAM

Cek Porsi Haji Kembali Aktif, Segera Perbarui Aplikasi Anda!

Assalamu’alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh

Melalui laman ini, tidak lupa kami haturkan Selamat Idul Fitri 1442 H kepada Anda semua. Semoga kita semua memenangi satu bulan berpuasa Ramadhan, dan hasil dari puasa itu membekas untuk kehidupan kita sebelas bulan ke depan. Aamiin.

Sahabat semua, ada kabar gembira yang perlu kami sampaikan berkaitan dengan salah satu fitur dari Aplikasi Cek Porsi Haji ini, yakni Cek Jadwal Keberangkatan Haji yang disesuaikan Nomor Porsi Haji. Fitur itu kini sudah bisa Anda gunakan kembali setelah ada beberapa pembenahan sebelumnya.

Ya, Anda semua kini bisa kembali mengecek Jadwal Haji Anda. Namun, jangan lupa untuk segera melakukan pembaruan (update) aplikasi Android tersebut. Bagi Anda yang belum mengundu dan menginstalnya, segera klik link Cek Porsi Haji ini!

Untuk diketahui, Aplikasi Cek Porsi Haji yang dibuat Albani Studio ini merupakan aplikasi Cek Porsi Haji yang paling populer di Playstore, sehingga kami harapkan kepopuleran ini bisa terus dinikmati kaum muslimin se-Indoneisa, bahkan juga untuk beberapa fitur bisa dinikmati saudara-saudara kita di luar Indonesia, seperti fitur artikel keislaman.

Wassalamu’alaikum warahmatulahi wabarakatuh

Albani Studio

Cek Akomodasi Haji di Tanah Suci Melalui Aplikasi Cek Porsi Haji!

Musim Haji telah datang. Kini, calon jamaah haji bisa dengan muah mengetahui informasi seputar Akomodasi Haji di Tanah Suci dengan melihatnya melalui aplikasi berbasiskan Android melalui smartphone.

Download dan installah aplikasi Cek Porsi Haji, Klik di sini!

Informasi Akomodasi meruakan fitur terbaru dari Apliaksi Cek Porsi Haji. Fitur lainya, yang sudah banyak dimanfaatkan, di antaranya:

  1. Cek Jadwal Keberangkatan Calon Jamaah Haji berdasarkan Nomor Porsi Haji yang telah diperoleh Calon Jamaah Haji dari Kemenag RI;
  2. Artikel Islami/Dakwah setiap hari, minimal 6 kali sehari;
  3. Cek Visa Umrah. Inilah fitur yang bermanfaat bagi calon jamaah umrah untuk mengecek kepastian keberangkatanya sesuai dengan Visa yang didapat;
  4. Fitur dan informasi lainnya.

Semoga kedepannya aplikasi Porsi Haji ini makin sempurna dan lebih lengkap lagi agar bisa meberikan banyak manfaat bagi kita semua.

Semoga bagi calon jamaah haji dianugerahi Allah SWT sebagai haji mabrur, yang imbalannya surga. Dan, bag saudara-saudara lainnya yang belum mendaatkan kesempatan berhaji atau umrah, dimudahkan niat sucinya itu. Amien.

 

Agar Tak Sakit Saat Ibadah Haji, Jamaah Harus Persiapkan Ini

Musim Haji 2018 sudah di depan mata, jamaah haji kloter pertama akan diberangkatkan pada Senin (16/7/2018). Pada tahun-tahun sebelumnya, banyak jamaah haji yang mengalami masalah kesehatan selama proses haji berjalan.

Pada pertemuan dengan media, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr dr Eka Jusup Sinka, MSc mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan jamaah haji sebelum berangkat.

“Untuk persiapan sebelum berangkat, pertama kita harus latihan jalan. Karena selama di sana nanti kan kita harus jalan lumayan jauh. Lalu yang selanjutnya adalah makan buah dan sayur, ini dapat membantu kita dalam menjaga kesehatan sebelum berangkat. Dan yang terakhir adalah banyak minum air putih,” tuturnya di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/7/2018).

Bukan hanya jamaah haji yang harus melakukan persiapan, pemerintah pun juga menyiapkan perlengkapan pendukung kesehatan serta obat-obatan bagi jamaah haji yang berada di Arab Saudi nantinya.

“Untuk jamaah haji, kita menyiapkan 7 ton obat-obatan yang mayoritas untuk penyakit saluran pernapasan. Sedangkan untuk perlengkapan lainnya kita ada kacamata, topi, alat semprot air untuk ke wajah serta juga sandal,” tambah dr Eka.

Akan ada sekitar 221.000 jamaah haji yang akan berangkat pada musim haji tahun ini, mereka pun akan didampingi oleh dokter serta tenaga medis lainnya.

“Tahun ini kita memberangkatkan 221.000 jamaah yang terdiri 204.000 jamaah reguler dan 17.000 jamaah khusus. Ada total 300 personil, 36 dokter spesialis, 63 dokter umum, dan 201 tenaga kesehatan lainnya,” tandasnya.

DETIK

 

TERBARU: Aplikasi Cek Porsi Haji, kini dilengkapi Informasi Akomodasi Haji di Tanah Suci! Silakan Download dan instal bagi Calon Jamaah Haji yang belum menginstalnya di smartphone Android! Klik di sini!

Teknologi untuk Dekat dengan Allah

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Semoga Allah Yang Maha Menatap, melimpahkan hidayah kepada kita sehingga kita istiqomah dalam meniti jalan yang lurus. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Allah Swt. berfirman, “Katakanlah: sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)”. (QS. Al Kahfi [18] : 109)

Saudaraku, teknologi adalah karunia dari Allah Swt. Karena Allah pemilik segala ilmu. Allah yang memberikan karunia akal pikiran dan kesempatan kepada manusia untuk meneliti, mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Dan, teknologi adalah buah dari rangkaian proses yang dijalani manusia tersebut.

Dengan berbagai peralatan berteknologi canggih, kita bisa semakin dekat dengan Allah Swt. Akan tetapi dekat itu tidak selalu berpatokan kepada jarak secara fisik. Sebagaimana kita menggunakan ponsel pintar untuk berkomunikasi secara intens dengan orangtua yang posisinya berbeda kota atau berbeda pulau atau bahkan berbeda negara. Jarak fisik memang berjauhan, tapi hati sangat berdekatan.

 

—————————————————————-
Download-lah Aplikasi CEK PORSI HAJI dari Smartphone Android Anda agar Anda juga bisa menerima artikel keislaman ( termasuk bisa cek Porsi Haji dan Status Visa Umrah Anda) setiap hari!
—————————————————————-

Teknologi bisa menjadi jalan kita untuk semakin dekat dengan Allah karena dengan teknologi kita semakin mudah untuk belajar. Teknologi memungkinkan kita bisa ikut majlis talim yang posisinya jauh secara fisik dari kita. Teknologi memungkinkan kita bisa menyaksikan tayangan-tayangan tentang kemegahan alam raya ini, bukti-bukti keagungan Allah untuk kemaslahatan manusia. Maasyaa Allah!

Teknologi pun memang memiliki sisi negatif jikalau kita salah menggunakannya. Akan tetapi, sebagai hamba yang sudah mendapat hidayah maka semestinya kita bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dalam menggunakan fasilitas teknologi. Sehingga teknologi bisa menjadi jalan bagi kita untuk semakin dekat dengan Allah dan semakin yakin kepada-Nya. Insyaa Allah!

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

[smstauhiid]

 

Fitur Cek Visa Umroh di Aplikasi Cek Porsi Haji

Bagi Anda yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji, maka Anda akan mendapatkan Nomor Porsi Haji. Melalui nomor porsi tersebut, Anda bisa mengecek kepastian jadwal keberangkatan ibadah haji Anda.

Ya, Anda bisa mengeceknya melalui website Kementerian Agama RI (Kemenag.go.id). Namun, untuk memudahkan, Anda bisa mendownload aplikasinya dari smartphone Android Anda. Klik di sini!

Saat ini, aplikasi Cek Porsi Haji besutan Albani Studio ini, dilengkapi berbagai fitur unggulan, di antaranya artikel keislaman yang muncul setiap hari.

Selain itu, yang paling anyar, kini ada fitur baru, yaitu Cek Visa Umroh untuk calon jamaah umroh. Fitur ini bisa memonitor status visa umroh Anda, apakah sudah diproses atau belum.

Tentu saja, tujuan Aplikasi ini untuk memberikan informasi kepastian keberangkatan haji dan umroh Anda ke Tanah Suci. harapannya,dengan aplikasi ini, kita semua terhindar dari pihak-pihak yang merugikan kita, sehingga terhindar dari money game. Semoga banyak bermanfaat. Amien.

Amphuri Go Permudah Masyarakat Lakukan Ibadah Haji dan Umrah

Amphuri Go Permudah Masyarakat Lakukan Ibadah Haji dan Umrah

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Guna memudahkan masyarakat dalam mencari penyelenggara haji dan umrah, Asosiasi Muslim Penyelanggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menghadirkan Amphuri Go.

Ketua Umum Amphuri Joko Asmoro menjelaskan Amphuri Go merupakan sebuah aplikasi berbasis e-commerce. Dalam portal tersebut penyelenggara bisa menaruh paket penawaran perjalanan ibadah haji dan umrah.

Menurut Joko, portal tersebut dihadirkan guna mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu masyarakat juga terbantu untuk mendapatkan informasi yang cepat dan akurat terkait perjalanan ibadah haji dan umrah.

 

sumber:Republika Online